Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Jelang Final Piala Dunia 2026, Drone Show Meriahkan Langit Liberty State Park, Jersey City

Jelang Final Piala Dunia 2026, Drone Show Meriahkan Langit Liberty State Park, Jersey City

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 159
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com New Jersey punya cara unik menyambut laga puncak Piala Dunia 2026. Sebanyak 1.500 drone menari di langit malam Liberty State Park, Jersey City. Pertunjukan ini berlangsung Rabu (15/7/2026) waktu setempat.

Drone-drone itu membentuk visual megah trofi Piala Dunia. Latar belakangnya siluet gedung pencakar langit Manhattan. Momen ini jadi simbol kuat bahwa pesta sepak bola terbesar sejagat sudah di depan mata.

Pertunjukan ini juga jadi pemanasan sebelum laga puncak berlangsung. Spanyol dan Argentina akan bertarung memperebutkan gelar juara dunia. Laga final digelar Minggu (19/7/2026) di MetLife Stadium, East Rutherford. Selama turnamen berlangsung, FIFA menyebut stadion ini dengan nama “New York New Jersey Stadium”. Nama itu dipakai sesuai kebijakan sponsorship mereka.

Drone Show, Bukan Sekadar Hiburan Semata

Pertunjukan drone di Liberty State Park bukan yang pertama kali digelar. Tahun lalu, teknologi serupa sudah menghiasi langit lokasi yang sama. Saat itu, drone show menyambut final Piala Dunia Antarklub 2025.

Kali ini, formasi drone membentuk visual ikonik trofi emas Piala Dunia. Trofi itu seolah melayang gagah di atas Sungai Hudson. Posisinya seakan mengintip langsung ke arah gedung pencakar langit New York.

Momentum ini terasa pas. Liberty State Park memang berdekatan dengan Patung Liberty. Ikon ini jadi simbol abadi kebebasan bagi Amerika Serikat. Perpaduan teknologi drone modern dengan sejarah panjang kawasan ini menciptakan atmosfer yang susah dilupakan.

Rencana Awal yang Berubah Arah

Menariknya, Liberty State Park sempat direncanakan menjadi lokasi FanFest raksasa. Rencana awalnya berlangsung sejak 11 Juni sampai 19 Juli 2026. Namun, panitia dari New York/New Jersey Host Committee membatalkan rencana itu secara mendadak.

Sebagai gantinya, pemerintah New Jersey mengambil langkah berbeda. Mereka mengalokasikan dana 5 juta dolar AS untuk komunitas sepak bola lokal. Dana ini disebar ke 21 county se-New Jersey.

Meski FanFest besar batal terwujud, semangat perayaan tetap terasa. Berbagai acara komunitas yang lebih tersebar mengisi kekosongan itu. Drone show di Liberty State Park jadi buktinya. Antusiasme publik terhadap Piala Dunia nyatanya tidak surut sama sekali.

Duel Puncak Spanyol vs Argentina

Laga final mempertemukan dua kekuatan sepak bola dunia. Motivasi keduanya jelas berbeda. Spanyol datang sebagai juara Eropa. Mereka tengah mengejar gelar dunia kedua sepanjang sejarah.

Terakhir kali Spanyol menang di Afrika Selatan, tahun 2010. Sementara itu, Argentina punya ambisi lain. Mereka ingin mempertahankan status juara bertahan.

Kemenangan kali ini akan mengukir sejarah baru. Argentina berpeluang jadi tim pertama yang meraih gelar back-to-back. Terakhir kali hal ini terjadi lewat Brasil, di 1958 dan 1962.

Kickoff pertandingan dijadwalkan pukul 15.00 waktu setempat. Sehari sebelumnya, ada laga pembuka di Miami Gardens. Prancis melawan Inggris memperebutkan tempat ketiga di sana.

Catatan Akhir

Drone show di Liberty State Park bukan cuma soal pertandingan di lapangan. Piala Dunia 2026 juga menghadirkan rangkaian perayaan visual yang memanjakan mata. Jutaan penggemar sepak bola dunia turut menikmatinya.

New Jersey berhasil menyulap kawasan bersejarah itu. Area dekat Patung Liberty kini jadi kanvas raksasa penuh cahaya. Momen ini jadi pengantar sempurna menuju partai puncak Spanyol melawan Argentina akhir pekan ini.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemeriahan Solo Menari 2026: 1.700 Penari Kipas Padati Titik Nol Kota Budaya

    Kemeriahan Solo Menari 2026: 1.700 Penari Kipas Padati Titik Nol Kota Budaya

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Acara tahunan ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan sebuah hasil riset panjang terhadap akar tradisi Nusantara. Heru Mataya, selaku Direktur Program Solo Menari, menjelaskan bahwa kipas terpilih menjadi tema sentral karena memiliki keterikatan kuat dengan berbagai kebudayaan di Indonesia. Melalui tarian kontemporer, penyelenggara ingin melihat bagaimana para seniman mengekspresikan ragam budaya melalui gerakan kipas […]

  • Efek Menahan Buang Air Kecil, Kebiasaan Sepele yang Berisiko bagi Kesehatan

    Efek Menahan Buang Air Kecil, Kebiasaan Sepele yang Berisiko bagi Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Kebaruan. Menahan buang air kecil sering dianggap sepele, padahal kebiasaan ini menyimpan risiko kesehatan yang tak main-main. Banyak orang menundanya karena sibuk rapat, terjebak macet, atau malas beranjak dari tempat duduk, tanpa sadar tubuh sebenarnya sedang memberi sinyal bahaya. Kandung kemih orang dewasa umumnya mampu menampung sekitar 400-600 ml urine. Begitu kapasitas ini penuh, otak […]

  • Benarkah Minum Air Hangat Lalu Air Es Bisa Sebabkan Anyang-anyangan?

    Benarkah Minum Air Hangat Lalu Air Es Bisa Sebabkan Anyang-anyangan?

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Kebaruan. Anggapan bahwa minum air hangat lalu disusul air es bisa memicu anyang-anyangan sudah lama beredar di masyarakat. Banyak orang tua melarang kebiasaan ini karena dianggap sebagai penyebab utama sakit saat buang air kecil. Namun, secara medis, klaim tersebut tidak punya dasar yang kuat. Anyang-anyangan Bukan Soal Suhu Air Anyang-anyangan atau dysuria adalah kondisi ketika […]

  • rumah-perwira-tni-markas-judol-cijantung

    Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, Ini Fakta dan Kronologinya

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Kebaruan. Rumah perwira TNI AD di Cijantung, Jakarta Timur, digerebek karena dugaan menjadi markas judi online. Penggerebekan terjadi pada Minggu, 4 Oktober 2026, di Kompleks KPAD, Jalan Sederhana. Aparat mengamankan 11 warga sipil yang diduga operator judol. Hingga Kamis, 8 Oktober 2026, TNI AD masih menyelidiki apakah ada prajurit yang terlibat. Belum ada kesimpulan. Kronologi […]

  • IHSG Menguat 0,37% ke 6.525, Investor Cermati Rebalancing MSCI Akhir Bulan

    IHSG Menguat 0,37% ke 6.525, Investor Cermati Rebalancing MSCI Akhir Bulan

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 162
    • 0Komentar

    IHSG menutup perdagangan Jumat (21/8/2026) dengan kenaikan 0,37% atau 24,10 poin, bertengger di level 6.525,69. Dalam sepekan, indeks ini sudah melesat 3,55%, sebuah capaian yang cukup solid di tengah dinamika pasar global yang masih penuh ketidakpastian. Dana Asing Kembali Masuk, Komoditas Ikut Menopang Head of Research KGI Sekuritas Rovandi menyebut tiga faktor utama di balik […]

  • Mengapa Kawasan Blok M Kini Kembali Menjadi Primadona Anak Muda?

    Mengapa Kawasan Blok M Kini Kembali Menjadi Primadona Anak Muda?

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Blok M kini mencuri perhatian publik dengan wajah barunya yang segar. Kawasan ini berhasil bangkit dari masa redupnya beberapa tahun silam. Banyak orang bertanya, apa rahasia Blok M sehingga mampu kembali menjadi pusat keramaian? Pengamat tata kota, Yayat Supriatna, menjelaskan bahwa fenomena ini bukanlah kebetulan semata. Identitas Blok M bergeser dari sekadar pusat UMKM […]

expand_less