Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » Komdigi Wajibkan Platform Hapus Konten dalam 4 Jam: Isi Aturan dan Pro-Kontranya

Komdigi Wajibkan Platform Hapus Konten dalam 4 Jam: Isi Aturan dan Pro-Kontranya

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Komdigi kini menetapkan tenggat baru bagi platform digital. Setelah menerima surat perintah, platform wajib menurunkan konten disinformasi atau ujaran kebencian paling lambat empat jam. Aturan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 127 dan 128 Tahun 2026. Pemerintah menyebutnya kepastian hukum. Sebaliknya, SAFEnet menilai aturan itu berisiko membatasi kebebasan berekspresi.

Isi Kepmen 127 dan 128 Tahun 2026

Kedua keputusan itu punya fungsi berbeda. Sekretaris Ditjen Pengawasan Ruang Digital, Mediodecci Lustarini, menjelaskan bahwa KM 127 mengatur batas waktu penanganan konten. Sementara itu, KM 128 memuat mekanisme pengawasan dan kriteria disinformasi yang mengganggu ketertiban umum dan keamanan negara. Keduanya terkait dengan Sistem Kepatuhan Moderasi Konten (SAMAN).

Empat Jam Bukan Titik Awal

Tenggat empat jam tidak langsung berlaku. Prosesnya berjenjang. Pertama, Komdigi memverifikasi laporan atau temuan. Kemudian, Komdigi mengirim notifikasi ke platform lewat SAMAN. Platform punya waktu menanggapi selama 12 jam untuk konten mendesak dan 24 jam untuk konten tidak mendesak.

Jika platform tidak menanggapi, Komdigi menerbitkan surat perintah pemutusan akses. Pada tahap ini, platform wajib bertindak maksimal 4 jam untuk konten mendesak dan 24 jam untuk konten tidak mendesak. Dengan kata lain, batas empat jam hanya berlaku di tahap akhir.

Kriteria Konten yang Komdigi Sasar

Komdigi menyebut beberapa ciri konten bermasalah. Ciri itu mencakup ketidaksesuaian dengan fakta, upaya memecah persatuan, kerugian bagi pihak lain, potensi konflik sosial, dan rasa takut di masyarakat.

Pemerintah juga menegaskan batasnya. Menurut Komdigi, kritik, perbedaan pendapat, dan konten jurnalistik bukan sasaran penindakan. Moderasi konten jurnalistik akan melibatkan Dewan Pers. Selain itu, pemilik konten bisa mengajukan keberatan dan permintaan pemulihan jika terjadi kesalahan moderasi.

Kritik dari SAFEnet dan Pengamat

Namun, tidak semua pihak puas. SAFEnet menilai Kepmen tidak memberi definisi operasional yang sempit dan terukur tentang disinformasi dan ujaran kebencian. Karena itu, lembaga ini menyarankan agar Kepmen 127 dicabut atau direvisi total. SAFEnet juga memperingatkan risiko overblocking, yaitu pemblokiran berlebihan karena platform mengejar tenggat.

Data juga mereka bawa. Laporan SAFEnet mencatat 39 permintaan takedown konten warganet oleh Komdigi pada triwulan III 2026. SAFEnet juga mengingatkan putusan Mahkamah Konstitusi akhir September 2026 yang mewajibkan notifikasi beserta alasan sebelum pemutusan akses.

Seorang pengamat menyoroti sisi lain. Menurut dia, aturan ini memicu polarisasi tajam di ruang publik, dan instrumen penindakannya semestinya juga membongkar infrastruktur promosi judi online.

Isu Lain yang Menyertai Komdigi

Aturan ini muncul di tengah polemik lain. Pada 20 Oktober, Komdigi membantah membatasi unggahan soal karhutla (shadowban). Sehari kemudian, Komdigi menyebut sedang mengkaji aturan pelabelan konten AI untuk membedakan konten asli dan deepfake.

Ke depan, publik bisa memantau dua hal. Pertama, apakah Komdigi membuka data perintah takedown per kategori, seperti tuntutan SAFEnet. Kedua, bagaimana mekanisme keberatan bekerja saat ada konten yang terhapus.

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stasiun Karet Resmi Berhenti Beroperasi Mulai 1 September, Penumpang Pindah ke BNI City

    Stasiun Karet Resmi Berhenti Beroperasi Mulai 1 September, Penumpang Pindah ke BNI City

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Stasiun Karet resmi berhenti melayani penumpang mulai Selasa, 1 September 2026. KAI Commuter mengalihkan seluruh aktivitas naik dan turun penumpang Commuter Line Jabodetabek ke Stasiun Sudirman Baru atau BNI City. Senin (31/8/2026) menjadi hari terakhir St Karet melayani perjalanan penumpang. Alasan di Balik Penutupan Stasiun Karet KAI Daop 1 Jakarta bersama KAI Commuter memulai […]

  • Koperasi Desa Merah Putih: Ini Daftar Wilayah yang Sudah Mulai Beroperasi

    Koperasi Desa Merah Putih: Ini Daftar Wilayah yang Sudah Mulai Beroperasi

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sudah mulai berjalan di beberapa wilayah Indonesia. Meski begitu, program ini masih terus bergulir menuju target nasional. Program besutan pemerintah ini dirancang untuk menggerakkan ekonomi tingkat desa lewat pengelolaan sembako, apotek desa, gudang, sampai layanan simpan pinjam dalam satu wadah. Kalau kamu penasaran di daerah mana saja Koperasi Desa […]

  • Hasil Brasil vs Norwegia 1-2: Haaland Brace Singkirkan Tim Samba, Norwegia Lolos ke Perempat Final

    Hasil Brasil vs Norwegia 1-2: Haaland Brace Singkirkan Tim Samba, Norwegia Lolos ke Perempat Final

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Norwegia lolos ke perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah — dan mereka melakukannya dengan cara paling dramatis. Norwegia sukses memulangkan tim unggulan Brasil lewat kemenangan 2-1 dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang digelar di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (6/7/2026) dini hari WIB. VIVA.co.id Tidak ada […]

  • Persib vs Arema Skor Kacamata: GBLA Membara Tapi Maung Bandung Tetap Nyaman di Puncak!

    Persib vs Arema Skor Kacamata: GBLA Membara Tapi Maung Bandung Tetap Nyaman di Puncak!

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Halo para pejuang tribun dan Bobotoh di mana pun kalian berada! Gimana perasaan kamu setelah nonton laga panas semalam? Antara Persib vs Arema pasti ada rasa gemas-gemas gimana gitu ya. Persib Bandung baru aja selesai menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat (24/4/2026), dan hasilnya, kita harus rela berbagi angka […]

  • Terikat Janji Episode 52

    Sinopsis Terikat Janji Episode 52, Sena Mulai Selidiki Papa Novan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 615
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Panggung hiburan televisi tanah air saat ini sedang heboh oleh tayangan drama paling populer. Para pencinta sinetron menyambut antusias kehadiran Terikat Janji Episode 52 yang akan menyuguhkan kelanjutan konflik yang semakin menegangkan malam ini. Kembalinya aktor papan atas Arya Saloka ke layar kaca setelah masa vakum selama tiga tahun terbukti ampuh mendongkrak performa rating […]

  • 5 Cara Punya Followers Banyak dengan Cepat

    5 Cara Punya Followers Banyak dengan Cepat

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Kebaruan. Followers yang sedikit sering membuat akun media sosial terlihat kurang meyakinkan, padahal kontennya mungkin sudah bagus. Kabar baiknya, ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk mempercepat pertumbuhan followers tanpa harus menunggu berbulan-bulan. Berikut lima di antaranya. 1. Posting Konten dengan Jadwal yang Konsisten Akun yang aktif secara teratur lebih mudah dikenali dan diingat audiens. […]

expand_less