Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kebakaran Lahan di Gunung Gede Pangrango Surya Kencana TNGGP, Jalur Pendakian Ditutup Sementara

Kebakaran Lahan di Gunung Gede Pangrango Surya Kencana TNGGP, Jalur Pendakian Ditutup Sementara

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Kebakaran lahan sempat melalap kawasan Alun-Alun Barat Surya Kencana di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Petugas berhasil menjinakkan api sebelum sempat merambat ke area hutan yang lebih luas. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) langsung mengambil langkah antisipatif dengan menutup seluruh jalur pendakian selama lima hari.

Kronologi Kejadian

Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP), Sadtata Noor Adirahmanta, menjelaskan bahwa laporan awal masuk ke petugas Resor PTN Wilayah Gunung Putri pada pukul 15.15 WIB. Laporan itu datang dari pengelola basecamp setempat. Petugas gabungan dari Kemenhut, Masyarakat Mitra Polhut (MMP), dan relawan setempat langsung bergerak ke lokasi begitu mereka menerima laporan tersebut.

Proses pemadaman berlangsung sejak Kamis (6/8). Tim berhasil mengendalikan api sepenuhnya berkat respons cepat di lapangan. “Berkat kesigapan petugas, MMP, dan relawan di lapangan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya,” ujar Sadtata dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Meski begitu, tim tidak langsung meninggalkan lokasi. Petugas tetap bersiaga, memantau, dan menyisir kawasan secara bergiliran selama tiga hari ke depan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kemunculan titik api susulan.

Area Terdampak

Berdasarkan pemantauan lapangan, tim memperkirakan luas area yang terbakar mencapai sekitar satu hektare. Api sebagian besar melalap hamparan rumput kering. Sebagian kecil vegetasi berkayu juga ikut terdampak pada radius kurang lebih 5 meter dari kawasan sabana edelweiss menuju arah hutan. Banyak pendaki mengenal sabana ini sebagai salah satu daya tarik utama pendakian Gunung Gede Pangrango, sehingga kejadian ini cukup mengkhawatirkan bagi ekosistem di sekitarnya.

Jalur Pendakian Ditutup 7–11 Agustus

Sebagai langkah pencegahan, Kemenhut menutup sementara seluruh pintu masuk jalur pendakian TNGGP mulai 7 hingga 11 Agustus 2026. Kebijakan ini merujuk pada Surat Edaran Nomor SE.18 Tahun 2026. Surat edaran tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni pun menyetujui penutupan ini. Langkah tersebut diambil untuk memberi ruang bagi proses pemulihan kawasan pascakebakaran sekaligus menjaga keselamatan pendaki.

“Langkah penutupan ini kami ambil demi keselamatan bersama. Bagi para calon pendaki yang sudah melakukan pemesanan untuk tanggal 7 hingga 11 Agustus 2026, pihak Balai Besar TNGGP memfasilitasi pengembalian dana (refund),” kata Sadtata.

Bagi pendaki yang sudah terlanjur memesan tiket di rentang tanggal tersebut, tidak perlu khawatir soal proses refund. BBTNGGP akan mengirim link pengajuan pengembalian dana langsung melalui WhatsApp resmi ke nomor ketua kelompok yang terdaftar saat registrasi.

Pengawasan Tetap Berlanjut

Meski api sudah padam, bukan berarti kewaspadaan ikut mereda. Tim di lapangan terus melakukan penyisiran berkala selama tiga hari. Penyisiran ini bertujuan memastikan tidak ada bara tersisa yang bisa memicu kebakaran susulan. Langkah kehati-hatian ini penting sebab rumput kering di kawasan pegunungan mudah tersulut lagi, apalagi saat cuaca kering dan berangin.

Bagi kamu yang berencana mendaki Gunung Gede Pangrango dalam waktu dekat, ada baiknya memantau informasi resmi dari BBTNGGP sebelum menentukan jadwal. Dengan begitu, penutupan jalur yang masih berlaku tidak akan mengganggu rencana pendakianmu.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rivalitas Baru V League: Megawati Hangestri Pertiwi Gabung Hyundai Hillstate

    Rivalitas Baru V League: Megawati Hangestri Pertiwi Gabung Hyundai Hillstate

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Peta persaingan kompetisi voli kasta tertinggi Korea Selatan langsung bergejolak menjelang bergulirnya musim baru 2026/2027. Keputusan strategis Megawati Hangestri Pertiwi untuk berlabuh ke Suwon Hyundai E&C Hillstate menjadi sumbu utama yang memanaskan tensi liga. Kabar transfer ini memicu gelombang reaksi dari berbagai pihak, termasuk mantan rekan duet mautnya di Daejeon JungKwanJang Red Sparks, Vanja […]

  • Jadwal Lengkap Pembagian Dividen BMRI 2026: Cek Tanggal dan Analisis Sahamnya

    Jadwal Lengkap Pembagian Dividen BMRI 2026: Cek Tanggal dan Analisis Sahamnya

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Memasuki awal bulan Mei 2026, kabar mengenai pembagian dividen bmri menjadi salah satu topik paling menarik bagi para investor pasar modal. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) telah menyetujui pembagian sisa dividen tunai tahun buku 2025 dengan nilai total mencapai Rp35,14 triliun. Keputusan ini mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan imbal hasil yang optimal kepada […]

  • Kasus Ponpes Pati 2026: Tersangka Mangkir dan Tindakan Tegas Wapres Gibran

    Kasus Ponpes Pati 2026 Terhadap 50 Santriwatinya: Tersangka Mangkir dan Tindakan Tegas Wapres Gibran

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Dunia pendidikan kembali dihebohkan oleh insiden memilukan yang terjadi di lingkungan pendidikan agama. Kasus dugaan kekerasan yang melibatkan pimpinan pondok pesantren di Tlogowungu kini menjadi perbincangan hangat. Pemberitaan mengenai Ponpes Pati ini mencuat setelah korban berani melapor kepada pihak berwajib. Dari sudut pandang saya sebagai pemerhati perlindungan anak, tindakan tegas terhadap kasus di Ponpes […]

  • Formulasi Baru Program Makan Gratis yang Kaji Oleh Badan Gizi Nasional

    Formulasi Baru Program Makan Gratis yang Kaji Oleh Badan Gizi Nasional

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Langkah pengetatan kriteria penerima manfaat ini menjadi babak baru bagi keberlanjutan anggaran negara. Pengurangan alokasi dana secara masif harus segera terjadi agar beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak semakin membengkak. Badan Gizi Nasional: Struktur pembiayaan yang membengkak berisiko mengganggu stabilitas fiskal jika pemerintah tidak segera mengambil tindakan korektif yang berani. Menakar Kesiapan […]

  • Tumbuhan Hutan yang Layak Dikonsumsi, Ini Daftar dan Cara Amannya

    Tumbuhan Hutan yang Layak Dikonsumsi, Ini Daftar dan Cara Amannya

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Ternyata, jumlah tumbuhan hutan yang aman kamu santap jauh lebih banyak dari perkiraan banyak orang. Sejak dulu, masyarakat adat di berbagai daerah Indonesia mengandalkan sayur liar ini sebagai sumber pangan utama. Saya sendiri, misalnya, baru tahu soal kalakai setelah teman dari Kalimantan Tengah membawakan oleh-oleh keripiknya. Rasanya gurih dan renyah, jauh dari bayangan saya […]

  • Tempat Prewedding di Jakarta, Lokasi Estetik untuk Momen Berharga Calon Pengantin

    Tempat Prewedding di Jakarta, Lokasi Estetik untuk Momen Berharga Calon Pengantin

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Kebaruan. Tempat prewedding di Jakarta ternyata jauh lebih beragam daripada yang banyak orang bayangkan. Ibu Kota tidak cuma menawarkan gedung pencakar langit, tapi juga taman hijau asri, kawasan bersejarah, sampai danau bernuansa budaya lokal yang cocok jadi latar foto abadi calon pengantin. Memilih lokasi prewedding memang butuh riset matang, apalagi kalau ingin hasil foto sesuai […]

expand_less