Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Umum » Penjaga Berkuda di Istana Negara: Siapa Pasukan Berkuda Paspampres?

Penjaga Berkuda di Istana Negara: Siapa Pasukan Berkuda Paspampres?

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Penjaga berkuda yang tampak mengawal tamu negara menuju Istana adalah pasukan berkuda dari Batalyon Kavaleri Pasukan Pengamanan Presiden. Mereka tampil menonjol pada Minggu, 11 Oktober 2026, saat Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi menuju Istana Merdeka. Komandan Paspampres Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha memeriksa kesiapan pasukan jajar kehormatan dan pasukan berkuda dari Batalyon Kavaleri Paspampres. Tugas mereka bersifat protokoler: mengawal dan memberi kesan khidmat. Sumber yang saya baca tidak menyebut mereka berjaga harian di gerbang Istana.

Penjaga Berkuda Mengawal Presiden Mesir ke Istana

Rombongan melaju dari kawasan Monas. Iring-iringan memasuki area Istana lewat jalur Silang Monas Timur Laut dengan pengawalan pasukan berkuda. Mobil dinas El-Sisi berpelat “Egypt” berjalan di tengah barisan. Setibanya di Istana, iring-iringan tiba sekitar pukul 10.35 WIB, lalu upacara penyambutan dibuka dengan lagu kebangsaan kedua negara. Setelah itu, Prabowo dan El-Sisi memeriksa pasukan kehormatan.

Suasananya meriah. Ratusan siswa sekolah dasar menyambut rombongan di sepanjang jalan. Menurut laporan lain, upacara itu juga memuat 21 kali salvo meriam.

Berapa Jumlah Pasukan Berkuda yang Bertugas?

Jawabannya berbeda tergantung laporan. ANTARA menyebut puluhan pasukan berkuda mengawal iring-iringan, sedangkan sebuah laporan lain menyebut ratusan pasukan berkuda dan motoris. Satu laporan yang paling rinci menulis 17 pasukan motoris dan 145 pasukan berkuda yang mengapit barisan depan dan belakang konvoi. Karena angka resmi belum saya temukan, anggap jumlahnya berkisar puluhan hingga sekitar seratus lebih.

Batalyon Kavaleri Paspampres dan Denkavkud: Apa Bedanya?

Dua nama ini sering tertukar. Batalyon Kavaleri Paspampres bermarkas di Jakarta Timur, dan menurut catatan ensiklopedia, memakai panser dan kuda. Sementara itu, Detasemen Kavaleri Berkuda, atau Denkavkud, adalah satu-satunya detasemen berkuda milik TNI AD. Satuan ini berada di bawah Pusat Kesenjataan Kavaleri dan, menurut TNI AD, bertugas membina dan mendidik kuda militer serta personel, menyiapkan satuan berkuda untuk Kodam, mengelola peternakan kuda, dan menjalankan tugas protokoler. Sumber yang saya baca tidak menjelaskan apakah kuda Paspampres berasal dari Denkavkud.

Sejarah Pasukan Berkuda TNI AD

Cerita awalnya sederhana. Sejak akhir 1949 dan awal 1950, bekas tentara KNIL menyerahkan 20 ekor kuda kepada Kavaleri AD. Dari modal itu, Komandan Pusat Kavaleri mengusulkan pembentukan satu Eskadron Kavaleri Berkuda, dan satuan ini resmi berdiri pada 1953. Tanggal tepatnya berbeda antar sumber, jadi saya tulis tahunnya saja.

Pasukan berkuda juga pernah turun di lapangan. Menurut catatan ensiklopedia, mereka pernah mengamankan Istana Negara pada 1959 dan mengawal kunjungan Presiden Amerika Serikat Nixon di Jakarta.

Kuda yang Dipakai dan Cara Melatihnya

Kuda militer berasal dari beberapa bibit. TNI AD pernah menyebut satuannya mengembangbiakkan 237 ekor dari indukan Toro Breed (Australia) dan Lusitano (Spanyol). Angka ini dari keterangan tahun-tahun sebelumnya, jadi jumlah sekarang bisa berbeda.

Untuk penunggangnya, TNI AD menyebut personel membutuhkan dua minggu hingga satu bulan untuk belajar berkuda dan mendapat brevet menunggang kuda kavaleri.

Kenapa Kuda Masih Dipakai di Istana?

Alasannya bukan soal kecepatan. Pasukan berkuda memberi nuansa kenegaraan yang kuat pada upacara, sekaligus menunjukkan penghormatan kepada tamu. Kuda juga mampu melintasi area tanpa jalan raya, tugas yang sejak awal melekat pada kavaleri berkuda. Penjelasan ini kesimpulan saya dari fungsi protokoler dan tugas patroli yang sumber sebutkan, bukan kutipan.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Blue Moon

    Alasan Mengapa Fenomena Blue Moon 31 Mei Ini Wajib Anda Saksikan dari Rumah

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pernahkah Anda mendengar istilah “once in a blue moon“? Ungkapan ini merujuk pada sesuatu yang sangat jarang terjadi. Menariknya, pada akhir bulan ini, kita berkesempatan menyaksikan langsung asal-usul metafora tersebut. Fenomena Blue Moon akan kembali menghiasi langit malam pada tanggal 31 Mei nanti, memberikan pemandangan spektakuler bagi siapa saja yang meluangkan waktu untuk menengadah […]

  • karyawan-vilmei-kuras-saldo-tiktok

    Karyawan Vilmei Diduga Kuras Saldo TikTok Rp1,28 Miliar Selama Setahun

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle firmansyah
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Standar kemiskinan Bank Dunia baru saja bikin heboh jagat maya Indonesia. Angka 64,2% penduduk RI hidup di bawah garis kemiskinan sempat viral lewat infografis Kompas.com. Angka ini memicu pertanyaan besar: benarkah dua pertiga rakyat Indonesia miskin? Jawabannya tidak sesederhana itu, dan penjelasannya justru menarik untuk kita kupas. Duduk perkaranya begini. Data itu berasal dari […]

  • Swedia vs Tunisia (1)

    Pesta Gol Swedia vs Tunisia 5-1: Aksi Gemilang di Piala Dunia 2026

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Swedia tampil impresif dan meraih kemenangan telak dengan skor akhir 5-1 atas Tunisia dalam pertandingan Swedia vs Tunisia di ajang Piala Dunia 2026. Laga yang berlangsung di Monterrey pada Senin (15/6) pagi WIB tersebut benar-benar menjadi panggung unjuk gigi bagi skuad asuhan pelatih tim Swedia. Mereka mendominasi jalannya pertandingan sejak menit awal hingga peluit […]

  • Curug Cilember

    Panduan Lengkap Wisata ke Curug Cilember 2026: Rute Darat, Angkutan Umum, dan Estimasi Budget

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Curug Cilember menawarkan pesona alam yang sangat unik lewat kehadiran tujuh tingkatan air terjun di tengah rimbunnya hutan pinus yang asri. Terletak di kawasan Megamendung, Bogor, destinasi legendaris ini menyajikan udara pegunungan yang sangat bersih berbalut kabut tipis yang menyegarkan. Data kunjungan pelancong pada pertengahan tahun 2026 memperlihatkan konsistensi popularitas tempat ini, terutama dari […]

  • harga Antam

    Harga Antam Hari Ini Bangkit Melesat Setelah Tiga Hari Terpuruk

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pasar investasi aset aman (safe haven) menunjukkan gairah yang sangat positif pada perdagangan menjelang akhir pekan ini. Pergerakan grafik Harga Antam hari ini sukses mencetak rebound yang cukup signifikan setelah sempat mengalami tekanan berturut-turut sejak awal pekan. Para pelaku pasar modal menyambut baik tren hijau ini sebagai momentum pemulihan nilai aset yang bernilai sangat […]

  • Presiden Korea Selatan

    Presiden Korea Selatan Kecam Netanyahu Usai Penahanan Dua Warganya

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Sikap politik luar negeri kawasan Asia Timur kini mengalami eskalasi yang sangat signifikan terkait konflik Timur Tengah. Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, menyatakan bahwa pemerintahannya perlu mempertimbangkan langkah hukum untuk ikut menangkap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Pernyataan sikap yang sangat berani ini mengemuka pasca militer Israel menahan dua warga negara Korsel saat […]

expand_less