Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » Cegah Kecanduan Bermain HP Ini Peran Orang Tua yang Efektif

Cegah Kecanduan Bermain HP Ini Peran Orang Tua yang Efektif

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Anak merengek, orang tua menyodorkan ponsel, dan suasana langsung tenang. Pola itu terasa praktis, tetapi di situlah kecanduan bermain HP sering bermula. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menegaskan bahwa orang tua memegang peran terbesar: memberi contoh, mengatur aturan, mendampingi, dan menyiapkan aktivitas pengganti. Tanpa itu, anak mudah terseret ke layar berjam-jam.

1. Mulai dari diri senKecanduan Bermain HPdiri

Anak meniru apa yang dilihatnya. Kalau orang tua sibuk menggulir layar saat makan, anak akan menganggap hal itu wajar. Karena itu, ahli tumbuh kembang pediatri sosial Fitri Hartanto menyarankan orang tua memberi contoh penggunaan gawai yang sehat sebagai langkah pertama.

Praktiknya sederhana. Letakkan ponsel saat makan bersama dan satu jam sebelum tidur. Sisihkan waktu bermain tanpa layar setiap hari.

2. Pegang batas waktu sesuai usia

IDAI mengadaptasi rekomendasi WHO untuk durasi layar. Anak di bawah 2 tahun sebaiknya zero screen time, dan Ketua Umum IDAI Piprim Basarah Yanuarso menegaskan hal itu pada Juni 2026. Anak usia 2 sampai 6 tahun maksimal 1 jam per hari dengan pendampingan, sedangkan usia 6 sampai 12 tahun maksimal 1,5 jam. Remaja kira-kira sekitar 2 jam untuk hiburan.

Angka itu hanya salah satu faktor. IDAI juga mengingatkan bahwa kualitas konten dan waktu penggunaan sama pentingnya. Jadi, pastikan layar tidak mengganggu tidur, gerak badan, dan interaksi langsung.

3. Dampingi, jangan hanya melarang

Larangan tanpa penjelasan sering memancing perlawanan. Sebaliknya, pendampingan membuat anak merasa dihargai. Duduklah bersama saat anak menonton atau bermain, lalu bicarakan isinya. Tanyakan apa yang ia pelajari, siapa yang ia temui secara daring, dan bagaimana perasaannya.

Pendampingan juga melindungi. Tanpa kontrol, anak lebih rentan terhadap perundungan, pelecehan seksual, dan predator online.

4. Pakai fitur teknis sebagai alat bantu

Orang tua bisa memantau penggunaan lewat fitur Screen Time atau Digital Wellbeing. Atur batas waktu untuk aplikasi hiburan dan media sosial yang paling sering dibuka. Matikan notifikasi yang tidak perlu supaya anak tidak terus terdorong membuka ponsel.

Meski begitu, fitur hanya membantu. Aturan keluarga tetap harus jelas dan konsisten.

5. Siapkan alternatif yang menarik

Anak lebih mudah meninggalkan layar jika ada pilihan seru. Ajak bermain di luar, memasak bersama, melukis, berkebun, atau olahraga. Aktivitas fisik juga membantu tidur lebih nyenyak. Ganti layar dengan kegiatan yang melibatkan Anda, bukan sekadar menyuruh anak “main sendiri”.

6. Kenali aturan baru PP Tunas

Pemerintah ikut turun tangan lewat PP Tunas, dengan aturan pelaksana yang berlaku efektif sejak 28 Maret 2026. Anak di bawah 13 tahun hanya boleh memiliki akun di platform berisiko rendah yang dirancang untuk anak, dengan persetujuan orang tua. Usia 13 sampai 15 tahun boleh mengakses layanan berisiko sedang dengan persetujuan orang tua. Usia 16 sampai 18 tahun boleh mengakses layanan berisiko tinggi, termasuk media sosial umum, dengan pengawasan dan persetujuan orang tua.

Aturan itu memberi pegangan hukum. Meski begitu, pengawasan sehari-hari tetap ada di tangan keluarga.

Kapan perlu bantuan profesional

Perhatikan tanda-tanda berikut: anak marah berlebihan saat dibatasi, prestasi menurun, tidur terganggu, atau menarik diri dari teman dan keluarga. Jika tanda itu muncul berulang, konsultasikan ke dokter anak atau psikolog. Informasi ini bersifat umum, bukan pengganti nasihat medis.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Pembuatan Papeda Asli, Panduan Lengkap dari Nol sampai Siap Santap

    Cara Pembuatan Papeda Asli, Panduan Lengkap dari Nol sampai Siap Santap

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Kebaruan. Cara pembuatan papeda sebenarnya berpusat pada satu bahan saja: tepung sagu. Namun di balik kesederhanaan itu, ada teknik yang menentukan apakah hasil akhirnya kenyal lembut atau justru menggumpal dan berbau tepung mentah. Bagi masyarakat Papua dan Maluku, papeda bukan sekadar makanan pokok pengganti nasi. Hidangan ini menyimpan sejarah panjang, mulai dari pohon sagu yang […]

  • Fakta soal Berkas Penting di Gedung Bapenda DKI yang Terbakar

    Fakta soal Berkas Penting di Gedung Bapenda DKI yang Terbakar

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kabar kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, langsung memicu kekhawatiran banyak warga. Wajar saja, gedung ini menyimpan data perpajakan warga Jakarta dalam jumlah besar. Kejadian pada Jumat malam, 7 Agustus 2026, itu menghanguskan enam lantai sekaligus, mulai lantai 11 hingga lantai 16. Data Pajak Dipastikan Aman Gubernur DKI […]

  • Dominasi Pedro Acosta di Practice MotoGP Catalunya: Alex Marquez Tempel Ketat di Posisi Kedua

    Dominasi Pedro Acosta di Practice MotoGP Catalunya: Alex Marquez Tempel Ketat di Posisi Kedua

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Sesi Practice MotoGP Catalunya yang berlangsung di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, baru saja berakhir dengan penuh kejutan. Pedro Acosta sukses mengamankan posisi sebagai pembalap tercepat setelah melahap lintasan selama 60 menit yang sangat intens pada Jumat (15/5/2026) malam WIB. Sejak awal sesi, atmosfer kompetisi kasta tertinggi MotoGP ini sudah terasa panas ketika Marco Bezzecchi sempat […]

  • Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Pakai Rompi Tahanan Kejagung

    Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Pakai Rompi Tahanan Kejagung

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana resmi keluar dari Gedung Bundar Kejaksaan Agung dengan mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda khas korps adhyaksa pada Rabu (3/6/2026) sore. Langkah hukum yang sangat cepat ini mengejutkan banyak pihak pascapencopotan jabatannya oleh pihak Istana. Di bawah kawalan ketat barisan petugas, ia memakai kaus berkerah hitam […]

  • Singkatan Jabatan di Kejaksaan Agung: Kenali Jampidsus hingga Jamintel

    Singkatan Jabatan di Kejaksaan Agung: Kenali Jampidsus hingga Jamintel

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kejaksaan Agung punya struktur jabatan yang cukup kompleks, dan orang biasa menyingkat hampir semuanya. Kalau kamu sering menonton berita hukum, istilah seperti Jampidsus atau Jamdatun mungkin sudah tidak asing lagi di telinga. Tapi, tahukah kamu kepanjangan lengkap dari singkatan-singkatan itu, plus apa saja tugasnya? Di bawah Jaksa Agung, terdapat tujuh Jaksa Agung Muda (JAM) […]

  • Dakwaan Dokter Tifa: Sidang Kembali Digelar di PN Jaktim Hari Ini

    Dakwaan Dokter Tifa: Sidang Kembali Digelar di PN Jaktim Hari Ini

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kasus dakwaan Dokter Tifa terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo memasuki babak baru. Sidang pembacaan dakwaan terhadap Tifauzia Tyassuma, yang akrab disapa Dokter Tifa, berlangsung hari ini, Kamis (27/8/2026), di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Ini merupakan jadwal ketiga setelah dua kali tertunda sebelumnya. Perjalanan Menuju Sidang Hari Ini Proses hukum Dokter […]

expand_less