Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Jejak Terakhir Otto Iskandar Dinata: Tragedi di Balik Nama Besar Pahlawan Nasional

Jejak Terakhir Otto Iskandar Dinata: Tragedi di Balik Nama Besar Pahlawan Nasional

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
  • visibility 154
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Otto Iskandar Dinata merupakan sosok yang jasanya terpatri kuat dalam memori kolektif bangsa. Wajahnya yang menghiasi uang pecahan Rp20 ribu serta nama jalan di berbagai kota besar sering kita temui. Namun, sedikit orang menyadari bahwa tokoh yang akrab disapa Si Jalak Harupat ini menghadapi akhir hidup yang penuh teka-teki. Perjalanan panjangnya sebagai pejuang kemerdekaan berhenti secara tragis di masa awal republik berdiri.

Karier politiknya terbilang cemerlang sejak aktif di organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1920-an. Menjelang detik-detik kemerdekaan, ia memainkan peran vital sebagai anggota BPUPKI serta PPKI. Saat Presiden Soekarno menunjuknya sebagai Menteri Negara, ia memikul tanggung jawab besar. Salah satu tugas utamanya adalah membangun kekuatan militer nasional yang saat itu masih sangat terfragmentasi.

Namun, dinamika keamanan yang tidak menentu justru membawa petaka bagi pria ini. Ego sektoral antar kelompok bersenjata memicu perpecahan yang serius. Kelompok bernama Laskar Hitam akhirnya menculik Otto Iskandar Dinata di Tangerang pada tanggal 19 Desember 1945. Ia kemudian dibawa paksa menuju Pantai Mauk dan sejak saat itu, keberadaannya lenyap begitu saja.

Penculikan ini rupanya dipicu oleh desas-desus keliru yang disebarkan agen NICA. Pihak tersebut menuduhnya sebagai mata-mata Belanda demi memecah belah persatuan tanah air. Selain itu, beredar isu bahwa ia menguasai dana satu juta gulden Belanda, yang sebenarnya merupakan harta rampasan perang. Tuduhan palsu ini menjadi alat bagi mereka untuk menyingkirkan sang menteri dari peredaran politik.

Karena nasib Otto Iskandar Dinata tidak pernah ditemukan, pemerintah menetapkan 20 Desember 1945 sebagai tanggal wafatnya. Tujuh tahun berselang, pemerintah mengadakan pemakaman simbolis di Bandung. Peti jenazah yang dikuburkan di Monumen Pasir Pahlawan hanya berisi air laut dan pasir. Meski raga sang pahlawan telah tiada, semangat nasionalismenya tetap menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desta Pamit dari Vindes, Ini Pesan Menyentuh yang Ia Tinggalkan

    Desta Pamit dari Vindes, Ini Pesan Menyentuh yang Ia Tinggalkan

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Kabaruan.com Desta baru saja menutup satu babak panjang dalam hidupnya. Ia mengumumkan lewat Instagram pribadinya pada Rabu malam, 26 Agustus 2026. Keputusannya jelas: berhenti dari Vindes Corp, perusahaan yang ia bangun sendiri bersama sahabatnya, Vincent Rompies, sejak 2021. Bukan pengumuman yang datang tiba-tiba tanpa perenungan. Desta menulis, keputusan ini lahir dari banyak pertimbangan panjang. Ia […]

  • Ketentuan Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan: Tidak Semua Kena PPh

    Ketentuan Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan: Tidak Semua Kena PPh

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan memberikan penjelasan penting bahwa tidak semua pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) dari BPJS Ketenagakerjaan wajib dikenakan Pajak Penghasilan (PPh). Ketentuan perpajakan atas pencairan dana ini sangat bergantung pada cara serta waktu pengambilan manfaat oleh peserta. Aturan ini merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2009 dan Peraturan Menteri […]

  • Nomor Darurat di Indonesia: Damkar, Polisi, Tim Sar dan Ambulans

    Nomor Darurat di Indonesia: Damkar, Polisi, Tim Sar dan Ambulans

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Nomor telepon darurat wajib kamu simpan di ponsel, bukan cuma dihafal sekilas lalu lupa. Situasi genting seperti kebakaran, kecelakaan, atau serangan jantung butuh respons cepat, dan tahu nomor yang tepat bisa menyelamatkan nyawa. Artikel ini merangkai daftar lengkap nomor darurat di Indonesia, dari pemadam kebakaran sampai layanan lain yang jarang diketahui banyak orang. Simpan […]

  • Minum Es Setelah Bangun Tidur Diklaim Berisiko, Ini Penjelasan dari Sisi Medis

    Minum Es Setelah Bangun Tidur Diklaim Berisiko, Ini Penjelasan dari Sisi Medis

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kebiasaan minum es setelah bangun tidur belakangan jadi perbincangan di kalangan masyarakat yang peduli kesehatan pencernaan. Sebagian orang meyakini kebiasaan ini berbahaya bagi lambung, sementara sebagian lain menganggapnya biasa saja. Berikut penjelasan medis yang perlu diketahui sebelum menyimpulkan sendiri. Kondisi Tubuh Saat Baru Bangun Tidur Selama tidur, metabolisme tubuh berada pada titik terendah dan […]

  • Anak Wali Kota Bahía Solano Ikut Jadi Korban Gempa Kolombia, Total Korban Tewas Tembus 224 Jiwa

    Anak Wali Kota Bahía Solano Ikut Jadi Korban Gempa Kolombia, Total Korban Tewas Tembus 224 Jiwa

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Ada pertanyaan yang mungkin muncul di benak banyak orang setelah membaca judul di atas: seberapa parah sebenarnya gempa yang melanda Kolombia hingga menyeret keluarga pejabat publik jadi korban? Jawabannya bisa ditemukan lewat rangkaian fakta berikut ini. Siapa Mateo Valencia? Namanya Mateo Valencia. Usianya baru enam tahun. Ayahnya, Jairson Leonel Valencia, menjabat sebagai Wali Kota […]

  • Operasional Maskapai Terhimpit, Harga Avtur Indonesia Meroket 72% per April 2026

    Operasional Maskapai Terhimpit, Harga Avtur Indonesia Meroket 72% per April 2026

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Industri penerbangan nasional kembali menghadapi tantangan besar memasuki kuartal kedua tahun ini. Berdasarkan data terbaru yang dirilis pada April 2026, harga bahan bakar pesawat jenis avtur mencatatkan lonjakan drastis hingga 72,45% jika membandingkannya dengan angka pada Maret 2026. Kenaikan yang signifikan ini terpantau merata di seluruh gerbang udara utama Indonesia. Hal ini memicu kekhawatiran […]

expand_less