Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tiga Rumah Ludes Terbakar di Bojonggede Bogor, Lilin Mainan Anak Saat Mati Lampu Jadi Penyebabnya

Tiga Rumah Ludes Terbakar di Bojonggede Bogor, Lilin Mainan Anak Saat Mati Lampu Jadi Penyebabnya

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • visibility 175
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Jumat petang, 19 Juni 2026, warga Kampung Gelonggong, Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor dikejutkan kobaran api yang bergerak cepat. Tiga unit rumah ludes dilalap si jago merah dalam waktu singkat. Satu unit sepeda motor turut hangus tak tersisa.

Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi tiga keluarga yang kehilangan tempat tinggal mereka dalam hitungan jam.

Berawal dari Lilin yang Jatuh Saat Mati Lampu

Penyebab kebakaran ini sederhana — tapi dampaknya tragis. Saat itu, wilayah Bojonggede tengah mengalami pemadaman listrik serentak. Salah satu penghuni rumah, Erwin, menyalakan lilin sebagai penerangan darurat.

Masalah muncul ketika anak-anak mulai bermain dengan lilin yang menyala itu. Lilin pun terjatuh, dan api langsung menyambar benda-benda mudah terbakar di dalam ruangan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan keterangan pemilik rumah. “Saat itu wilayah Bojonggede sedang ada pemadaman listrik serentak. Pemilik rumah lalu menyalakan lilin dan sempat dibuat mainan oleh anak-anak, kemudian jatuh,” kata Yudi, Sabtu 20 Juni 2026.

Api bergerak cepat begitu lilin itu terjatuh. “Dalam waktu singkat api langsung membesar dan membakar semua bahan yang mudah terbakar di ruangan tersebut,” lanjut Yudi.

Tiga Rumah dan Satu Motor Hangus Tak Bersisa

Kobaran api tidak berhenti di satu titik. Dalam tempo singkat, si jago merah merambat dan menghanguskan tiga unit rumah sekaligus — milik Erwin, Seprihadi, dan Rolan.

Selain bangunan rumah, satu unit sepeda motor juga ikut menjadi korban amukan api. Total kerugian materi tentu tidak sedikit, mengingat tiga keluarga harus kehilangan seluruh isi rumah mereka sekaligus.

Erwin, pemilik rumah pertama yang terdampak, langsung melaporkan kejadian itu ke petugas pemadam kebakaran setempat.

Dua Armada Damkar Bergerak Cepat ke Lokasi

Laporan kebakaran masuk ke Damkar Sektor Cibinong pada pukul 18.30 WIB. Petugas langsung bergerak cepat. Dua unit mobil pemadam kebakaran — Merapi 27 dan Merapi 52 — melaju menuju lokasi tanpa menunggu lama.

Proses pemadaman bukan perkara mudah. Api sudah terlanjur besar saat petugas tiba. Tim damkar butuh waktu hampir tiga jam untuk menjinakkan si jago merah sepenuhnya.

Proses pemadaman dan pendinginan baru tuntas pada pukul 21.15 WIB. Yudi memastikan seluruh proses berjalan kondusif. “Proses pemadaman berjalan dengan baik kondusif. Situasi akhir api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” pungkasnya.

Syukur, Tidak Ada Korban Jiwa

Di tengah besarnya kerugian materi, satu hal yang patut disyukuri: tidak ada satu pun korban jiwa dalam peristiwa ini. Semua penghuni berhasil menyelamatkan diri sebelum api meluas.

Namun tiga keluarga kini harus memulai segalanya dari awal. Rumah beserta seluruh isinya sudah tidak ada lagi.

Pelajaran Penting: Lilin Bukan Mainan

Kejadian di Bojonggede ini menjadi pengingat keras bagi kita semua. Saat listrik padam, lilin memang menjadi solusi penerangan yang paling mudah dijangkau. Tapi lilin menyimpan bahaya besar jika tidak ada pengawasan, terutama ketika anak-anak berada di dekatnya.

Beberapa langkah sederhana bisa mencegah tragedi serupa:

  • Jauhkan lilin menyala dari jangkauan anak-anak
  • Gunakan tempat lilin yang stabil dan tidak mudah terguling
  • Jangan pernah meninggalkan lilin menyala tanpa pengawasan orang dewasa
  • Pertimbangkan lampu emergency atau senter sebagai alternatif yang lebih aman

Kebakaran bisa terjadi dalam hitungan detik. Tapi pencegahannya bisa dimulai dari keputusan kecil yang kita buat setiap hari.

Kebakaran di Bojonggede ini menjadi peringatan nyata bahwa momen mati lampu pun bisa berubah menjadi bencana jika kita tidak waspada.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Ponpes Pati 2026: Tersangka Mangkir dan Tindakan Tegas Wapres Gibran

    Kasus Ponpes Pati 2026 Terhadap 50 Santriwatinya: Tersangka Mangkir dan Tindakan Tegas Wapres Gibran

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Dunia pendidikan kembali dihebohkan oleh insiden memilukan yang terjadi di lingkungan pendidikan agama. Kasus dugaan kekerasan yang melibatkan pimpinan pondok pesantren di Tlogowungu kini menjadi perbincangan hangat. Pemberitaan mengenai Ponpes Pati ini mencuat setelah korban berani melapor kepada pihak berwajib. Dari sudut pandang saya sebagai pemerhati perlindungan anak, tindakan tegas terhadap kasus di Ponpes […]

  • Coolant Berkualitas Membantu Mengurangi Risiko Korosi dan Kerusakan pada Sistem Pendingin Mesin

    Coolant Berkualitas Membantu Mengurangi Risiko Korosi dan Kerusakan pada Sistem Pendingin Mesin

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Kinerja mesin pada kendaraan, alat berat, maupun mesin industri sangat dipengaruhi oleh kondisi sistem pendingin yang bekerja menjaga suhu tetap stabil selama operasional berlangsung. Dalam kondisi kerja dengan temperatur tinggi, penggunaan coolant berkualitas menjadi faktor penting untuk membantu menjaga performa mesin sekaligus mengurangi risiko korosi pada komponen sistem pendingin. Seiring meningkatnya kebutuhan efisiensi dan keandalan […]

  • Siaran Langsung Liga Champions 15 April 2026: Misi Remontada di Metropolitano & Anfield

    Siaran Langsung Liga Champions 15 April 2026: Misi Remontada di Metropolitano & Anfield

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Dini hari nanti, Rabu, 15 April 2026, denyut nadi para pecinta sepak bola akan berdegup lebih kencang. Siaran langsung Liga Champions menyuguhkan dua drama “hidup-mati” di babak perempat final leg kedua. Fokus utama tertuju pada dua raksasa yang sedang terluka: Barcelona dan Liverpool. Keduanya harus mendaki gunung terjal jika ingin tetap bernapas di kompetisi […]

  • Daftar Barang Sitaan Kantor BGN Pasca Penggeledahan Kejaksaan Agung Terkait Kasus Makan Bergizi Gratis

    Daftar Barang Sitaan Kantor BGN Pasca Penggeledahan Kejaksaan Agung Terkait Kasus Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pihak Kejaksaan Agung baru saja menyita sejumlah barang sitaan Kantor BGN setelah melakukan penggeledahan selama belasan jam. Tim penyidik mengamankan berbagai benda penting seperti dokumen, telepon genggam, hingga jam tangan sebagai alat bukti. Tindakan hukum ini berlangsung di lingkungan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) guna menindaklanjuti laporan dugaan korupsi. Publik kini memberikan perhatian besar […]

  • Panduan Lengkap Wisata ke Pulau Tidung 2026: Rute Laut, Transportasi Umum, dan Estimasi Budget Terbaru

    Panduan Lengkap Wisata ke Pulau Tidung 2026: Rute Laut, Transportasi Umum, dan Estimasi Budget Terbaru

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pulau Tidung menawarkan pelarian tropis yang sempurna bagi warga Jakarta dan sekitarnya tanpa perlu menghabiskan waktu berhari-hari di perjalanan. Menjadi salah satu ikon terbesar di gugusan Kepulauan Seribu, destinasi ini terbagi menjadi dua wilayah, yaitu Tidung Besar yang padat aktivitas dan Tidung Kecil yang berfungsi sebagai area konservasi mangrove. Data kunjungan dari Dinas Pariwisata […]

  • Kementerian Haji Ancam Cabut Izin KBIH yang Diduga Menipu Jemaah hingga Rp1,4 Miliar

    Kementerian Haji Ancam Cabut Izin KBIH yang Diduga Menipu Jemaah hingga Rp1,4 Miliar

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Kementerian Haji dan Umrah memastikan akan mengambil langkah tegas terhadap kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) yang diduga terlibat dalam kasus penipuan layanan badal dan dam. Dugaan praktik tersebut disebut telah merugikan ratusan jemaah dengan nilai mencapai Rp1,4 miliar. Wakil Menteri Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap pihak yang memanfaatkan […]

expand_less