Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » Susunan Pemain Kopi Kekinian Favorit Gen Z, Siapa Saja yang Masuk Line-up?

Susunan Pemain Kopi Kekinian Favorit Gen Z, Siapa Saja yang Masuk Line-up?

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
  • visibility 110
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Coba tengok linimasa TikTok atau Instagram kamu sebentar. Hampir pasti ada satu-dua gelas kopi kekinian nyempil di antara video-video FYP. Fenomena ini bahkan sampai dikemas jadi “starting line-up” ala sepak bola, lengkap dengan posisi kiper sampai penyerang, tapi isinya brand-brand kopi yang lagi digandrungi anak muda.

Menarik juga melihat siapa saja yang “dimainkan” dalam formasi ini. Yuk, kita bahas satu per satu, biar kamu punya gambaran mana yang cocok buat dicoba minggu ini.

Lini Depan: Nama-nama yang Paling Sering Nongol

Di posisi paling depan, ada tiga nama yang sudah lama jadi langganan linimasa: Jago, Tuku, dan Janji Jiwa. Ketiganya sama-sama menyasar segmen kopi susu kekinian dengan harga bersahabat. Jago dikenal lewat konsep kedai yang lebih personal dan cepat berkembang di berbagai kota. Tuku sempat viral habis-habisan lewat menu Kopi Susu Tetangga yang legendaris. Sementara Janji Jiwa punya jaringan gerai paling luas, hampir selalu ada di setiap sudut kota besar.

Lini Tengah: Kombinasi Rasa Bold dan Konsep Baru

Bergeser ke tengah lapangan, ada FamiCafe, Tomoro Coffee, Point Coffee, dan Fore Coffee. Empat nama ini punya pendekatan berbeda tapi sama-sama berhasil mencuri perhatian.

FamiCafe hadir sebagai layanan kopi dari minimarket FamilyMart, jadi lebih mudah dijangkau karena bisa dibeli sambil belanja kebutuhan harian. Tomoro Coffee sempat jadi bintang baru karena ekspansi gerainya yang cepat, dengan racikan biji Arabika yang menghasilkan rasa cukup bold dan kompleks, sejak awal Tomoro Coffee memang menerapkan standar tinggi mulai dari pemilihan biji kopi Arabika hingga proses penggilingan dan pemanggangan untuk menghasilkan inovasi rasa baru.

Point Coffee datang dari jaringan minimarket Indomaret, punya variasi menu yang cukup sering di-update dengan rasa-rasa musiman. Fore Coffee lebih dulu dikenal luas berkat variasi rasa yang beragam, mulai dari yang klasik sampai yang eksperimental, dan sering jadi tempat nongkrong andalan karena suasananya nyaman.

Bek: Fondasi yang Bikin Rasa Tetap Konsisten

Di lini pertahanan, ada % Arabica dan harlan+holden. Dua brand ini sering disebut sebagai kelas yang sedikit lebih premium dibanding kompetitor sejenis. % Arabica dikenal lewat estetika minimalis dan rasa espresso yang konsisten di berbagai cabangnya di dunia. Harlan+Holden belakangan ramai jadi bahan obrolan karena menu Butterscotch Latte-nya yang creamy dan tidak terlalu manis, sampai bikin antrean panjang di beberapa mal besar.

Kiper: Penjaga Gawang yang Nggak Kalah Populer

Posisi kiper diisi oleh Kopi Kenangan, salah satu nama paling senior di ranah kopi kekinian tanah air. Brand ini dikenal lewat racikan kopi susu yang manis dan creamy, pas di lidah kebanyakan orang Indonesia. Jaringan gerainya yang tersebar luas bikin Kopi Kenangan selalu jadi pilihan aman ketika sedang malas eksplorasi dan cuma ingin rasa yang sudah pasti enak.

Kenapa Fenomena Ini Menarik Dibahas

Formasi ala bola ini sebenarnya cuma cara kreatif buat menggambarkan betapa padatnya persaingan bisnis kopi kekinian di Indonesia. Setiap brand berlomba menawarkan keunikan sendiri, entah dari sisi harga, rasa, atau pengalaman nongkrongnya. Buat kamu yang penasaran mau coba yang mana dulu, coba mulai dari yang paling dekat dari rumah atau kantor, lalu rasakan sendiri bedanya satu per satu.

Pada akhirnya, selera kopi itu personal. Yang jadi favorit temanmu belum tentu cocok di lidahmu, dan itu wajar banget. Coba beberapa dulu, baru tentukan siapa yang layak jadi starting eleven versi kamu sendiri.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saham RANS Melesat Saat IPO: Haji Isam Jadi Investor dan Mentor Bisnis Raffi Ahmad

    Saham RANS Melesat Saat IPO: Haji Isam Jadi Investor dan Mentor Bisnis Raffi Ahmad

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Kebaruan.com PT Rans Entertainment Tbk (RANS) resmi memulai perjalanan di pasar modal melalui Initial Public Offering (IPO) pada Jumat, 10 Juli 2026. Kehadiran sosok pengusaha ternama Kalimantan, Samsudin Andi Arsyad atau Haji Isam, menambah warna dalam seremoni tersebut. Beliau hadir langsung untuk menekan tombol pembukaan perdagangan sebagai simbol dukungan bagi perusahaan. Raffi Ahmad selaku founder […]

  • Strategi Saham BRI Dividen 2026: Mengunci Passive Income di Tengah Volatilitas

    Strategi Saham BRI Dividen 2026: Mengunci Passive Income di Tengah Volatilitas

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Bagi banyak investor di Indonesia, mendengar kode saham BBRI (Bank Rakyat Indonesia) sering kali memunculkan rasa aman. Bukan tanpa alasan, Bank BRI telah lama menjadi primadona bagi mereka yang mengejar passive income melalui pembagian laba. Namun, di tahun 2026 ini, apakah strategi “beli dan lupakan” masih relevan untuk saham BRI dividen? Mari kita bedah […]

  • Jakarta Gelap Sejenak: Aksi Earth Hour 25 April 2026 dan Titik Lokasinya

    Jakarta Gelap Sejenak: Aksi Earth Hour 25 April 2026 dan Titik Lokasinya

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Warga Jakarta tampaknya harus bersiap melihat sisi lain ibu kota yang lebih sunyi dan gelap besok malam. Pemerintah Provinsi Jakarta kembali mengonfirmasi keikutsertaannya dalam gerakan global Earth Hour yang jatuh pada Sabtu, 25 April 2026. Aksi simbolis ini bukan sekadar gaya-gayaan, melainkan langkah nyata dalam menekan konsumsi listrik serta menurunkan emisi karbon yang menyelimuti […]

  • Kenapa Harus Belajar Bahasa Inggris? Ini Manfaatnya untuk Kehidupan Kamu

    Kenapa Harus Belajar Bahasa Inggris? Ini Manfaatnya untuk Kehidupan Kamu

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Kenapa harus belajar bahasa Inggris? Pertanyaan ini sering kali muncul, terutama bagi mereka yang ingin meningkatkan kualitas hidup, baik dalam aspek karir maupun kehidupan sehari-hari. Bahasa Inggris bukan hanya bahasa internasional yang digunakan di banyak negara, tetapi juga merupakan kunci untuk membuka berbagai peluang, baik untuk karir global maupun interaksi dengan orang dari berbagai budaya.  […]

  • Waspada Ancaman Hantavirus: Gejala, Penyebaran, dan Langkah Preventif Paling Efektif Tahun 2026

    Waspada Ancaman Hantavirus: Gejala, Penyebaran, dan Langkah Preventif Paling Efektif Tahun 2026

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Dunia medis kini kembali memberikan perhatian ekstra terhadap ancaman hantavirus yang sering kali muncul secara tiba-tiba di area permukiman maupun perkebunan. Infeksi hantavirus merupakan penyakit pernapasan yang cukup serius dan berpotensi mematikan jika kita tidak menanganinya dengan cepat. Munculnya laporan kasus baru hantavirus di beberapa wilayah menunjukkan bahwa virus ini masih menjadi risiko nyata, […]

  • Gibran Tak Duduk di Samping Prabowo Subianto, Istana: Cuma Soal Teknis

    Gibran Tak Duduk di Samping Prabowo Subianto, Istana: Cuma Soal Teknis

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Posisi duduk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tidak lagi bersebelahan langsung menyita perhatian publik. Kejadian ini muncul dalam sidang kabinet paripurna (SKP) di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7). Formasi Duduk yang Berubah Prabowo Subianto menggelar sidang kabinet yang dihadiri para menteri, wakil menteri, kepala lembaga, hingga penasihat dan utusan […]

expand_less