Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Nusron Wahid Buka Suara soal Kasus Dugaan Korupsi HGB di Kementerian ATR/BPN

Nusron Wahid Buka Suara soal Kasus Dugaan Korupsi HGB di Kementerian ATR/BPN

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait dugaan korupsi yang membelit kementeriannya. Kasus ini kini tengah ditelusuri Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan menyeret sejumlah nama dari lingkungan internal ATR/BPN.

Nusron menegaskan pihaknya menghormati langkah hukum yang diambil KPK dalam mengusut dugaan praktik mafia tanah terkait penerbitan hak guna bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor. Ia menyampaikan hal tersebut saat ditemui awak media di Jakarta, Jumat (18/9).

“Pertama, kami menghormati apa yang diproses oleh aparat penegak hukum, dalam hal ini KPK. Kami juga akan mengikuti dan membantu proses yang ada di sini,” ujarnya.

Nusron Wahid Berharap Kasus Ini Jadi Titik Balik Perbaikan Layanan

Lebih jauh, Nusron menilai proses hukum yang dijalankan KPK bisa menjadi pemicu percepatan pembenahan pelayanan di kantor-kantor pertanahan. Ia berharap momentum ini mendorong tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel untuk masyarakat.

“Semoga dengan kejadian ini ada proses percepatan perbaikan pelayanan di internal kantor pertanahan,” katanya singkat.

Saat disinggung soal namanya yang turut disebut dalam pusaran perkara, Nusron memilih untuk tidak berkomentar banyak. Ia menyerahkan seluruh proses penyidikan sepenuhnya kepada KPK selaku pihak berwenang, sembari meminta publik menunggu hasil pemeriksaan resmi.

“Kami ikuti prosesnya ini dan kami serahkan sepenuhnya kepada KPK sebagai aparat penegak hukum,” tegasnya.

Kronologi OTT dan Penetapan Delapan Tersangka

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026. Penyidik membidik dugaan suap dalam pengurusan HGB milik PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Keesokan harinya, KPK langsung menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Empat di antaranya disebut-sebut merupakan orang dekat Nusron Wahid, yakni mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, politikus Golkar Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, serta dua pihak swasta, Erwin dan Muhammad Fakhry.

Empat tersangka lainnya adalah Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor Sontang Coin Manurung, Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi, Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN Lampri, dan pihak swasta Rizal Pahlevi.

Penyidik KPK juga menggeledah sejumlah ruangan pejabat ATR/BPN pada 17 September 2026, termasuk ruang kerja Lampri, Dirjen Survei, Pemetaan Pertanahan dan Ruang Virgo Eresta Jaya, serta Dirjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Asnaedi. Meski begitu, KPK memastikan ruangan Nusron Wahid tidak termasuk dalam penggeledahan tersebut.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pidato Presiden Prabowo Subianto di Hari Bhayangkara Ke-80: Polri Harus Jadi Kompas Moral

    Pidato Presiden Prabowo Subianto di Hari Bhayangkara Ke-80: Polri Harus Jadi Kompas Moral

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin langsung upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung khidmat di Pusat Latihan (Satlat) Brimob, Cikeas, Bogor, Rabu (1/7/2026). Beliau menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi Polri yang terus bekerja keras menjaga keamanan serta ketertiban bangsa. Dalam pidato tersebut, Presiden menekankan bahwa tema “Polri untuk Masyarakat” bukan sekadar slogan, melainkan […]

  • Menelaah Program Kuliah Ferdy Sambo S2 di Dalam Lapas

    Menelaah Program Kuliah Ferdy Sambo S2 di Dalam Lapas

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo, kini tengah menjalani program magister atau Ferdy Sambo S2 jurusan Teologi dari dalam Lapas Kelas IIA Cibinong. Banyak pihak menyoroti langkah Ferdy Sambo S2 ini sebagai bentuk pemenuhan hak pendidikan bagi warga binaan. Menkum Supratman Andi Agtas menegaskan bahwa setiap warga binaan memiliki hak untuk menempuh pendidikan selama […]

  • Panduan Wisata Mandiri ke Danau Toba 2026: Rute Terkini, Transportasi Umum, dan Estimasi Biaya

    Panduan Wisata Mandiri ke Danau Toba 2026: Rute Terkini, Transportasi Umum, dan Estimasi Biaya

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Danau Toba tidak pernah gagal menyuguhkan lanskap magis yang mengombinasikan hamparan air biru luas dengan perbukitan hijau yang megah. Sebagai danau vulkanik terbesar di dunia, destinasi super prioritas di Sumatra Utara ini menyimpan kekayaan budaya suku Batak yang sangat kental dan memikat. Data statistik kunjungan pelancong pada pertengahan tahun 2026 menunjukkan peningkatan grafik yang stabil, […]

  • Rekam Jejak Kapal Induk Tiongkok Liaoning, Simbol Supremasi Militer Modern PLAN yang Disegani Dunia

    Rekam Jejak Kapal Induk Tiongkok Liaoning, Simbol Supremasi Militer Modern PLAN yang Disegani Dunia

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Peta geopolitik dan kekuatan militer di kawasan Asia-Pasifik terus mengalami pergeseran yang sangat signifikan dalam satu dekade terakhir. Kehadiran Kapal induk Tiongkok Liaoning menjadi bukti nyata betapa agresifnya Beijing dalam memperkuat armada laut mereka demi menjaga kedaulatan wilayah perairan maritimnya. Awalnya, otoritas militer memproyeksikan kapal induk Tiongkok Liaoning sebagai platform pelatihan terapung guna memberikan […]

  • Panduan Pemula Investasi Reksadana: Cara Aman Mulai Modal Kecil

    Panduan Pemula Investasi Reksadana: Cara Aman Mulai Modal Kecil

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Kebaruan.com memulai perjalanan di dunia pasar modal kini tidak lagi memerlukan modal jutaan rupiah yang memberatkan kantong. Bagi seorang pemula investasi reksadana, langkah paling krusial adalah memahami instrumen penempatan dana yang aman dan berizin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Banyak masyarakat menunda investasi karena mengira aktivitas ini hanya untuk kalangan berduit saja. Padahal, manajemen […]

  • Pantai Pink Labuan Bajo: Panduan Lengkap Rute, Tiket, dan Budget Terbaru 2026

    Pantai Pink Labuan Bajo: Panduan Lengkap Rute, Tiket, dan Budget Terbaru 2026

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Kebaruan. Saya masih ingat momen itu. Kapal kayu yang saya tumpangi mulai melambat. Nakhoda menunjuk ke arah garis pantai. Warnanya jauh berbeda dari pantai manapun yang pernah saya kunjungi. Itulah kali pertama saya menginjakkan kaki di Pantai Pink, salah satu dari segelintir pantai berpasir merah muda alami di dunia. Rasanya seperti melihat foto yang sudah […]

expand_less