Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » Cara Pembuatan NPWP Online 2026 lewat Coretax, Mudah dan Gratis

Cara Pembuatan NPWP Online 2026 lewat Coretax, Mudah dan Gratis

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Pembuatan NPWP tidak lagi mengharuskan Anda antre di kantor pajak. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kini menyediakan sistem Coretax yang memungkinkan siapa saja mendaftar NPWP hanya bermodal ponsel dan koneksi internet. Prosesnya gratis, cepat, dan bisa Anda selesaikan dari rumah.

NPWP Kini Menyatu dengan NIK

Aturan dasar soal NPWP sudah berubah sejak 1 Juli 2024. NIK pada KTP elektronik kini otomatis berfungsi sebagai NPWP bagi wajib pajak orang pribadi penduduk Indonesia. Meski begitu, Anda tetap perlu melakukan aktivasi lewat Coretax agar status wajib pajak tercatat resmi di sistem DJP. Tanpa aktivasi ini, NIK Anda belum otomatis aktif sebagai identitas perpajakan.

Dokumen yang Perlu Anda Siapkan

Sebelum mulai mendaftar, siapkan dulu beberapa hal penting. Anda memerlukan KTP elektronik yang masih berlaku, email aktif, dan nomor HP yang bisa menerima kode OTP. Pastikan juga koneksi internet Anda stabil selama proses pendaftaran berlangsung. Gunakan browser versi terbaru dan siapkan perangkat berkamera, karena sistem mungkin meminta verifikasi wajah untuk mencocokkan data Anda dengan Dukcapil.

Bagi Warga negara Asing, dokumen yang dibutuhkan berbeda. Anda perlu menyiapkan paspor beserta Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) sebagai identitas pendaftaran.

Langkah-langkah Pembuatan NPWP via Coretax

Proses pendaftaran NPWP secara garis besar terdiri dari lima tahap: aktivasi akun, login, pengisian data, pernyataan, dan pengiriman permohonan. Berikut rinciannya.

  1. Pertama, buka situs resmi Coretax DJP di coretaxdjp.pajak.go.id, lalu klik menu “Daftar di sini”. Menu ini khusus disediakan untuk pengguna baru yang belum punya akun Coretax.
  2. Kedua, pilih jenis wajib pajak “Perorangan” untuk pendaftaran NPWP pribadi. Sistem akan menanyakan apakah Anda memiliki NIK yang tercantum di KTP elektronik. Jawab “Ya”, lalu pilih opsi “Pendaftaran dengan Aktivasi NIK” agar NIK Anda langsung berfungsi sebagai NPWP.
  3. Ketiga, isi formulir data diri menggunakan huruf kapital. Data yang perlu Anda lengkapi meliputi NIK, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, status perkawinan, agama, jenis pekerjaan, nama ibu kandung, serta nomor kartu keluarga.
  4. Keempat, klik tombol “Verify” untuk memvalidasi nomor HP dan email Anda. Sistem akan mengirimkan kode OTP ke kedua kontak tersebut. Masukkan kode itu untuk melanjutkan proses verifikasi.
  5. Kelima, setelah semua data terisi dan terverifikasi, klik tombol “Submit Application”. Periksa email Anda setelahnya untuk mengunduh nomor NPWP beserta file PDF-nya.

Selain opsi aktivasi NIK, Coretax juga menyediakan jalur “Hanya Registrasi”. Opsi ini cocok untuk wajib pajak yang ingin memiliki akun Coretax tanpa menjadikan NIK-nya sebagai NPWP tersendiri. Contohnya, istri yang penghasilannya digabung dengan suami tapi tetap butuh akses Coretax untuk menandatangani dokumen perpajakan tertentu.

Kenapa NPWP Penting untuk Anda Miliki

NPWP bukan sekadar formalitas administrasi. Dokumen ini jadi syarat utama dalam berbagai aktivitas keuangan formal, mulai dari membuka rekening bank, mengajukan KPR atau KKB, sampai membeli properti. Bagi karyawan maupun pekerja lepas, ketiadaan NPWP bisa membuat potongan PPh Anda jauh lebih besar dibanding yang seharusnya, bahkan bisa mencapai 20 persen lebih tinggi.

Bagi pelaku usaha, NPWP juga berfungsi sebagai legalitas dasar saat mengurus izin usaha atau membuka rekening bisnis. Status wajib pajak yang jelas mempermudah proses restitusi pajak apabila Anda pernah membayar pajak lebih dari seharusnya.

Berapa lama proses pembuatan NPWP?

Berbeda dari sistem ereg.pajak.go.id sebelumnya yang memakan waktu lebih lama, pendaftaran lewat Coretax bisa selesai dalam hitungan menit, asalkan data yang Anda masukkan sudah sesuai dengan catatan kependudukan. NPWP yang terbit nantinya berlaku seumur hidup dan tetap sah meski Anda berpindah pekerjaan atau domisili.

Satu hal yang perlu Anda ingat, seluruh proses pendaftaran NPWP melalui Coretax DJP ini sepenuhnya gratis. Jangan tergiur jasa pihak ketiga yang menawarkan pembuatan NPWP dengan biaya tambahan, karena layanan resmi DJP tidak pernah memungut biaya administrasi apa pun.

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Kawasan Blok M Kini Kembali Menjadi Primadona Anak Muda?

    Mengapa Kawasan Blok M Kini Kembali Menjadi Primadona Anak Muda?

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Blok M kini mencuri perhatian publik dengan wajah barunya yang segar. Kawasan ini berhasil bangkit dari masa redupnya beberapa tahun silam. Banyak orang bertanya, apa rahasia Blok M sehingga mampu kembali menjadi pusat keramaian? Pengamat tata kota, Yayat Supriatna, menjelaskan bahwa fenomena ini bukanlah kebetulan semata. Identitas Blok M bergeser dari sekadar pusat UMKM […]

  • Panduan Lengkap Wisata ke Pantai Drini 2026: Rute Darat, Transportasi Umum, dan Estimasi Budget

    Panduan Lengkap Wisata ke Pantai Drini 2026: Rute Darat, Transportasi Umum, dan Estimasi Budget

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pantai Drini menawarkan fenomena alam yang luar biasa unik karena memiliki dua karakter ombak yang saling bertolak belakang dalam satu garis pantai. Terletak di Desa Banjarejo, Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, destinasi menawan ini terbelah oleh sebuah pulau karang kecil di bagian tengahnya. Data statistik kunjungan dari Dinas Pariwisata setempat pada pertengahan tahun 2026 menunjukkan […]

  • Fakta soal Berkas Penting di Gedung Bapenda DKI yang Terbakar

    Fakta soal Berkas Penting di Gedung Bapenda DKI yang Terbakar

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kabar kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, langsung memicu kekhawatiran banyak warga. Wajar saja, gedung ini menyimpan data perpajakan warga Jakarta dalam jumlah besar. Kejadian pada Jumat malam, 7 Agustus 2026, itu menghanguskan enam lantai sekaligus, mulai lantai 11 hingga lantai 16. Data Pajak Dipastikan Aman Gubernur DKI […]

  • Demo DPR Hari Ini: Guru Madrasah Swasta Tuntut Kesetaraan Kesejahteraan

    Demo DPR Hari Ini: Guru Madrasah Swasta Tuntut Kesetaraan Kesejahteraan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Suasana demo DPR hari ini di Jakarta Pusat pada Rabu (20/5/2026) tampak dipenuhi oleh ribuan guru madrasah swasta yang tergabung dalam PGMM dan PGSI. Massa aksi berkumpul di depan gerbang gedung parlemen dengan membawa berbagai atribut perjuangan seperti kentongan dan spanduk berisi aspirasi. Peserta Demo DPR hari ini secara tegas mendesak pemerintah untuk melakukan […]

  • 10 Rekomendasi Makanan Khas Semarang yang Wajib Anda Cicipi

    10 Rekomendasi Makanan Khas Semarang yang Wajib Anda Cicipi

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Makanan khas Semarang menyimpan kekayaan rasa yang memadukan pengaruh Jawa, Tionghoa, dan Belanda dalam satu suapan. Kota ini bukan cuma punya Lawang Sewu sebagai ikon wisata, tapi juga deretan kuliner legendaris yang sayang dilewatkan. Berikut sepuluh rekomendasi makanan khas Semarang yang bisa jadi panduan wisata kuliner Anda. 1. Lumpia Semarang Lumpia menjadi kuliner paling […]

  • 8 Pertanyaan yang Wajib Dijawab Sebelum Bayar DP Rumah Komersial

    8 Pertanyaan yang Wajib Dijawab Sebelum Bayar DP Rumah Komersial

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Kebaruan. Banyak pembeli rumah komersial baru menyadari masalahnya setelah uang muka masuk. Misalnya, sertifikat belum atas nama mereka, izin bangunan belum jelas, atau cicilan menekan arus kas. Karena itu, selesaikan delapan pertanyaan berikut sebelum Anda menandatangani apa pun. 1. Rumah komersial ini untuk apa? Jawaban ini menentukan semua pilihan lain. Pertama, rumah untuk hunian sendiri […]

expand_less