Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Keuangan & Investasi » DPR Sahkan Anggaran APBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

DPR Sahkan Anggaran APBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta Kebaruan. Ketukan palu Ketua DPR RI Puan Maharani menandai babak baru anggaran APBN 2027. Dewan Perwakilan Rakyat resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna hari ini.

“Apakah RUU APBN 2027 dapat disetujui untuk disahkan menjadi Undang-Undang?” tanya Puan kepada anggota sidang yang hadir. Serentak, anggota DPR menjawab, “Setuju.”

Puan mengulang pertanyaan sekali lagi untuk memastikan kesepakatan bulat. Setelah jawaban “Setuju” kembali bergema di ruang sidang, ia mengetuk palu dan mengucapkan terima kasih.

Angka Naik dari Rancangan Awal

Dalam anggaran APBN 2027 yang disahkan, pendapatan negara disepakati sebesar Rp3.435,10 triliun, sementara belanja negara mencapai Rp4.106,26 triliun. Kedua angka ini naik dibandingkan versi Nota Keuangan (NK) dan RAPBN 2027 sebelumnya, yang masing-masing tercatat Rp3.426,03 triliun untuk pendapatan dan Rp4.097,19 triliun untuk belanja.

Ketua Badan Anggaran DPR, Said Abdullah, menegaskan kenaikan ini tidak mengubah target defisit. “Terdapat kenaikan pendapatan dan belanja negara, akan tetapi tidak mengubah target defisit RAPBN 2027. Target defisit kami pertahankan 2,4% PDB untuk memastikan kemampuan maksimal RAPBN 2027 menjalankan fungsi anggaran dan tetap memegang prinsip kehati-hatian,” ujarnya.

Kenapa Belanja Naik?

Said menjelaskan, tambahan belanja negara ini ditujukan untuk menopang berbagai program kerja prioritas nasional. Untuk menutup kenaikan itu, DPR dan pemerintah sepakat menaikkan target pendapatan negara lewat dua jalur: perpajakan dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Dengan demikian, kenaikan belanja negara tidak kita bebankan ke pembiayaan utang,” tambahnya.

Ia menekankan, kenaikan pendapatan dari sektor perpajakan lebih ditumpukan pada pembenahan tata kelola, penegakan hukum, pemanfaatan teknologi, serta pertumbuhan perpajakan alamiah seiring ekonomi yang tumbuh tinggi. Meski begitu, Said mewanti-wanti agar perluasan basis pemajakan tetap berhati-hati, supaya tidak membebani kehidupan ekonomi rakyat.

“Meningkatnya jumlah belanja harus segera disertai tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas belanja negara. Setiap rupiah yang dibelanjakan harus dapat diukur baik dari sisi output maupun dari sisi outcome dari berbagai sektor,” jelasnya.

Rincian Postur Anggaran APBN 2027

Pendapatan Negara: Rp3.435,10 triliun

  • Penerimaan perpajakan: Rp2.911,95 triliun (pajak Rp2.593,35 triliun, kepabeanan dan cukai Rp318,60 triliun)
  • Penerimaan negara bukan pajak (PNBP): Rp522,48 triliun
  • Penerimaan hibah: Rp66 miliar

Belanja Negara: Rp4.106,26 triliun

Belanja pemerintah pusat: Rp3.371,26 triliun (belanja K/L Rp1.556,89 triliun, belanja non-K/L Rp1.814,36 triliun)
Transfer ke daerah: Rp735 triliun

Pembiayaan negara: Rp671,2 triliun
Defisit: 2,40% terhadap PDB

Asumsi Makro yang Jadi Dasar Perhitungan

Anggaran APBN 2027 disusun berdasarkan sejumlah asumsi ekonomi makro, di antaranya pertumbuhan ekonomi 6%, inflasi 2,5%, nilai tukar rupiah Rp17.500 per dolar AS, dan suku bunga SBN 10 tahun sebesar 6,9%. Untuk sektor energi, harga minyak mentah Indonesia diasumsikan US$75 per barel, dengan lifting minyak 612,5 ribu barel per hari dan lifting gas 954 ribu barel per hari.

Target Kesejahteraan yang Diharapkan Tercapai

Selain angka fiskal, APBN 2027 juga menetapkan sejumlah indikator kesejahteraan sebagai tolok ukur keberhasilan. Tingkat pengangguran terbuka ditargetkan 4,30-4,87%, tingkat kemiskinan 6,0-6,5%, dan tingkat kemiskinan ekstrem 0-0,5%.

Pemerintah juga menargetkan penciptaan lapangan kerja formal sebanyak 2,57-3,49 juta orang, dengan proporsi lapangan kerja formal mencapai 40,81%. Untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat, GNI per kapita ditargetkan US$5.800–5.840 atau setara dengan Rp98,54–99,22 juta.

Indikator lain yang turut masuk dalam target meliputi indeks Gini 0,360-0,365, indeks modal manusia 0,575, indeks kesejahteraan petani 0,8308, penurunan intensitas gas rumah kaca (GRK) 39,57, serta indeks kualitas lingkungan hidup 76,84.

Dengan disahkannya anggaran APBN 2027 ini, pemerintah kini punya landasan hukum resmi untuk menjalankan program-program prioritas nasional sepanjang tahun depan, sekaligus dituntut untuk membuktikan bahwa setiap rupiah belanja negara benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • IHSG Anjlok 1,37 Persen di Awal Pekan, Saham Tambang Jadi Pemberat

    IHSG Anjlok 1,37 Persen di Awal Pekan, Saham Tambang Jadi Pemberat

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle firmansyah
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Kebaruan. IHSG membuka perdagangan dengan tren merah pada Senin (14/9/2026). Pukul 09.00 WIB, indeks bertengger di level 6.533,87, turun 0,11 persen dari penutupan sebelumnya di 6.541,38. Tekanan justru makin terasa begitu jam perdagangan berjalan. Tak sampai setengah jam kemudian, tepatnya pukul 09.23 WIB, IHSG jatuh ke level 6.451,57. Angka itu setara koreksi 89,81 poin atau […]

  • Dicekal Imigrasi, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Kini Berstatus Tersangka

    Dicekal Imigrasi, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Kini Berstatus Tersangka

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) resmi menerapkan pencegahan ke luar negeri bagi mantan Jampidsus berinisial FA. Pihak berwenang mengambil keputusan ini setelah FA ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi serta tindak pidana pencucian uang (TPPU). Kebijakan serupa juga berlaku bagi tersangka lain berinisial DR atau Don Ritto […]

  • minyak goreng

    Krisis Minyak Goreng Subsidi di Jakarta: Stok Minyakita Kosong Jelang Idul Adha Hingga Tembus Rp23 Ribu

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Krisis ketersediaan minyak goreng bersubsidi merek Minyakita kini tengah melanda sejumlah pasar tradisional di wilayah DKI Jakarta. Seminggu menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, komoditas pangan ini justru semakin sulit warga temukan di pasaran. Kondisi tersebut memaksa para konsumen kelas menengah ke bawah memutar otak untuk memenuhi kebutuhan dapur mereka. Para pedagang […]

  • Bupati Langkat Syah Afandin Jalani Pemeriksaan di KPK Pasca OTT Suap Proyek

    Bupati Langkat Syah Afandin Jalani Pemeriksaan di KPK Pasca OTT Suap Proyek

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Bupati Langkat, Syah Afandin, tiba di gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Jumat (3/7/2026) siang. Pria yang akrab disapa Ondim ini datang sekitar pukul 14.22 WIB setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap proyek. Kendaraan yang membawa dirinya langsung masuk ke area dalam gedung agar proses masuk berlangsung lancar. […]

  • Febrie Adriansyah Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Kasus Segera Disidang

    Febrie Adriansyah Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Kasus Segera Disidang

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Kebaruan. Kasus Febrie Adriansyah kini memasuki babak baru. Kejaksaan Agung melimpahkan berkas perkara, barang bukti, dan status tersangkanya ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada Jumat (18/9/2026). Pelimpahan tahap dua ini menandakan penuntut umum sudah menyatakan berkas lengkap alias P21. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, mengonfirmasi langsung perkembangan ini kepada wartawan. “Baru saja […]

  • 11 Tuntutan Demo Buruh 24 September 2026: Dari Outsourcing sampai Cuti Haid

    11 Tuntutan Demo Buruh 24 September 2026: Dari Outsourcing sampai Cuti Haid

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Kebaruan. Sebelas poin. Itulah isi tuntutan demo buruh yang sekitar 50 ribu massa Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) usung ke Jakarta, Kamis (24/9/2026). Semuanya bermuara pada satu agenda, yaitu RUU Perlindungan Ketenagakerjaan. Selain itu, persoalan yang buruh angkat cukup luas, mulai dari status kerja, upah, sampai kesiapan menghadapi otomatisasi. Daftar Lengkap 11 Tuntutan Demo […]

expand_less