10 Kasus Pembunuhan Tersadis yang Pernah Menggemparkan Indonesia
- account_circle Firmansyah
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kebaruan. Kasus pembunuhan tersadis selalu menyisakan trauma mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tapi juga bagi masyarakat yang mengikuti perkembangan beritanya. Beberapa kasus bahkan membentuk persepsi publik soal kejahatan di Indonesia, mulai dari motif dendam, ekonomi, sampai praktik klenik yang berujung maut.
Simak rangkuman kasus pembunuhan yang pernah menggemparkan Tanah Air, disusun berdasarkan fakta yang beredar di berbagai pemberitaan media nasional.
1. Dukun AS, Pembunuh Berantai Berkedok Ilmu Hitam
Ahmad Suradji, yang dikenal sebagai “Dukun AS”, jadi salah satu pelaku pembunuhan berantai paling terkenal di Indonesia. Ia mengaku ingin membunuh 72 orang demi memperoleh kesaktian ilmu hitam. Aksinya baru terbongkar setelah sang istri melapor ke polisi. Kasus ini memicu perdebatan hukum soal penerapan Pasal 338 jo. Pasal 64 KUHP terkait perbuatan berlanjut yang lahir dari satu niat jahat.
2. Kasus Mutilasi Angela oleh Ecky Listiantho
Publik dikejutkan dengan penemuan jasad Angela Hindriati (54) pada awal 2023. Korban dimutilasi dan disimpan dalam dua boks plastik terpisah. Polda Metro Jaya menangkap pelaku, M. Ecky Listiantho, dan rekonstruksi kasus ini menyita perhatian media nasional.
3. Kasus Keracunan Massal Keluarga Wowon di Cianjur
Kasus ini bermula dari kematian satu keluarga akibat racun tikus dan pestisida di rumah kontrakan mereka. Polisi kemudian menemukan enam korban lain yang juga dibunuh oleh tersangka. Sebagian besar korban punya hubungan keluarga dengan pelaku utama. Motif pembunuhan diduga terkait upaya menutupi aksi penipuan penggandaan uang yang dilakukan sindikat tersebut.
4. Sumanto, Kasus Kanibalisme yang Pertama Kali Terungkap
Kasus Sumanto asal Purbalingga menjadi polemik nasional karena dugaan tindakan kanibalisme terhadap korbannya. Kelangkaan modus operandinya membuat kasus ini jadi salah satu yang paling banyak dibahas dalam sejarah kriminalitas Indonesia.
5. Ryan Jombang, Serial Killer dengan Belasan Korban
Very Idam Henyansyah, atau dikenal sebagai “Ryan Jombang”, dinyatakan bersalah membunuh belasan korban. Pelaku mengubur sebagian jasad mereka di halaman rumahnya. Jumlah korban yang tergolong banyak membuat kasus ini jadi sorotan nasional untuk kategori pembunuhan berantai di Indonesia.
6. Kasus Kopi Sianida, Kematian Mirna Salihin
Kematian Wayan Mirna Salihin usai meminum kopi bersianida di sebuah kafe Jakarta jadi salah satu kasus paling disorot media dalam beberapa tahun terakhir. Hakim memvonis Jessica Kumala Wongso bersalah dalam kasus ini. Proses persidangannya memicu perdebatan panjang soal bukti tidak langsung yang digunakan jaksa.
7. Kasus Pembunuhan Vina Cirebon
Kasus kematian Vina dan kekasihnya di Cirebon pada 2016 kembali mencuat setelah film adaptasinya rilis beberapa tahun kemudian. Kontroversi muncul terkait proses hukum terhadap para tersangka, termasuk buronan yang baru tertangkap bertahun-tahun setelah kejadian.
8. Kasus Subang, Tuti dan Amel
Pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, jadi perbincangan luas karena minimnya bukti forensik. Proses penyelidikannya berlarut-larut selama bertahun-tahun tanpa titik terang yang jelas.
9. Kasus Akseyna, Mahasiswa UI yang Ditemukan di Danau Kampus
Petugas menemukan Akseyna Ahad Dori mengambang di danau Universitas Indonesia pada 2015 dalam kondisi yang memicu kecurigaan keluarga soal dugaan pembunuhan. Polisi awalnya menyimpulkan bunuh diri, tapi keluarga korban terus menyuarakan dugaan lain. Kasus ini akhirnya kembali dibuka untuk penyelidikan tambahan.
10. Deretan Kasus Pembunuhan Melibatkan Aparat pada 2023
Sejumlah kasus pembunuhan sepanjang 2023 juga melibatkan oknum aparat penegak hukum, mulai dari anggota Densus 88, Paspampres, hingga anak anggota DPR RI. Motifnya beragam, mulai dari persoalan ekonomi, cemburu, sampai penganiayaan yang direncanakan matang sebelumnya.
Data Kasus Pembunuhan di Indonesia Secara Umum
Data yang beredar menunjukkan jumlah korban pembunuhan di Indonesia sempat mencapai ribuan kasus dalam periode beberapa tahun terakhir. Mayoritas korban berjenis kelamin laki-laki. Faktor kesenjangan sosial, ekonomi, hingga rendahnya kemampuan mengendalikan emosi kerap disebut sebagai pemicu utama meningkatnya kasus kekerasan yang berujung maut di berbagai daerah.
Deretan kasus pembunuhan tersadis ini menjadi pengingat penting soal betapa kompleksnya faktor sosial, ekonomi, dan psikologis di balik sebuah kejahatan. Semoga penegakan hukum yang konsisten dan edukasi masyarakat bisa terus menekan angka kasus serupa di masa mendatang.
- Penulis: Firmansyah
