Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Prabowo dan Presiden Mesir El-Sisi Teken 4 MoU: Visa, Statistik, Kelautan, Kemitraan Strategis

Prabowo dan Presiden Mesir El-Sisi Teken 4 MoU: Visa, Statistik, Kelautan, Kemitraan Strategis

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • visibility 56
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Empat nota kesepahaman jadi hasil konkret pertemuan Prabowo Subianto dengan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu, 11 Oktober 2026. Kedua negara menandatangani MoU tentang rencana aksi kemitraan strategis, pembebasan visa bagi paspor diplomatik, dinas, dan khusus, statistik, serta kelautan dan perikanan. Selain itu, kedua pemimpin membahas investasi, perdagangan, pertahanan, dan pendidikan, tetapi bagian ini belum berupa dokumen yang ditandatangani.

Prabowo Menerima Kunjungan Balasan El-Sisi

El-Sisi tiba di Jakarta pada Sabtu, 10 Oktober, untuk kunjungan kenegaraan. Kunjungan ini membalas langkah Prabowo. Presiden Prabowo menyebutnya kunjungan balasan setelah kunjungannya ke Mesir pada 2025. Sehari kemudian, Prabowo menyambut El-Sisi dengan upacara kenegaraan di sisi barat Istana Merdeka. Setelah itu, keduanya menggelar pertemuan empat mata di ruang kerja Presiden.

Empat MoU yang Prabowo dan El-Sisi tandatangani

1. Rencana Aksi Kemitraan Strategis

Dokumen pertama adalah nota kesepahaman antara Kementerian Luar Negeri kedua negara tentang Rencana Aksi Kemitraan Strategis. Dokumen ini berfungsi sebagai peta jalan koordinasi. Menurut laporan resmi, rencana tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dan pelaksanaan kerja sama kedua negara.

2. Pembebasan Visa

Nota kedua mengatur pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomatik, paspor dinas, dan paspor khusus. Dengan begitu, pejabat dan petugas negara dari kedua negara bisa masuk tanpa visa. Aturan ini tidak berlaku untuk paspor biasa, sehingga wisatawan tetap mengurus visa seperti biasa.

3. Kerja Sama Statistik

MoU ketiga memperkuat kolaborasi di bidang statistik. Para pejabat berharap kerja sama ini menjadi bagian dari penguatan kolaborasi kedua negara di bidang tersebut. Namun, sumber yang saya baca belum merinci bentuk programnya.

4. Kelautan dan Perikanan

MoU terakhir melibatkan kementerian terkait. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty memperlihatkan nota kesepahaman yang sudah ditandatangani usai pertemuan. Cakupannya luas. Kerja sama ini meliputi pembangunan berkelanjutan, pelestarian sumber daya laut, pemberantasan penangkapan ikan ilegal, serta pertukaran pengetahuan dan keahlian.

Ekonomi dan Investasi: Joint Investment Fund

Di luar empat MoU, kedua pemimpin juga mendorong kerja sama ekonomi. Prabowo menyambut baik inisiatif pembentukan Joint Investment Fund oleh lembaga investasi kedua negara. El-Sisi menegaskan arah kerja sama. Ia berkata, kedua negara sepakat mengubah hubungan agar manfaatnya betul-betul terasa. Selain itu, kedua pemimpin membahas peluang bagi perusahaan Mesir berusaha di Indonesia, dan sebaliknya.

Pembicaraan juga menyentuh payung perdagangan. Mereka membahas rencana Economic Partnership Agreement. Namun, laporan yang ada belum menyebut nilai investasi, tenggat, atau komoditas tertentu.

Pertahanan, Pendidikan, dan Isu Strategis

Bidang pertahanan ikut masuk pembahasan. Kedua negara sepakat memperluas kolaborasi industri pertahanan. Sementara itu, di bidang pendidikan, kedua pemimpin membahas pertukaran mahasiswa dan riset bersama. Laporan lain juga menyebut dukungan bagi warga Indonesia yang menempuh pendidikan di Mesir.

Di luar kerja sama teknis, Prabowo juga mengangkat isu nilai. Ia mengajak menjaga nilai-nilai bersama agar dapat melawan ekstremisme sekaligus Islamofobia. Selain itu, Prabowo mengingatkan peran sejarah Mesir, karena negara itu menjadi yang pertama mengakui kemerdekaan Indonesia.

Yang Masih Belum Jelas

Sebagian besar kerja sama ekonomi, pertahanan, dan pendidikan masih berupa pembahasan atau rencana. Pemerintah belum mengumumkan jadwal pelaksanaan, nilai Joint Investment Fund, maupun rincian proyek pertahanan. Karena itu, publik perlu menunggu dokumen turunan sebelum menilai dampaknya.

Di akhir kunjungan, El-Sisi menyampaikan apresiasi. Ia menegaskan komitmen kedua negara memperkuat kerja sama melalui kesepakatan yang telah dicapai.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • truk-dirusak-massa-kemanggisan-jakarta-barat-dievakuasi-polisi

    5 Truk Dirusak Massa di Kemanggisan, Polisi Sudah Evakuasi Semuanya

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Peristiwa truk dirusak massa menjadi sorotan warganet usai video kondisi lima truk yang terguling dengan kaca pecah dan pintu jebol beredar luas di media sosial. Lokasi kejadian berada di kawasan Kemanggisan, Jakarta Barat, sementara truk-truk tersebut sendiri dikabarkan dibawa serombongan simpatisan yang terlibat kericuhan di Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8) malam. Lima truk colt […]

  • Materai 10.000

    Mitos Materai 10.000: Bukan Penentu Keabsahan Dokumen Perjanjian Anda

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Banyak orang salah mengira bahwa membubuhkan Materai 10.000 pada selembar kertas otomatis membuat perjanjian memiliki kekuatan hukum absolut. Anggapan bahwa Materai 10.000 menjadi syarat sah utama dokumen adalah keliru besar. Faktanya, Materai 10.000 hanyalah bentuk pajak dokumen yang dibayarkan kepada negara, bukan penentu keabsahan sebuah kesepakatan. Banyak pihak kehilangan aset atau terjebak kasus hukum […]

  • Menteri Bahlil

    Siasat Bahlil Lahadalia Amankan Stok BBM: Menakar Peluang dan Risiko Impor Minyak dari Rusia di Tengah Tekanan Global

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Wacana lama yang sempat mendingin kini kembali memanas di meja kerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Menteri Bahlil Lahadalia secara terbuka memberikan sinyal bahwa pemerintah sedang menimbang serius opsi pembelian minyak mentah (crude oil) dari Rusia. Langkah ini bukan sekadar urusan dagang biasa, melainkan strategi bertahan di tengah fluktuasi harga energi dunia […]

  • timnas-indonesia-juara-asean-cup-peringkat-fifa

    Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Peringkat FIFA Siap Melesat

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Kebaruan. Sejarah baru tercipta untuk Timnas Indonesia. Skuad Garuda resmi menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai mengalahkan Thailand lewat drama adu penalti di final, Senin (5/10/2026) malam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Kemenangan ini sekaligus menorehkan trofi internasional pertama Indonesia di luar medali emas SEA Games. Drama 120 Menit Plus Adu […]

  • Prabowo Subianto Terbitkan PP Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam

    Prabowo Subianto Terbitkan PP Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Presiden Prabowo Subianto secara resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) baru yang mengatur tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam pada Rabu (20/5/2026). Kebijakan ini diambil Prabowo Subianto untuk memastikan kekayaan alam Indonesia memberikan dampak maksimal bagi kesejahteraan masyarakat luas. Melalui aturan tersebut, Prabowo Subianto menegaskan bahwa seluruh penjualan ekspor kini harus melalui satu pintu, […]

  • Mahfud MD

    Keraguan Mahfud MD Terhadap Langkah Pemerintah dalam Reformasi Polri

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Mahfud MD secara terbuka menyampaikan keraguan mendalam mengenai komitmen pemerintah untuk melakukan pembenahan di tubuh Polri. Mantan Menko Polhukam ini menilai pemerintah tidak menunjukkan langkah nyata dalam menindaklanjuti rekomendasi dari Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP). Ia menduga ketidakmampuan ini bukan sekadar karena keengganan, melainkan adanya rasa takut dalam menghadapi tantangan di depan mata. Ketegasan […]

expand_less