Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Keuangan & Investasi » Airlangga Hartarto Pacu Ekspor dari Semua Sektor, Ini Strateginya

Airlangga Hartarto Pacu Ekspor dari Semua Sektor, Ini Strateginya

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Pemerintah bersiap tancap gas di sisi ekspor. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan ekspor akan dipacu dari seluruh sektor, termasuk manufaktur. Ia menyampaikannya Senin malam (19/10/2026) usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana. Pembahasan itu muncul di tengah ketidakpastian global dan upaya menjaga pertumbuhan ekonomi hingga akhir 2026.

Apa yang Airlangga Hartarto sampaikan

Menurut Airlangga, rapat dengan presiden membahas angka-angka makro, lalu berlanjut ke cara meningkatkan ekspor. Pemerintah menargetkan semua sektor, tidak hanya komoditas. Untuk itu, pemerintah akan membereskan hambatan yang menekan ekspor lewat jalur debottlenecking.

Satuan tugas khusus menjadi ujung tombaknya. Presiden sudah menugaskan Satgas Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi (Satgas P3M-PPE). Satgas itu menyelesaikan kendala yang dihadapi pelaku usaha saat mengirim barang ke luar negeri.

Angka ekspor Januari sampai Agustus

Data resmi memberi dasar optimisme. Nilai ekspor Januari sampai Agustus 2026 mencapai US$193,64 miliar, naik 4,74%. Neraca perdagangan mencatat surplus US$7,25 miliar, sebagian besar dari sektor nonmigas.

Pada Agustus, ekspor nonmigas tumbuh 7,23% menjadi US$25,62 miliar. Menteri Perdagangan Budi Santoso menilai kinerja perdagangan terus tumbuh positif meski tantangan global besar.

Export gap: peluang di pasar yang sudah ada

Sehari sebelumnya, Airlangga memaparkan hasil pemetaan export gap, yaitu selisih antara nilai ekspor sekarang dan potensi maksimalnya. Pasar ekspor utama Indonesia terkonsentrasi di China, Amerika Serikat, Jepang, dan India.

Peluang terbesar ada di China dengan selisih US$31 miliar, terutama pada mineral dan logam, mesin dan elektronik, kayu, kertas, karet, plastik, serta kimia. Di Amerika Serikat, potensi selisihnya US$14 miliar, termasuk kendaraan. India menawarkan US$10 miliar, sedangkan Jepang US$5,5 miliar dengan peluang pada produk hasil laut dan nabati.

Airlangga menekankan satu hal. Peningkatan ekspor tidak harus lewat pasar baru, tetapi juga lewat pendalaman pasar yang sudah menjadi tujuan.

CEPA sebagai pintu pasar

Selain mendalami pasar lama, pemerintah mendorong perjanjian dagang. IDXChannel melaporkan Airlangga menyoroti percepatan implementasi tiga CEPA. Pemerintah juga mengebut IEU-CEPA dengan Uni Eropa, yang ditargetkan berlaku efektif awal 2027.

Perjanjian semacam itu biasanya menurunkan tarif bea masuk bagi produk Indonesia. Karena itu, pelaku manufaktur dan UMKM berharap bisa menembus pasar baru dengan biaya lebih ringan.

Tantangan yang menunggu

Rencana besar butuh eksekusi. Airlangga sendiri menyoroti industri elektronik yang bergeser ke Malaysia dan Vietnam, yang menurutnya membuat Indonesia tertinggal. Hambatan di lapangan, mulai dari logistik sampai perizinan, juga belum seluruhnya terurai.

Perkembangan berikutnya patut dipantau: hasil kerja Satgas, progres IEU-CEPA, dan data ekspor September yang akan dirilis BPS.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bergerak Melawan Kanker: Panduan Latihan Fisik untuk Pemulihan dan Kualitas Hidup Pasien di Tahun 2026

    Bergerak Melawan Kanker: Panduan Latihan Fisik untuk Pemulihan dan Kualitas Hidup Pasien di Tahun 2026

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Selama bertahun-tahun, saran medis bagi pasien kanker adalah “istirahat total”. Namun, data terbaru yang kami rangkum hingga April 2026 menunjukkan hal sebaliknya: bergerak adalah obat. Sebagai praktisi yang mengamati perjalanan banyak pejuang kanker, saya melihat bagaimana aktivitas fisik yang terukur mampu mengembalikan kontrol atas tubuh yang sempat “hilang” akibat efek samping pengobatan. Data & […]

  • Nilai Rupiah Terkoreksi Hingga Tembus Level Psikologis Baru

    Nilai Rupiah Terkoreksi Hingga Tembus Level Psikologis Baru

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Nilai Rupiah kembali menghadapi tantangan berat pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat (29/5/2026). Pergerakan Nilai Rupiah tercatat sangat fluktuatif terhadap mata uang asing utama, termasuk dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura. Data pasar menunjukkan bahwa nilai rupiah kini menyentuh level yang cukup memprihatinkan jika meninjau rekam jejak historisnya. Banyak pelaku pasar yang merasa khawatir […]

  • Bocoran Terikat Janji Episode 38: Makan Malam Romantis Sena-Davina dan Misi Berbahaya di Apartemen Dipa

    Bocoran Terikat Janji Episode 38: Makan Malam Romantis Sena-Davina dan Misi Berbahaya di Apartemen Dipa

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Antusiasme penonton setia RCTI semakin tidak terbendung menantikan kelanjutan kisah dalam Terikat Janji Episode 38 yang tayang Selasa, 12 Mei 2026. Kehadiran Arya Saloka sebagai Sena yang beradu peran dengan Asha Assuncao sebagai Davina benar-benar menghidupkan suasana layar kaca setelah masa vakum yang cukup lama. Dalam Terikat Janji Episode 38, pemirsa akan menyaksikan momen […]

  • Badai Sentimen Negatif Hari Ini: IHSG Anjlok Parah Nyaris 5%, Cek Daftar Sahamnya!

    Badai Sentimen Negatif Hari Ini: IHSG Anjlok Parah Nyaris 5%, Cek Daftar Sahamnya!

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Lantai bursa efek Indonesia langsung membara menyusul tekanan jual masif yang melanda seluruh instrumen aset ekuitas domestik. Berdasarkan pencatatan sistem perdagangan pada Kamis (4/6/2026) pukul 09.38 WIB, laju pergerakan IHSG anjlok sangat dalam sebesar 249,255 poin. Koreksi ekstrem nyaris lima persen tersebut memaksa indeks acuan nasional mendarat jatuh ke level 5.691,811. Guncangan ini tentu […]

  • Sherly Tjoanda Akui Maluku Utara Kesulitan Bayar Gaji PPPK hingga Akhir 2026

    Sherly Tjoanda Akui Maluku Utara Kesulitan Bayar Gaji PPPK hingga Akhir 2026

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengungkapkan tantangan serius yang tengah dihadapi pemerintah daerah terkait pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI, Sherly Tjoanda menyampaikan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini belum memungkinkan untuk menanggung seluruh kebutuhan penggajian PPPK hingga akhir tahun 2026. Menurutnya, relaksasi belanja […]

  • Klarifikasi PT Salim Ivomas Pratama Terkait Pemeriksaan Pegawai Maybank

    Klarifikasi PT Salim Ivomas Pratama Terkait Pemeriksaan Pegawai Maybank

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Kebaruan.com PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) akhirnya memberikan tanggapan resmi mengenai pemberitaan yang menyeret nama mereka dengan dugaan pemeriksaan pegawai PT Bank Maybank Indonesia Tbk. Melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia pada Senin (15/6/2026), manajemen menjelaskan bahwa perusahaan belum menerima informasi atau konfirmasi resmi dari pihak Maybank. Ketidakjelasan status informasi ini membuat perseroan […]

expand_less