Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Badan Narkotika Nasional Amankan 10 WNI Positif Narkoba Usai Pulang dari Thailand

Badan Narkotika Nasional Amankan 10 WNI Positif Narkoba Usai Pulang dari Thailand

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Badan Narkotika Nasional kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas penyalahgunaan narkotika lintas negara. Melalui operasi khusus yang digelar di Terminal Internasional Bandara Soekarno-Hatta, petugas berhasil mengamankan sejumlah warga negara Indonesia yang terindikasi terlibat dalam penyalahgunaan narkoba setelah kembali dari Bangkok, Thailand.

Operasi yang berlangsung pada Senin (8/6/2026) tersebut menjadi bagian dari langkah intensif aparat dalam memperketat pengawasan terhadap jalur masuk internasional yang berpotensi digunakan untuk peredaran narkotika.

Kegiatan ini juga merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya yang melibatkan dua warga negara Rusia yang diduga membawa narkotika jenis hashish dari Thailand ke Indonesia.

Berawal dari Pengembangan Kasus Warga Rusia

Kepala Badan Narkotika Nasional, Suyudi Ario Seto, menjelaskan bahwa operasi tersebut merupakan hasil penyelidikan lanjutan terhadap dua warga negara Rusia berinisial KK dan SK.

Kedua tersangka sebelumnya diamankan karena diduga membawa hashish dengan berat mencapai 7,8 kilogram bruto dari Thailand.

Dari pengembangan kasus itu, petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah penumpang yang tiba dari Bangkok melalui penerbangan internasional.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada jaringan lain yang ikut terlibat dalam aktivitas penyelundupan maupun penyalahgunaan narkotika.

Sepuluh Penumpang Terbukti Positif

Dalam operasi tersebut, petugas memeriksa total 14 orang yang baru tiba dari Thailand. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 10 orang dinyatakan positif menggunakan zat terlarang.

Tes urine awal menemukan indikasi penggunaan beberapa jenis narkotika, termasuk metamfetamina, THC, amfetamina, hingga kokain.

Sementara itu, empat penumpang lainnya dinyatakan negatif setelah menjalani pemeriksaan yang sama.

Temuan ini menjadi perhatian serius karena menunjukkan masih adanya penyalahgunaan narkotika yang melibatkan pelaku perjalanan internasional.

Petugas Temukan Serbuk Diduga Ketamin

Selain melakukan tes urine, petugas juga memeriksa barang bawaan para penumpang. Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan serbuk seberat sekitar 22 gram yang diduga merupakan ketamin.

Barang tersebut ditemukan dalam koper milik salah satu penumpang berinisial HP.

Penemuan itu langsung menjadi bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan jenis zat yang ditemukan melalui uji laboratorium.

Petugas kini terus mendalami asal-usul barang tersebut serta kemungkinan adanya keterkaitan dengan jaringan peredaran narkoba yang lebih luas.

Pengawasan Bandara Diperketat

Kasus ini menunjukkan bahwa jalur penerbangan internasional masih menjadi salah satu fokus utama pengawasan aparat penegak hukum.

Karena itu, Badan Narkotika Nasional bersama instansi terkait terus meningkatkan koordinasi dalam pengawasan penumpang dan barang bawaan yang masuk ke Indonesia.

Bandara internasional menjadi titik strategis yang memerlukan pengawasan ketat untuk mencegah masuknya narkotika dari luar negeri.

Upaya tersebut tidak hanya bertujuan menindak pelaku, tetapi juga melindungi masyarakat dari dampak buruk penyalahgunaan narkoba.

Komitmen Berantas Narkotika Lintas Negara

Keberhasilan operasi ini memperlihatkan keseriusan Badan Narkotika Nasional dalam memutus rantai peredaran narkotika internasional. Pengungkapan kasus seperti ini menjadi bagian dari strategi besar untuk menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat.

Selain tindakan penegakan hukum, BNN juga terus mendorong edukasi mengenai bahaya narkotika kepada masyarakat. Langkah preventif dinilai sama pentingnya dengan penindakan agar angka penyalahgunaan narkoba dapat ditekan secara berkelanjutan.

Dengan pengawasan yang semakin ketat dan kerja sama lintas lembaga yang terus diperkuat, Badan Narkotika Nasional berharap Indonesia dapat semakin terlindungi dari ancaman peredaran narkotika yang berasal dari jaringan internasional.

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Psg Vs Bayern: Skor Imbang 1-1, Les Parisiens Melaju ke Final Liga Champions 2026

    Hasil Psg Vs Bayern: Skor Imbang 1-1, Les Parisiens Melaju ke Final Liga Champions 2026

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pertandingan sengit Psg Vs Bayern pada leg kedua semifinal Liga Champions baru saja usai dengan hasil imbang 1-1. Hasil imbang dalam laga Psg Vs Bayern ini sudah cukup untuk membawa Les Parisiens melangkah ke partai final impian mereka. Meski bermain di bawah tekanan publik Allianz Arena pada Kamis (7/5/2026), PSG berhasil menjaga keunggulan agregat […]

  • Istri dan Anak Bandar Narkoba Ko Erwin Resmi Ditahan, Bareskrim Polri Incar Aset TPPU!

    Istri dan Anak Bandar Narkoba Ko Erwin Resmi Ditahan, Bareskrim Polri Incar Aset TPPU!

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Langkah tegas diambil Bareskrim Polri dalam memberantas jaringan narkoba kelas kakap asal Nusa Tenggara Barat (NTB). Kali ini, bukan cuma pelakunya yang dikejar, tapi keluarganya juga harus berurusan dengan hukum. Istri dan dua anak dari bandar besar Erwin Iskandar alias Ko Erwin resmi ditahan atas dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Tiba dengan Tangan […]

  • Cara Aktifkan WhatsApp Plus di Android, Gratis Sebulan dan Cuma Rp13.900 per Bulan

    Cara Aktifkan WhatsApp Plus di Android, Gratis Sebulan dan Cuma Rp13.900 per Bulan

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Meta akhirnya resmi meluncurkan WhatsApp Plus di Indonesia — layanan berlangganan berbayar yang hadir dengan sejumlah fitur eksklusif yang tidak ada di versi gratis. Harganya? Rp13.900 per bulan. Tidak terlalu mahal untuk ukuran layanan digital. Dan kabar baiknya, pengguna di Indonesia mendapat kesempatan mencoba seluruh fiturnya secara gratis selama satu bulan penuh tanpa biaya […]

  • Karyawan Vilmei Diduga Kuras Saldo TikTok Rp1,28 Miliar Selama Setahun

    Karyawan Vilmei Diduga Kuras Saldo TikTok Rp1,28 Miliar Selama Setahun

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle firmansyah
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Standar kemiskinan Bank Dunia baru saja bikin heboh jagat maya Indonesia. Angka 64,2% penduduk RI hidup di bawah garis kemiskinan sempat viral lewat infografis Kompas.com. Angka ini memicu pertanyaan besar: benarkah dua pertiga rakyat Indonesia miskin? Jawabannya tidak sesederhana itu, dan penjelasannya justru menarik untuk kita kupas. Duduk perkaranya begini. Data itu berasal dari […]

  • 10 Negara yang Kental dengan Hal-Hal Mistis di Dunia

    10 Negara yang Kental dengan Hal-Hal Mistis di Dunia

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle firmansyah
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Kebaruan. Dunia mistis punya wajah berbeda di setiap sudut bumi. Sebagian kepercayaan lahir dari ajaran leluhur. Sebagian lain tumbuh dari trauma sejarah, lalu berubah jadi legenda. Kepercayaan ini bukan cerita kosong. Di banyak tempat, kepercayaan ini masih memengaruhi cara orang membangun rumah dan merayakan kematian. Berikut daftar negara yang kental dengan hal-hal mistis. Setiap poin […]

  • Apakah Kita Wajib Membayar Admin QRIS Saat Berbelanja? Ini Aturan BI

    Apakah Kita Wajib Membayar Admin QRIS Saat Berbelanja? Ini Aturan BI

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Apakah kita wajib membayar admin QRIS saat berbelanja? Pertanyaan ini semakin sering muncul di benak masyarakat seiring maraknya toko atau warung yang membebankan biaya tambahan kepada konsumen saat bertransaksi menggunakan QRIS. Banyak pedagang secara sepihak menambahkan biaya sekitar 1% hingga 3% dari total belanjaan dengan alasan untuk menutup potongan biaya layanan. Fenomena ini tentu […]

expand_less