Demo Hari Ini di Jakarta: Lokasi, Tuntutan, dan Rute Alternatif
- account_circle Firmansyah
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 44
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kebaruan. Hendak melintas di Jakarta Pusat hari ini? Cek dulu sebelum berangkat. Demo hari ini berlangsung Selasa (20/10/2026) di beberapa titik ibu kota. Polisi memperkirakan kepadatan mulai pukul 10.00 WIB. Aksi mahasiswa itu menandai dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Siapa yang turun ke jalan?
BEM Universitas Indonesia memimpin aksi bersama organisasi mahasiswa dalam Komite Selamatkan Daulat Rakyat (Sadar). Ketua BEM UI Yatalathof Imawan membenarkan rencana itu pada Senin (19/10). Menurutnya, aksi ini bukan sekadar evaluasi kinerja pemerintah. Selain itu, ia menyebut aksi tersebut sebagai wujud kekecewaan terhadap kondisi bangsa.
Sementara itu, kampus lain dalam aliansi menggelar aksi di daerah masing-masing. Mahasiswa Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta, misalnya, ikut turun ke jalan. Sebelumnya, pada 6 sampai 8 Oktober, demo juga berlangsung di Gedung MPR/DPR, menurut MerahPutih.
Kenapa memilih 20 Oktober?
Tanggal itu bertepatan dengan dua tahun pelantikan presiden dan wakil presiden. Sebelum turun ke jalan, BEM UI membuka penjaringan aspirasi masyarakat sejak 9 Oktober. Hasil survei itu menjadi dasar tuntutan mahasiswa. Karena itu, daftar tuntutan memuat banyak isu yang warga rasakan langsung, mulai dari asap karhutla sampai biaya layanan publik.
Di mana dan kapan aksi berlangsung?
Aksi berjalan dua tahap. Pada tahap pertama, mahasiswa menggelar aksi simbolik di Tugu Proklamasi, Menteng, pukul 09.00 WIB. Setelah itu, aksi massa pindah ke Tugu Tani, Jalan Menteng Raya, pukul 15.00 WIB.
Di sisi lain, aparat memperluas pantauan. Dishub DKI menyebut enam kawasan rawan padat: Monas, Tugu Tani, Gedung DPR/MPR, UKI Cawang, Bundaran Senayan, dan Rawamangun. Polda Metro Jaya meminta pengendara mengantisipasi kepadatan mulai pukul 10.00 WIB sampai aksi selesai. Catat satu hal: jam itu bukan jadwal mahasiswa, melainkan patokan polisi untuk lalu lintas.
Apa tuntutan mahasiswa?
Komite Sadar membawa lima tuntutan. Pertama, mereka meminta pemerintah menetapkan karhutla dan banjir sebagai bencana nasional, memulihkan kesehatan warga, dan menindak korporasi yang bertanggung jawab. Kedua, mereka mendesak perbaikan tata kelola ekonomi dan pemulihan kepercayaan pasar. Ketiga, mereka menolak pembatasan kebebasan berpendapat. Keempat, mereka menuntut pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme. Terakhir, mereka meminta penurunan biaya pendidikan, kesehatan, dan layanan publik.
Sehari sebelumnya, daftar tuntutan final belum lengkap. Namun, pagi ini daftar lima tuntutan itu sudah beredar.
Jalan yang sebaiknya Anda hindari
Hindari Monas, Jalan Sudirman-Thamrin, dan sekitar DPR/MPR di Senayan. Dishub menyiagakan 60 personel untuk mengatur arus. Karena itu, rute alternatif berikut layak Anda coba:
- Dari Jakarta Selatan lewat Jalan Tendean, ambil Jalan HR Rasuna Said, lalu HOS Cokroaminoto menuju kawasan Tugu Tani dan Monas.
- Dari Jakarta Timur, lewati Jalan Jatinegara dan Kramat Raya.
- Dari Senen ke Harmoni, pilih Jalan Gunung Sahari, Budi Utomo, Lapangan Banteng Utara, Katedral, dan Veteran.
- Dari Cawang ke Slipi atau Tomang, ambil Jalan MT Haryono, Gatot Subroto, dan Patal Senayan.
Di luar Jakarta, Polresta Tangerang memperketat penjagaan di stasiun dan jalan tol agar pelajar tidak ikut demo bersama BEM UI, menurut MerahPutih.
Tips untuk warga
Pertama, cek rute bus dan KRL sebelum berangkat. Kedua, bawa air minum dan power bank bila harus melintas di sekitar area aksi. Selain itu, ikuti arahan petugas di lapangan. Jika situasi memanas, jauhi kerumunan dan cari jalan lain. Terakhir, pantau akun TMC Polda Metro Jaya dan Dishub DKI, sebab kondisi lapangan bisa berubah cepat.
- Penulis: Firmansyah

