Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Keuangan & Investasi » DPR Sahkan Anggaran APBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

DPR Sahkan Anggaran APBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 56 menit yang lalu
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta Kebaruan. Ketukan palu Ketua DPR RI Puan Maharani menandai babak baru anggaran APBN 2027. Dewan Perwakilan Rakyat resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna hari ini.

“Apakah RUU APBN 2027 dapat disetujui untuk disahkan menjadi Undang-Undang?” tanya Puan kepada anggota sidang yang hadir. Serentak, anggota DPR menjawab, “Setuju.”

Puan mengulang pertanyaan sekali lagi untuk memastikan kesepakatan bulat. Setelah jawaban “Setuju” kembali bergema di ruang sidang, ia mengetuk palu dan mengucapkan terima kasih.

Angka Naik dari Rancangan Awal

Dalam anggaran APBN 2027 yang disahkan, pendapatan negara disepakati sebesar Rp3.435,10 triliun, sementara belanja negara mencapai Rp4.106,26 triliun. Kedua angka ini naik dibandingkan versi Nota Keuangan (NK) dan RAPBN 2027 sebelumnya, yang masing-masing tercatat Rp3.426,03 triliun untuk pendapatan dan Rp4.097,19 triliun untuk belanja.

Ketua Badan Anggaran DPR, Said Abdullah, menegaskan kenaikan ini tidak mengubah target defisit. “Terdapat kenaikan pendapatan dan belanja negara, akan tetapi tidak mengubah target defisit RAPBN 2027. Target defisit kami pertahankan 2,4% PDB untuk memastikan kemampuan maksimal RAPBN 2027 menjalankan fungsi anggaran dan tetap memegang prinsip kehati-hatian,” ujarnya.

Kenapa Belanja Naik?

Said menjelaskan, tambahan belanja negara ini ditujukan untuk menopang berbagai program kerja prioritas nasional. Untuk menutup kenaikan itu, DPR dan pemerintah sepakat menaikkan target pendapatan negara lewat dua jalur: perpajakan dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Dengan demikian, kenaikan belanja negara tidak kita bebankan ke pembiayaan utang,” tambahnya.

Ia menekankan, kenaikan pendapatan dari sektor perpajakan lebih ditumpukan pada pembenahan tata kelola, penegakan hukum, pemanfaatan teknologi, serta pertumbuhan perpajakan alamiah seiring ekonomi yang tumbuh tinggi. Meski begitu, Said mewanti-wanti agar perluasan basis pemajakan tetap berhati-hati, supaya tidak membebani kehidupan ekonomi rakyat.

“Meningkatnya jumlah belanja harus segera disertai tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas belanja negara. Setiap rupiah yang dibelanjakan harus dapat diukur baik dari sisi output maupun dari sisi outcome dari berbagai sektor,” jelasnya.

Rincian Postur Anggaran APBN 2027

Pendapatan Negara: Rp3.435,10 triliun

  • Penerimaan perpajakan: Rp2.911,95 triliun (pajak Rp2.593,35 triliun, kepabeanan dan cukai Rp318,60 triliun)
  • Penerimaan negara bukan pajak (PNBP): Rp522,48 triliun
  • Penerimaan hibah: Rp66 miliar

Belanja Negara: Rp4.106,26 triliun

Belanja pemerintah pusat: Rp3.371,26 triliun (belanja K/L Rp1.556,89 triliun, belanja non-K/L Rp1.814,36 triliun)
Transfer ke daerah: Rp735 triliun

Pembiayaan negara: Rp671,2 triliun
Defisit: 2,40% terhadap PDB

Asumsi Makro yang Jadi Dasar Perhitungan

Anggaran APBN 2027 disusun berdasarkan sejumlah asumsi ekonomi makro, di antaranya pertumbuhan ekonomi 6%, inflasi 2,5%, nilai tukar rupiah Rp17.500 per dolar AS, dan suku bunga SBN 10 tahun sebesar 6,9%. Untuk sektor energi, harga minyak mentah Indonesia diasumsikan US$75 per barel, dengan lifting minyak 612,5 ribu barel per hari dan lifting gas 954 ribu barel per hari.

Target Kesejahteraan yang Diharapkan Tercapai

Selain angka fiskal, APBN 2027 juga menetapkan sejumlah indikator kesejahteraan sebagai tolok ukur keberhasilan. Tingkat pengangguran terbuka ditargetkan 4,30-4,87%, tingkat kemiskinan 6,0-6,5%, dan tingkat kemiskinan ekstrem 0-0,5%.

Pemerintah juga menargetkan penciptaan lapangan kerja formal sebanyak 2,57-3,49 juta orang, dengan proporsi lapangan kerja formal mencapai 40,81%. Untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat, GNI per kapita ditargetkan US$5.800–5.840 atau setara dengan Rp98,54–99,22 juta.

Indikator lain yang turut masuk dalam target meliputi indeks Gini 0,360-0,365, indeks modal manusia 0,575, indeks kesejahteraan petani 0,8308, penurunan intensitas gas rumah kaca (GRK) 39,57, serta indeks kualitas lingkungan hidup 76,84.

Dengan disahkannya anggaran APBN 2027 ini, pemerintah kini punya landasan hukum resmi untuk menjalankan program-program prioritas nasional sepanjang tahun depan, sekaligus dituntut untuk membuktikan bahwa setiap rupiah belanja negara benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim SAR Pecahkan Kaca Kapal Virgo, Temukan Banyak Jasad Terjebak di Kamar Penumpang Play Button

    Tim SAR Pecahkan Kaca Kapal Virgo, Temukan Banyak Jasad Terjebak di Kamar Penumpang

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kebaruan. Kaca-kaca jendela kamar penumpang Kapal Virgo pecah satu per satu. Di baliknya, tim penyelam gabungan menemukan puluhan jasad yang masih terjebak di dalam bangkai kapal yang tenggelam di Laut Jawa itu. Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, memastikan pencarian kini terpusat di badan kapal, khususnya kamar-kamar penumpang. Sebagai SAR Mission Coordinator, […]

  • Langkah Terhenti, Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026

    Langkah Terhenti, Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Langkah perjuangan Timnas Indonesia di ajang Piala AFF U-19 2026 resmi terhenti di babak semifinal. Bermain di Stadion Utama Sumatera Utara pada Kamis (11/6/2026) malam, Indonesia menelan kekalahan tipis dari Australia. Hasil ini sekaligus memastikan Indonesia gagal mempertahankan gelar juara tahun ini. Pertandingan yang Ketat Pelatih menurunkan Mathew Baker yang kembali bergabung setelah memperkuat […]

  • 10 Destinasi Jakarta yang Cocok untuk Liburan Anak dan Keluarga

    10 Destinasi Jakarta yang Cocok untuk Liburan Anak dan Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Mencari tempat liburan yang pas untuk anak dan seluruh anggota keluarga di Jakarta sebenarnya tidak terlalu sulit. Kota ini menyimpan banyak pilihan, mulai dari taman hiburan bertema, kebun binatang, sampai museum yang dikemas interaktif agar anak-anak tidak cepat bosan. Berikut 10 rekomendasi yang layak masuk daftar liburan Anda. 1. Ancol Taman Impian Kawasan rekreasi […]

  • Waspada Ancaman Hantavirus di Tangerang: Kenali Gejala dan 10 Cara Jitu Mencegahnya

    Waspada Ancaman Hantavirus di Tangerang: Kenali Gejala dan 10 Cara Jitu Mencegahnya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Dinas Kesehatan Kota Tangerang menerbitkan imbauan resmi medis agar seluruh lapisan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman patogen berbahaya. Otoritas kesehatan wilayah tersebut meminta warga mengantisipasi penyebaran agen infeksius Hantavirus dengan menjaga higienitas lingkungan secara ketat. Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menjelaskan bahwa kelompok patogen ini memicu gangguan kesehatan yang sangat serius pada […]

  • Tren Utang Negara Kuartal I-2026: Pertumbuhan Melambat dan Struktur Finansial Semakin Sehat

    Tren Utang Negara Kuartal I-2026: Pertumbuhan Melambat dan Struktur Finansial Semakin Sehat

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Utang Negara atau posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada kuartal I-2026 menunjukkan tren pertumbuhan yang melambat. Bank Indonesia (BI) mencatat total pembiayaan luar negeri kita mencapai USD 433,4 miliar atau setara Rp 7.653 triliun. Secara tahunan, angka ini hanya tumbuh 0,8 persen. Rasio ini melambat cukup signifikan jika kita bandingkan dengan pertumbuhan kuartal […]

  • Bahaya Sering Mengonsumsi Makanan Siap Saji bagi Kesehatan

    Bahaya Sering Mengonsumsi Makanan Siap Saji bagi Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kebiasaan sering mengonsumsi makanan siap saji atau fast food kini menjadi tantangan kesehatan yang nyata bagi banyak orang. Kepraktisan yang ditawarkan seringkali membuat kita mengabaikan kandungan nutrisi di dalamnya. Padahal, makanan ini umumnya mengandung tinggi natrium, lemak jenuh, serta kalori berlebih yang kurang baik bagi organ tubuh. Jika pola makan ini terus dipertahankan dalam […]

expand_less