Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Peta Musim Kemarau Masih Membayangi, Ini Prediksi Hujan September 2026 dari BMKG

Peta Musim Kemarau Masih Membayangi, Ini Prediksi Hujan September 2026 dari BMKG

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • visibility 365
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Sebagian besar wilayah Indonesia bakal tetap kering sepanjang September mendatang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peta prediksi curah hujan terbaru. Tim BMKG memperbarui data ini pada 1 Agustus 2026 menggunakan model ECMWF-cor.

Warna cokelat gelap mendominasi peta, membentang dari Sumatra bagian timur, Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi. Warna ini menandai kategori curah hujan rendah, berkisar 0 sampai 100 milimeter sebulan. Kalau kamu tinggal di wilayah-wilayah ini, siap-siap saja menghadapi udara kering hingga akhir September.

Wilayah Mana Saja yang Masih Basah?

Tidak semua daerah bernasib sama. Pesisir barat Sumatra, khususnya sekitar Aceh dan Sumatra Utara, menunjukkan gradasi warna hijau kekuningan. Curah hujan di sana diprediksi masuk kategori menengah hingga tinggi, berkisar 150 sampai 400 milimeter.

Papua bagian utara dan timur menunjukkan pola serupa. Zona kuning kehijauan membentang jelas di sepanjang pesisir. Warna gelap justru mendominasi Papua bagian tengah, menandakan potensi hujan yang jauh lebih rendah.

Kenapa Curah Hujan Antarwilayah Bisa Beda Jauh?

Fenomena ini wajar terjadi setiap tahun. Angin muson dan pola sirkulasi udara membuat sebagian wilayah barat dan selatan Indonesia memasuki puncak kemarau. Sementara itu, wilayah utara khatulistiwa masih menerima pasokan uap air besar dari Samudra Pasifik.

Buat kamu yang penasaran soal skala kategori di peta ini, BMKG membagi tujuh tingkatan. Kategori rendah mencakup 0-20, 20-50, dan 50-100 milimeter. Kategori menengah meliputi 100-150, 150-200, dan 200-300 milimeter. Kategori tinggi terdiri dari 300-400 dan 400-500 milimeter. Kategori sangat tinggi mencakup angka di atas 500 milimeter.

Rincian Prediksi per Wilayah

Sumatra

Aceh dan Sumatra Utara bagian barat tampil paling basah di antara pulau-pulau besar lain. Warna hijau kekuningan menutupi kawasan Nias hingga pesisir barat Aceh. Curah hujan di sana diperkirakan mencapai 150-400 milimeter. Sumatra bagian tengah dan selatan justru sebaliknya. Riau, Jambi, Sumatra Selatan, dan Lampung tetap berwarna cokelat gelap, kategori rendah di kisaran 0-100 milimeter.

Jawa

Hampir seluruh Pulau Jawa terlihat cokelat gelap pekat di peta, dari Banten sampai Jawa Timur. Wilayah ini masuk kategori curah hujan paling rendah, kemungkinan besar di bawah 50 milimeter sepanjang September. Warga Jawa perlu bersiap menghadapi puncak kemarau yang masih terasa cukup panjang.

Kalimantan

Kalimantan bagian utara menunjukkan warna oranye kekuningan, tanda kategori menengah. Area ini mencakup Kalimantan Utara dan perbatasan Kalimantan Timur. Kalimantan Barat, Tengah, dan Selatan justru tampil lebih gelap, menandakan kondisi lebih kering.

Sulawesi

Sulawesi Utara dan sebagian Gorontalo tampak lebih terang dibanding wilayah selatan pulau ini, mengarah ke kategori menengah. Sulawesi Selatan dan Tenggara justru berwarna gelap, konsisten dengan pola kemarau yang lebih kuat di kawasan selatan.

Maluku dan Maluku Utara

Wilayah kepulauan ini menampilkan variasi warna cukup beragam, dari oranye di beberapa titik hingga cokelat gelap di area lain. Maluku Utara secara umum sedikit lebih basah dibanding Maluku bagian selatan menjelang Laut Banda.

Papua

Papua jadi salah satu wilayah dengan kontras paling mencolok di peta. Bagian utara dan timur, terutama di sekitar pesisir Pasifik, menunjukkan warna hijau kekuningan tanda curah hujan tinggi. Papua bagian tengah dan selatan kembali ke warna cokelat gelap, kategori rendah.

Nusa Tenggara dan Bali

Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur konsisten berwarna gelap di seluruh peta. Ketiganya masuk kategori curah hujan rendah. Wilayah ini memang secara historis selalu masuk kelompok daerah terkering di Indonesia saat periode September.

Kalau kamu butuh angka spesifik untuk kabupaten atau kota tempat tinggalmu, cara paling akurat adalah mengunjungi situs resmi BMKG atau aplikasi Info BMKG. Peta ini menampilkan gambaran umum per zona, bukan detail per titik koordinat.

Manfaat Praktis Data Ini Buat Aktivitas Harian

Data semacam ini bukan sekadar angka statistik belaka. Petani bisa memanfaatkannya untuk menentukan waktu tanam paling tepat, terutama di wilayah yang masih kering sampai September. Pengelola bendungan dan irigasi pun bisa mengatur strategi distribusi air lebih matang, mengingat suplai hujan alami masih terbatas di banyak daerah.

Bagi masyarakat umum, informasi ini juga berguna untuk menyiapkan rencana perjalanan atau aktivitas outdoor. Wilayah dengan kategori curah hujan rendah cenderung lebih aman untuk kegiatan luar ruangan. Daerah dengan potensi hujan menengah hingga tinggi tetap perlu mewaspadai risiko genangan atau banjir lokal.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekayasa Lalu Lintas Proyek MRT Jakarta Area Harmoni Dimulai

    Rekayasa Lalu Lintas Proyek MRT Jakarta Area Harmoni Dimulai

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Para pengguna jalan yang sering melintasi pusat ibu kota harus bersiap menghadapi penyesuaian rute perjalanan yang cukup signifikan. PT MRT Jakarta (Perseroda) menerapkan rekayasa lalu lintas proyek MRT Jakarta Fase 2A CP202 di sekitar area Stasiun Harmoni mulai hari ini, 25 Mei hingga 27 September 2026 mendatang. Kebijakan ini berfokus pada pengalihan arus kendaraan […]

  • Strategi Koperasi Desa Merah Putih 2026: Mengubah Wajah Ekonomi Desa dari Teori ke Realitas

    Strategi Koperasi Desa Merah Putih 2026: Mengubah Wajah Ekonomi Desa dari Teori ke Realitas

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Memasuki pertengahan April 2026, proyek ambisius pemerintah untuk mengoperasikan 25.000 unit Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menemui babak baru. Berita hari ini mencatat dua sisi mata uang yang krusial bagi masa depan ekonomi desa: Lowongan Kerja Besar-besaran: Pemerintah melalui Satgas Pembentukan Kopdes Merah Putih baru saja membuka rekrutmen untuk 30.000 manajer profesional. Langkah ini […]

  • Harga Minyak Dunia Hari Ini Naik, WTI dan Brent Sama-sama Menguat

    Harga Minyak Dunia Hari Ini Naik, WTI dan Brent Sama-sama Menguat

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Buat kamu yang rutin memantau harga komoditas energi, ada pergerakan menarik untuk dicatat hari ini. Harga minyak dunia hari ini, Selasa 30 Juni 2026, kompak bergerak naik setelah sempat melandai dalam beberapa hari terakhir. Dua acuan harga minyak utama dunia — WTI dan Brent — sama-sama mencatat kenaikan dibanding posisi kemarin. Minyak mentah WTI […]

  • Panduan Menjelajahi Gunung Leuser 2026: Rute Trekking, Pilihan Transportasi, dan Estimasi Anggaran Riil

    Panduan Menjelajahi Gunung Leuser 2026: Rute Trekking, Pilihan Transportasi, dan Estimasi Anggaran Riil

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Gunung Leuser berdiri megah sebagai benteng terakhir bagi keanekaragaman hayati paling memukau di dunia. Berada di dalam kawasan Taman Nasional Ekosistem Leuser yang membentang dari Aceh hingga Sumatra Utara, puncak ini menawarkan petualangan mentah yang sangat menantang bagi para penjelajah sejati. Data registrasi dari balai taman nasional sepanjang paruh pertama 2026 menunjukkan peningkatan minat […]

  • Update Harga Perak Antam 12 Mei 2026: Nilai Investasi Stagnan di Level Rp47.000 per Gram

    Update Harga Perak Antam 12 Mei 2026: Nilai Investasi Stagnan di Level Rp47.000 per Gram

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Laju harga perak murni batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menunjukkan pergerakan yang stagnan pada perdagangan Selasa, 12 Mei 2026 pagi. Berdasarkan rilis data terbaru dari situs resmi Logam Mulia, harga perak hari ini menetap di posisi Rp47.000 per gram. Angka ini tidak bergeming jika kita bandingkan dengan posisi penutupan pada pekan sebelumnya. […]

  • Badai Sentimen Negatif Hari Ini: IHSG Anjlok Parah Nyaris 5%, Cek Daftar Sahamnya!

    Badai Sentimen Negatif Hari Ini: IHSG Anjlok Parah Nyaris 5%, Cek Daftar Sahamnya!

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Lantai bursa efek Indonesia langsung membara menyusul tekanan jual masif yang melanda seluruh instrumen aset ekuitas domestik. Berdasarkan pencatatan sistem perdagangan pada Kamis (4/6/2026) pukul 09.38 WIB, laju pergerakan IHSG anjlok sangat dalam sebesar 249,255 poin. Koreksi ekstrem nyaris lima persen tersebut memaksa indeks acuan nasional mendarat jatuh ke level 5.691,811. Guncangan ini tentu […]

expand_less