Penyebab Sariawan Mulut: Dari Tergigit sampai Kurang Zat Besi
- account_circle Firmansyah
- calendar_month 18 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kebaruan. Penyebab sariawan mulut yang paling sering adalah cedera kecil di dalam mulut. Cedera ringan pada jaringan mulut disebut sebagai pemicu paling umum. Selain itu, stres, kurang nutrisi, dan kondisi medis tertentu ikut berperan. Sering kali penyebabnya tidak tunggal, melainkan gabungan beberapa faktor. alodokter
Seberapa Umum Sariawan?
Sariawan termasuk penyakit mukosa mulut yang paling sering ditemui. Sebuah tinjauan menyebut kondisi ini memengaruhi sekitar 20% populasi. Secara medis, sariawan dikenal sebagai stomatitis aftosa. Bila kambuh terus, dokter menyebutnya stomatitis aftosa rekuren (SAR). ukwms
Sariawan bisa menyerang siapa saja, tetapi lebih sering terjadi pada perempuan, remaja, dan anak-anak. Lukanya biasanya bulat atau oval, berbatas merah, dengan dasar kuning keabuan. alodokter
Penyebab Sariawan yang Paling Sering
- Cedera di dalam mulut. Contohnya tergigit, tergores kawat gigi atau gigi patah, dan mulut terbakar makanan atau minuman panas. alodokter
- Stres psikologis. Stres tercatat sebagai pemicu terbanyak. Dalam satu penelitian yang dikutip, stres memicu sekitar 38% kasus. ukwms
- Kekurangan nutrisi. Asupan zat besi, vitamin B12, vitamin C, dan zinc yang kurang bisa memicu sariawan. Nutrisi tercatat sebagai pemicu kedua, sekitar 25% kasus. Asam folat juga sering disebut dalam kaitan ini. alodokter
- Alergi dan iritasi. Produk perawatan gigi seperti obat kumur, atau kosmetik, bisa memicu reaksi. Makanan tertentu juga bisa jadi pemicu. alodokter
- Obat-obatan dan terapi. Beta-blocker, imunosupresan, dan obat antiinflamasi nonsteroid termasuk yang dikaitkan dengan sariawan. Kemoterapi dan radiasi juga bisa memicunya. alodokter
- Penyakit tertentu. Penyakit Behçet, HIV/AIDS, Crohn, dan lupus termasuk di dalamnya. Kalau sariawan sangat sering muncul, penyakit dasar perlu dicurigai. alodokter
- Faktor hormon dan keturunan. Data penelitian menunjukkan sariawan berulang lebih sering pada perempuan. Satu studi mencatat 47,6% pada perempuan dibanding 21,3% pada laki-laki. Riwayat keluarga juga sering muncul dalam kasus kambuhan. ukwms
Perlu dicatat, para peneliti belum menemukan satu penyebab pasti. Sebagian literatur menyebut penyebab lesi masih belum diketahui dengan jelas, hanya diduga terkait obat, penyakit sistemik, dan kebersihan mulut yang buruk. yarsi
Sariawan Mulut atau Herpes Oral?
Keduanya mirip, tetapi berbeda. Herpes oral biasanya muncul di sisi luar bibir dan mudah menular. Sariawan umumnya muncul di dalam mulut dan tidak menular. alodokter
Herpes oral disebabkan virus herpes simpleks tipe 1 (HSV-1). Penularannya lewat kontak langsung, misalnya ciuman atau berbagi alat makan. Jadi, sariawan biasa aman untuk berbagi ruang dengan orang lain, sedangkan luka herpes butuh kehati-hatian. antaranews
Berapa Lama Sembuh?
Lesi sariawan bisa sembuh sendiri dalam 7 sampai 14 hari. Selama itu, hindari makanan pedas, asam, atau keras. Sikat gigi dengan bulu lembut, dan jaga asupan nutrisi. yarsi
Kapan Harus ke Dokter
Segera periksa bila:
- Luka tidak sembuh setelah dua minggu;
- sariawan sangat besar atau sangat sering kambuh;
- muncul demam, nyeri hebat, atau sulit menelan;
- Luka disertai gejala di bagian tubuh lain.
Dokter atau dokter gigi bisa mengecek kadar nutrisi dan mencari penyakit penyerta. Untuk sariawan yang terus muncul, pemeriksaan darah sering menjadi langkah awal.
- Penulis: Firmansyah
