PTN dengan Peminat Terbanyak 2026, UI dan UPI Rebut Posisi Puncak
- account_circle Firmansyah
- calendar_month 56 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kebaruan. PTN dengan peminat terbanyak selalu jadi bahan perbincangan hangat setiap tahun, apalagi menjelang musim pendaftaran mahasiswa baru. Data terbaru SNBP dan SNBT 2026 mengungkap pola menarik, dua jalur seleksi ini ternyata melahirkan juara yang berbeda di posisi puncak.
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memimpin jalur SNBP dengan 53.311 peminat, sementara Universitas Indonesia (UI) justru mendominasi jalur SNBT dengan jumlah peminat mencapai 100.253 orang. Perbedaan ini menunjukkan preferensi calon mahasiswa yang berbeda tergantung jalur seleksi yang mereka pilih.
Persaingan Ketat di Jalur SNBP 2026
Di jalur SNBP, UPI berhasil mengungguli Universitas Negeri Semarang (UNESA) yang menempati posisi kedua dengan selisih tipis, hanya 74 peminat saja. Universitas Padjadjaran (UNPAD) menyusul di posisi ketiga dengan 48.933 peminat, diikuti Universitas Diponegoro (UNDIP) dan Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang melengkapi lima besar.
Posisi enam hingga sepuluh diisi Universitas Brawijaya (UB), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Sumatera Utara (USU), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Indonesia (UI) yang justru berada di posisi buncit jalur SNBP dengan 35.118 peminat.
UI Dominasi Jalur SNBT dengan Selisih Jauh
Berbeda dengan SNBP, jalur SNBT justru dikuasai penuh oleh UI dengan jumlah peminat fantastis, 100.253 orang. Angka ini bahkan hampir 9.000 lebih banyak dibanding posisi kedua yang ditempati Universitas Sebelas Maret (UNS) dengan 91.611 peminat.
Universitas Gadjah Mada (UGM) melengkapi tiga besar dengan 84.637 peminat, disusul UNDIP dan UB di posisi empat dan lima. Menariknya, UNPAD yang mendominasi posisi tiga besar SNBP justru turun ke peringkat enam di jalur SNBT.
Sisa posisi tujuh sampai sepuluh diisi Universitas Airlangga (UNAIR), UNESA, IPB, dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang menutup daftar dengan 63.003 peminat.
Kenapa Data Peminat SNBP dan SNBT Bisa Berbeda?
Perbedaan signifikan antara dua daftar ini sebenarnya wajar terjadi, mengingat karakteristik jalur seleksinya memang berbeda. Beberapa faktor yang memengaruhi perbedaan ini meliputi:
- Jalur SNBP mengandalkan nilai rapor dan prestasi akademik selama sekolah, sehingga lebih diminati siswa dengan rekam jejak nilai konsisten.
- Jalur SNBT mengandalkan hasil Tes Potensi Skolastik (TPS), memberi kesempatan lebih luas bagi siswa yang ingin membuktikan kemampuan lewat ujian langsung.
- Kuota per jalur di masing-masing kampus juga berbeda, memengaruhi seberapa besar peluang diterima yang akhirnya menarik minat pendaftar.
- Reputasi kampus di bidang tertentu, seperti UPI yang kuat di bidang pendidikan, cenderung menarik pendaftar lewat jalur prestasi akademik.
Tips Memilih Jalur Sesuai Kekuatan Kamu
Melihat data ini, ada beberapa pertimbangan yang bisa membantu calon mahasiswa menentukan strategi pendaftaran:
- Punya nilai rapor konsisten dan prestasi non-akademik? Jalur SNBP bisa jadi peluang lebih besar.
- Lebih percaya diri dengan kemampuan tes tertulis? Fokuskan persiapan matang untuk jalur SNBT.
- Cek rasio keketatan di kampus incaran, bukan cuma jumlah peminat totalnya saja.
- Siapkan strategi cadangan, mengingat kampus dengan peminat tinggi otomatis punya tingkat persaingan yang jauh lebih ketat.
Data PTN dengan peminat terbanyak ini jadi gambaran nyata betapa ketatnya persaingan masuk perguruan tinggi negeri di Indonesia. Memahami karakteristik masing-masing jalur seleksi bisa membantu calon mahasiswa menyusun strategi pendaftaran yang lebih realistis dan terukur.
- Penulis: Firmansyah
