Punya anak usia sekolah tapi kondisi ekonomi keluarga masih terbatas? Sekolah Rakyat bisa jadi jawaban yang selama ini banyak orang cari. Program inisiatif Presiden Prabowo ini menyediakan pendidikan gratis lengkap dengan asrama. Fasilitasnya mencakup makan tiga kali sehari, seragam, dan buku, khusus untuk anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Berapa Banyak dan di Mana Saja Titik Lokasinya?
Total ada 97 titik Sekolah Rakyat yang pemerintah siapkan, tersebar di 34 provinsi se-Indonesia. Dari jumlah itu, 67 titik sudah siap 100 persen menampung siswa.
Beberapa lokasi yang sudah pasti buka antara lain Bekasi, Cilacap, Brebes, Sukoharjo, dan Rembang di Pulau Jawa. Di luar Jawa, ada Kuansing, Surabaya, Papua, hingga Aceh Subulussalam yang juga masuk daftar. Tiap sekolah menargetkan daya tampung sampai 1.000 siswa. Cakupannya meliputi jenjang SD, SMP, dan SMA dalam satu kawasan terpadu.
Menariknya, tahun ajaran 2026/2027 sudah mulai berjalan di sejumlah lokasi. Ribuan siswa di Jawa Tengah bahkan sudah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejak akhir Juli 2026. Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Bandung juga menggelar MPLS gelombang kedua pada 5 Agustus 2026.
Kenapa Tidak Ada Pendaftaran Online Terbuka Secara Nasional?
Ini bagian yang sering bikin bingung calon peserta. Berbeda dari sekolah umum yang biasanya buka jalur pendaftaran online mandiri, Sekolah Rakyat justru pakai pendekatan berbeda. Sistem yang berjalan bersifat jemput bola, artinya petugas Dinas Sosial (Dinsos) mendatangi langsung keluarga-keluarga yang masuk kategori prioritas.
Keluarga yang jadi sasaran biasanya sudah tercatat di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Kelompok ini khususnya masuk kategori Desil 1 dan Desil 2. Dua desil ini merepresentasikan kelompok ekonomi paling rentan di Indonesia.
Bagaimana Kalau Merasa Layak Tapi Belum Terdata?
Jangan langsung menyerah kalau petugas belum pernah datang ke rumahmu. Keluarga yang merasa memenuhi kriteria tetap bisa proaktif menghubungi Dinas Sosial kabupaten/kota setempat, atau berkoordinasi dengan pendamping sosial di wilayah tempat tinggal.
Petugas nantinya melakukan serangkaian proses: pengecekan data, penjangkauan, asesmen, hingga verifikasi lapangan. Proses ini menyesuaikan mekanisme yang berlaku di masing-masing daerah. Bisa saja ada sedikit perbedaan antara satu kabupaten dengan kabupaten lain.
Beberapa daerah juga menyediakan opsi pendaftaran lewat portal sekolahrakyat.kemensos.go.id. Di sana, orang tua bisa mengisi data diri anak dan memilih lokasi Sekolah Rakyat terdekat. Selanjutnya, tinggal unggah dokumen pendukung seperti Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, dan surat pernyataan kesediaan orang tua. Setelah proses ini, tim Kemensos tetap melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kondisi ekonomi keluarga benar-benar sesuai kriteria.
Syarat yang Wajib Dipenuhi
Ada beberapa syarat dasar yang perlu keluarga siapkan sebelum mengajukan diri:
- Keluarga membuktikan status Warga Negara Indonesia lewat KK dan KTP orang tua
- Prioritas ekonomi, khusus keluarga miskin atau miskin ekstrem yang masuk DTSEN, umumnya Desil 1 atau Desil 2
- Usia sesuai jenjang: SD (6-12 tahun), SMP (13-15 tahun), SMA (16-18 tahun)
- Komitmen orang tua, lewat surat pernyataan bahwa anak akan bersekolah sampai lulus, tanpa putus di tengah jalan
- Kondisi kesehatan, karena bakal ada pemeriksaan gratis untuk memastikan fisik dan gizi siswa siap menjalani kehidupan asrama
Status Penerimaan Beda-beda Tiap Daerah
Penting kamu pahami, status buka-tutup pendaftaran Sekolah Rakyat tidak seragam di seluruh Indonesia. Proses penjangkauan dan pemenuhan kuota berjalan sesuai kondisi masing-masing daerah dan lokasi sekolah.
Memasuki Agustus 2026, kurang tepat kalau menganggap pendaftaran masih terbuka serentak secara nasional. Sebagian sekolah memang sudah memulai tahun ajaran baru. Meski begitu, orang tua yang punya anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa menghubungi Dinsos setempat. Tanyakan kemungkinan penjangkauan lanjutan atau pengusulan calon peserta didik untuk periode berikutnya.
Yang Perlu Diingat Sebelum Mendaftar
Seluruh proses Sekolah Rakyat, mulai dari verifikasi sampai penerimaan siswa, berjalan tanpa biaya sedikit pun. Menteri Sosial sendiri sudah menegaskan hal ini secara langsung. Jadi, kalau ada pihak yang menawarkan “bantuan kelulusan” dengan imbalan uang, itu jelas patut kamu curigai sebagai penipuan.
Data yang akurat jadi kunci utama akses masuk ke program ini. Sebelum mengajukan diri, ada baiknya keluarga memastikan status pendataan di DTSEN sudah benar dan terbaru, supaya proses verifikasi berjalan lancar tanpa hambatan administratif yang tidak perlu.
