Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » Siapa Wiji Thukul? Penyair Rakyat yang Hilang pada 1998

Siapa Wiji Thukul? Penyair Rakyat yang Hilang pada 1998

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Wiji Thukul adalah penyair dan aktivis prodemokrasi asal Solo yang hilang pada 1998, beberapa bulan sebelum Orde Baru tumbang. Hingga kini, tidak ada yang tahu di mana dia. Komnas HAM mencatat namanya di antara 13 aktivis yang masih hilang setelah penyelidikan kasus penculikan 1997-1998.

Dari Sorogenen ke panggung puisi

Wiji Thukul lahir di Sorogenen, Solo, pada 26 Agustus 1963. Nama aslinya Widji Widodo. Dia menulis puisi sejak sekolah dasar. Dia mulai aktif di teater sejak SMP, lalu melanjutkan ke Sekolah Menengah Karawitan Indonesia. Setelah itu, dia mulai mengamen puisi dari satu tempat ke tempat lain.

Orang mengenalnya juga lewat suaranya yang pelo. Media menjulukinya penyair cadel bernyali besar. Cadel tidak menghalanginya. Justru dari panggung kecil, dia membangun pengikut.

Puisi yang membela orang kecil

Puisi Wiji Thukul berbicara tentang buruh, kampung miskin, dan kekuasaan yang menekan mereka. Lewat puisinya, dia menyuarakan kegelisahan kaum miskin dan menggambarkan perjuangan mereka secara terang-terangan. Dia menulis puisi “Penyair” sepuluh tahun sebelum menjadi buron. Karena itu, keluarga awalnya tidak menyangka dia benar-benar hilang.

Selain itu, satu baris dari puisi “Peringatan” menjadi slogan protes yang paling dikenal publik. Sebelum film tentang dirinya dirilis, kebanyakan orang mengenal Thukul lewat baris itu.

Dari teater ke Partai Rakyat Demokratik

Pada awal 1990-an, aktivitas Wiji Thukul meluas dari seni ke politik. Dia berjuang bersama Jaringan Kerja Kesenian Rakyat (Jakker) dan Partai Rakyat Demokratik (PRD). Namun, bagi pemerintah Orde Baru, itu sudah cukup untuk menandainya sebagai ancaman.

Puncaknya terjadi pada 22 Juli 1996. Dia membacakan puisi pada deklarasi berdirinya PRD. Lima hari kemudian, keadaan berbalik.

Kudatuli dan pelarian

Kerusuhan 27 Juli 1996 di kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia, yang dikenal sebagai Kudatuli, mengubah hidupnya. Aparat menetapkan dia dan beberapa aktivis prodemokrasi sebagai tersangka penggerak kerusuhan itu. Dia pun kabur.

Thukul meninggalkan Solo menuju Pontianak selama delapan bulan. Dia berpindah rumah dan berganti nama untuk melindungi identitasnya. Sementara itu, aparat menekan keluarganya. Adiknya, Wahyu Susilo, sempat ditangkap karena dituduh menyembunyikan dia. Istri dan anak-anaknya terus diinterogasi polisi.

Hilang tanpa jejak

Dia kembali ke Jawa pada 1998 untuk bergabung dalam protes antipemerintah. Pada Mei 1998, Thukul tiba-tiba menghilang. Namun, sumber berbeda soal kapan dia terakhir terlihat. Sipon, istrinya, menyebut terakhir bertemu di Stasiun Balapan, Solo, pada Januari 1998. Kompas.tv mencatat dia terakhir terlihat di Jakarta pada April 1998.

Sipon melaporkan hilangnya suaminya ke KontraS pada Maret 2000. KontraS mengaitkan hilangnya Thukul dengan penculikan paksa aktivis prodemokrasi menjelang jatuhnya Soeharto.

Kasus Wiji Thukul hari ini

Upaya hukum berjalan lambat. Komnas HAM menyerahkan berkas penghilangan paksa ke Kejaksaan Agung pada 2002. Lalu, DPR mengeluarkan rekomendasi pada 15 September 2009: bentuk pengadilan HAM ad hoc, cari 13 korban yang hilang, beri pemulihan kepada keluarga, dan ratifikasi konvensi antipenghilangan paksa. Pemerintahan Joko Widodo kemudian mengakui kasus ini sebagai satu dari 12 pelanggaran HAM berat masa lalu.

Meski begitu, aktivis menilai janji pencarian belum terpenuhi. Pada peringatan 60 tahun kelahirannya, Agustus 2023, mereka mengingatkan negara bahwa janji mencari Thukul belum terwujud.

Bagi keluarganya, penantian itu berakhir tanpa jawaban. Sipon mencari suaminya hingga akhir hayat dan meninggal pada Januari 2023, sekitar 27 tahun setelah Thukul hilang. Dua anak mereka, Fitri Nganthi Wani dan Fajar Merah, tumbuh tanpa kepastian nasib sang ayah.

Warisan Wiji Thukul untuk gerakan HAM

Namanya tetap hidup lewat film dan buku. Film “Istirahatlah Kata-Kata” karya Yosep Anggi Noen tayang perdana pada Januari 2017 di 14 kota. Film itu fokus pada masa pelarian Thukul di Pontianak. TVRI menayangkannya lewat program Belajar dari Rumah pada Juni 2020. Buku “Wiji Thukul: Teka-teki Orang Hilang” (2015) juga menelusuri perjalanannya.

Kini, puisinya masih sering muncul dalam aksi dan peringatan HAM. Wiji Thukul sendiri tetap tercatat sebagai salah satu orang hilang yang belum kembali.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinopsis film operasi pesta copet

    Operasi Pesta Copet: Aksi Nekat Empat Sekawan di Festival Pestapora

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Rumah produksi Imajinari menghadirkan karya terbaru berjudul Operasi Pesta Copet yang sangat dinantikan. Proyek ini awalnya memiliki tajuk Operasi Pesta Pora, namun tim produksi memutuskan untuk melakukan perubahan nama. Ernest Prakasa menjelaskan bahwa penambahan kata “copet” membantu penonton memahami konflik utama film secara langsung. Cerita ini berfokus pada empat sekawan yang mencoba bertahan hidup […]

  • Hotspot kalimantan meningkat 4 kali lipat

    Hotspot Kalimantan Melonjak 4 Kali Lipat dalam Sehari, Ini Data Lengkapnya

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Kalimantan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mencatat lonjakan tajam titik panas atau hotspot akibat kebakaran hutan di Kalimantan. Hotspot Kalimantan meningkat empat kali lipat hanya dalam rentang waktu satu hari, menurut pemutakhiran data resmi yang Kemenhut rilis Jumat (21/8/2026). Sistem Pemantauan Karhutla (SIPONGI) milik Kemenhut memantau perkembangan ini lewat Satelit NASA-MODIS/Terra-Aqua dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high […]

  • Harga emas antam 18 juli 2026

    Harga Emas Antam 18 Juli 2026 Naik Rp8.000 Jadi Rp2.614.000 — Koreksi Mulai Berhenti

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Sinyal yang ditunggu-tunggu investor akhirnya muncul hari ini. Harga emas Antam pada Jumat, 18 Juli 2026 pukul 08.30 WIB naik Rp8.000 dari posisi kemarin Rp2.606.000 menjadi Rp2.614.000 per gram. Ini kenaikan pertama setelah empat hari koreksi berturut-turut yang membawa harga turun total Rp64.000 dari puncak Rp2.670.000. Kenaikan Rp8.000 memang tidak besar. Tapi artinya signifikan […]

  • Pemain legend real madrid sepanjang sejarah

    8 Pemain Legend Real Madrid Sepanjang Sejarah, Siapa Favoritmu?

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle firmansyah
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pemain legend Real Madrid bukan cuma sekadar nama di papan skor. Mereka membangun fondasi klub sebagai kekuatan sepak bola Eropa paling ditakuti sepanjang masa. Dari era hitam putih sampai zaman Galactico, Santiago Bernabeu selalu jadi panggung bagi pemain-pemain yang mengubah sejarah klub berjulukan Los Blancos ini. Berikut daftar pemain yang layak disebut legenda, lengkap […]

  • Thomas Cup 2026

    Evaluasi Thomas Cup 2026: Indonesia Sikat Aljazair 5-0, Coach Indra Soroti Adaptasi Shuttlecock

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Tim beregu putra Indonesia berhasil membuka perjalanan mereka di Thomas Cup 2026 dengan sangat manis. Bertanding di Forum Horsens, Denmark, pada Jumat (24/4/2026) malam, pasukan Merah Putih sukses membungkam Aljazair tanpa balas. Namun, pelatih kepala tunggal putra, Indra Widjaja, mengingatkan anak asuhnya agar tidak cepat puas karena tantangan sebenarnya baru akan dimulai. Kendala Teknis: […]

  • Dpr sahkan anggaran apbn 2027

    DPR Sahkan Anggaran APBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Jakarta Kebaruan. Ketukan palu Ketua DPR RI Puan Maharani menandai babak baru anggaran APBN 2027. Dewan Perwakilan Rakyat resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna hari ini. “Apakah RUU APBN 2027 dapat disetujui untuk disahkan menjadi Undang-Undang?” tanya Puan kepada anggota sidang yang hadir. Serentak, […]

expand_less