Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » 10 Kasus Pembunuhan Tersadis yang Pernah Menggemparkan Indonesia

10 Kasus Pembunuhan Tersadis yang Pernah Menggemparkan Indonesia

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
  • visibility 122
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Kasus pembunuhan tersadis selalu menyisakan trauma mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tapi juga bagi masyarakat yang mengikuti perkembangan beritanya. Beberapa kasus bahkan membentuk persepsi publik soal kejahatan di Indonesia, mulai dari motif dendam, ekonomi, sampai praktik klenik yang berujung maut.

Simak rangkuman kasus pembunuhan yang pernah menggemparkan Tanah Air, disusun berdasarkan fakta yang beredar di berbagai pemberitaan media nasional.

1. Dukun AS, Pembunuh Berantai Berkedok Ilmu Hitam

Ahmad Suradji, yang dikenal sebagai “Dukun AS”, jadi salah satu pelaku pembunuhan berantai paling terkenal di Indonesia. Ia mengaku ingin membunuh 72 orang demi memperoleh kesaktian ilmu hitam. Aksinya baru terbongkar setelah sang istri melapor ke polisi. Kasus ini memicu perdebatan hukum soal penerapan Pasal 338 jo. Pasal 64 KUHP terkait perbuatan berlanjut yang lahir dari satu niat jahat.

2. Kasus Mutilasi Angela oleh Ecky Listiantho

Publik dikejutkan dengan penemuan jasad Angela Hindriati (54) pada awal 2023. Korban dimutilasi dan disimpan dalam dua boks plastik terpisah. Polda Metro Jaya menangkap pelaku, M. Ecky Listiantho, dan rekonstruksi kasus ini menyita perhatian media nasional.

3. Kasus Keracunan Massal Keluarga Wowon di Cianjur

Kasus ini bermula dari kematian satu keluarga akibat racun tikus dan pestisida di rumah kontrakan mereka. Polisi kemudian menemukan enam korban lain yang juga dibunuh oleh tersangka. Sebagian besar korban punya hubungan keluarga dengan pelaku utama. Motif pembunuhan diduga terkait upaya menutupi aksi penipuan penggandaan uang yang dilakukan sindikat tersebut.

4. Sumanto, Kasus Kanibalisme yang Pertama Kali Terungkap

Kasus Sumanto asal Purbalingga menjadi polemik nasional karena dugaan tindakan kanibalisme terhadap korbannya. Kelangkaan modus operandinya membuat kasus ini jadi salah satu yang paling banyak dibahas dalam sejarah kriminalitas Indonesia.

5. Ryan Jombang, Serial Killer dengan Belasan Korban

Very Idam Henyansyah, atau dikenal sebagai “Ryan Jombang”, dinyatakan bersalah membunuh belasan korban. Pelaku mengubur sebagian jasad mereka di halaman rumahnya. Jumlah korban yang tergolong banyak membuat kasus ini jadi sorotan nasional untuk kategori pembunuhan berantai di Indonesia.

6. Kasus Kopi Sianida, Kematian Mirna Salihin

Kematian Wayan Mirna Salihin usai meminum kopi bersianida di sebuah kafe Jakarta jadi salah satu kasus paling disorot media dalam beberapa tahun terakhir. Hakim memvonis Jessica Kumala Wongso bersalah dalam kasus ini. Proses persidangannya memicu perdebatan panjang soal bukti tidak langsung yang digunakan jaksa.

7. Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

Kasus kematian Vina dan kekasihnya di Cirebon pada 2016 kembali mencuat setelah film adaptasinya rilis beberapa tahun kemudian. Kontroversi muncul terkait proses hukum terhadap para tersangka, termasuk buronan yang baru tertangkap bertahun-tahun setelah kejadian.

8. Kasus Subang, Tuti dan Amel

Pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, jadi perbincangan luas karena minimnya bukti forensik. Proses penyelidikannya berlarut-larut selama bertahun-tahun tanpa titik terang yang jelas.

9. Kasus Akseyna, Mahasiswa UI yang Ditemukan di Danau Kampus

Petugas menemukan Akseyna Ahad Dori mengambang di danau Universitas Indonesia pada 2015 dalam kondisi yang memicu kecurigaan keluarga soal dugaan pembunuhan. Polisi awalnya menyimpulkan bunuh diri, tapi keluarga korban terus menyuarakan dugaan lain. Kasus ini akhirnya kembali dibuka untuk penyelidikan tambahan.

10. Deretan Kasus Pembunuhan Melibatkan Aparat pada 2023

Sejumlah kasus pembunuhan sepanjang 2023 juga melibatkan oknum aparat penegak hukum, mulai dari anggota Densus 88, Paspampres, hingga anak anggota DPR RI. Motifnya beragam, mulai dari persoalan ekonomi, cemburu, sampai penganiayaan yang direncanakan matang sebelumnya.

Data Kasus Pembunuhan di Indonesia Secara Umum

Data yang beredar menunjukkan jumlah korban pembunuhan di Indonesia sempat mencapai ribuan kasus dalam periode beberapa tahun terakhir. Mayoritas korban berjenis kelamin laki-laki. Faktor kesenjangan sosial, ekonomi, hingga rendahnya kemampuan mengendalikan emosi kerap disebut sebagai pemicu utama meningkatnya kasus kekerasan yang berujung maut di berbagai daerah.

Deretan kasus pembunuhan tersadis ini menjadi pengingat penting soal betapa kompleksnya faktor sosial, ekonomi, dan psikologis di balik sebuah kejahatan. Semoga penegakan hukum yang konsisten dan edukasi masyarakat bisa terus menekan angka kasus serupa di masa mendatang.

A
Akmal ✔ Terverifikasi Kebaruan.com

Reporter Kebaruan.com · Menyajikan berita ekonomi, politik, dan isu terkini secara aktual, akurat, dan berimbang.

✎ Ditulis & disunting redaksi   |   ↻ Diperbarui 3 September 2026   |   Pedoman Media Siber   Metodologi Peliputan
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • prabowo-subianto-kirim-200-pompa-karhutla-tanjung-puting

    Prabowo Subianto Kirim 200 Pompa untuk Karhutla Tanjung Puting

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Kebaruan. Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin meminta 50 pompa. Presiden Prabowo Subianto menjawab dengan 200 unit. Keputusan itu keluar saat Zainul melaporkan kendala pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, Selasa (13/10/2026). Titik api tersebar, kendaraan tak bisa masuk Zainul menjelaskan medan Tanjung Puting yang berawa membuat […]

  • Harga Minyak Dunia Naik Tipis 3 Juli 2026, Brent Sentuh USD72,13 di Tengah Harapan Damai AS-Iran

    Harga Minyak Dunia Naik Tipis 3 Juli 2026, Brent Sentuh USD72,13 di Tengah Harapan Damai AS-Iran

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pasar energi global hari ini menunjukkan wajah yang lebih kalem dibanding beberapa pekan lalu. Harga minyak dunia bergerak menguat tipis pada perdagangan Jumat, 3 Juli 2026 pagi — setelah sebelumnya sempat menyentuh level terendah sejak konflik Amerika Serikat dan Iran meletus pada akhir Februari lalu. Mengacu data Refinitiv pukul 09.35 WIB, harga minyak Brent […]

  • Hasil Barcelona vs Real Madrid: Brace Mbappe Menangkan El Clasico

    Hasil Barcelona vs Real Madrid: Brace Mbappe Menangkan El Clasico

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Kebaruan. Real Madrid mematahkan rekor sempurna Barcelona. Hasil Barcelona vs Real Madrid di El Clasico edisi pertama musim ini berakhir 1-2 untuk tim tamu, Senin (26/10/2026) dini hari WIB. Kylian Mbappé menjadi penentu dengan dua gol, termasuk gol kemenangan di menit ke-88. Kekalahan itu menjadi yang pertama bagi Barca di kompetisi domestik musim ini. Titik […]

  • Indonesia vs Australia: Jadwal Semifinal Piala AFF U19 2026, Garuda Muda Bidik Tiket Final

    Indonesia vs Australia: Jadwal Semifinal Piala AFF U19 2026, Garuda Muda Bidik Tiket Final

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Indonesia vs Australia menjadi laga yang paling dinantikan pada babak semifinal Piala AFF U19 2026. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, pada Kamis (11/6/2026) pukul 20.15 WIB. Timnas Indonesia U19 datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil sempurna sepanjang fase grup. Namun, Australia U19 bukan lawan yang bisa dianggap […]

  • Kasus Febrie Adriansyah, Ini Kronologi hingga Sidang Saksi

    Kasus Febrie Adriansyah, Ini Kronologi hingga Sidang Saksi

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Kebaruan. Sidang kasus Febrie Adriansyah memasuki tahap pembuktian di Pengadilan Tipikor Jakarta. Mantan Jampidsus itu membantah memeras pengusaha Tan Kian Rp55 miliar dalam sidang Senin (2/11/2026). Jaksa mendakwa ia memeras Rp55 miliar dan mencuci uang Rp354,62 miliar. Namun, majelis hakim belum menjatuhkan putusan. Isi Dakwaan Jaksa Jaksa mendakwa Febrie bersama advokat Don Ritto dan pengusaha […]

  • Mensesneg Jelaskan Alasan Bendera Wajah Prabowo Dikibarkan Saat HUT RI

    Mensesneg Jelaskan Alasan Bendera Wajah Prabowo Dikibarkan Saat HUT RI

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Mensesneg Prasetyo Hadi buka suara soal bendera bergambar wajah Presiden Prabowo Subianto yang muncul dalam perayaan HUT ke-81 RI. Pras menyebut kemunculan bendera tersebut sebagai wujud kebanggaan masyarakat terhadap sosok presiden. “Itu kan bentuk kebanggaan saudara-saudara kita gitu ya,” kata Pras usai rapat koordinasi bersama pimpinan DPR di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026). […]

expand_less