Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Update Terbaru Sidang Ijazah Gibran, Putusan MK Dibacakan Hari Ini

Update Terbaru Sidang Ijazah Gibran, Putusan MK Dibacakan Hari Ini

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Perjalanan panjang sengketa syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akhirnya memasuki babak penentuan. Mahkamah Konstitusi (MK) menjadwalkan pembacaan putusan perkara Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 pada 5 hingga 6 Oktober 2026, menyusul rangkaian sidang pembuktian yang berlangsung sejak akhir September lalu.

Jadwal ini tertuang dalam Peraturan Mahkamah Konstitusi (PMK) Nomor 1 Tahun 2026, yang ditandatangani Ketua MK Suhartoyo pada 16 September 2026. “Sidang Putusan, pengucapan putusan, 5 Oktober 2026 hingga 6 Oktober 2026,” demikian bunyi beleid tersebut.

Siapa yang Menggugat dan Apa Pokok Soalnya?

Gugatan ini diajukan Denny Indrayana bersama sejumlah pemohon lain, termasuk Bonatua Silalahi, total mencapai belasan pemohon. Inti gugatan menyasar syarat pendidikan Gibran saat ditetapkan sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2024.

Pemohon meminta MK membatalkan Keputusan KPU Nomor 1632 Tahun 2023 tentang Penetapan Pasangan Calon Peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2024, sekaligus Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024 soal penetapan hasil Pilpres.

Kronologi Sidang Sejak Akhir September

Rangkaian sidang berjalan cukup padat dalam beberapa pekan terakhir:

  • 21-23 September 2026: Sidang pemeriksaan pendahuluan, mendengarkan pokok permohonan pemohon, dilanjutkan jawaban KPU dan Bawaslu
  • 28 September 2026: MK membacakan putusan sela terkait kelanjutan perkara
  • 29 September-2 Oktober 2026: Tahap pembuktian, pemeriksaan saksi, dan mendengarkan keterangan ahli dari berbagai pihak
  • 2-5 Oktober 2026: Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) untuk membahas hasil persidangan
  • 5-6 Oktober 2026: Pembacaan putusan

Fakta-fakta Kunci dari Sidang Pembuktian

Sejumlah keterangan penting muncul sepanjang persidangan, khususnya soal proses penyetaraan pendidikan Gibran.

Direktur Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, menjelaskan permohonan penyetaraan pendidikan Gibran diajukan secara daring pada 6 Agustus 2019. Ia menegaskan, sertifikat O-Level yang dimiliki Gibran tidak otomatis diposisikan sebagai ijazah SMA Indonesia, melainkan hanya salah satu bagian dari rekam pendidikan pada jenjang menengah.

Keterangan lain datang dari Taufiq Damarjati, anggota tim penilai dan verifikasi dokumen pendidikan Gibran di Kemendikdasmen. Ia menjelaskan pihaknya menerima certificate of attendance Gibran dari UTS Insearch (kini UTS College) di Sydney, Australia. Saat hakim bertanya apakah ada ijazah yang diterima dalam proses penyetaraan tersebut, Taufiq mengakui tidak ada ijazah yang diterima Kemendikdasmen.

Dari pihak terkait, saksi ahli Ina Liem, konsultan pendidikan luar negeri, membeberkan jenjang studi Gibran di UTS Insearch Sydney, termasuk soal Advanced Diploma yang sempat memicu perdebatan panas dalam sidang. Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Canberra, Yuli Rahmawati, turut memberikan keterangan secara virtual dalam sidang 2 Oktober 2026.

Hakim Minta Pihak-pihak Tak Terjebak Polarisasi Opini

Di tengah sidang yang kerap memanas, Hakim Konstitusi Saldi Isra meminta semua pihak menjaga suasana kondusif. “Jadi, enggak usah terlalu terlibat dalam opini yang berhadap-hadapan terus. Itu, ya, harus dijagalah suasana yang sudah kita bangun dalam beberapa hari ini,” ujarnya dalam persidangan, Jumat (2/10/2026).

Saldi menjelaskan, seluruh hakim akan mempelajari bahan perkara secara mandiri di akhir pekan sebelum berkumpul kembali membahas dan mengambil keputusan. “Ini semua Hakim akhir pekan ini akan ada di ruangan masing-masing dan akan membaca itu, dan baru kemudian akan berkumpul lagi untuk bicara,” katanya.

Soal jadwal pasti pengucapan putusan, Saldi menegaskan pihaknya tidak wajib mengumumkan tanggal persisnya jauh-jauh hari. “Iya, menunggu undangan. Kalau apa, putusan Pilpres itu kan tidak ada berapa hari sebelum pengucapan itu tidak ada begitu,” jelasnya.

Dua Kemungkinan Hasil Putusan

Sampai artikel ini ditulis, hasil putusan MK belum terkonfirmasi. Secara umum, ada dua skenario yang mungkin terjadi: permohonan dikabulkan sebagian atau seluruhnya, yang berarti syarat pendidikan Gibran dinyatakan bermasalah secara hukum, atau permohonan ditolak, yang berarti status Gibran sebagai Wakil Presiden tetap sah berdasarkan proses Pilpres 2024.

Apa pun hasilnya, putusan MK bersifat final and binding alias final dan mengikat, tanpa ada upaya hukum lanjutan yang bisa ditempuh.

Yang Perlu Dipantau Selanjutnya

Publik kini menanti detik-detik pembacaan putusan yang akan menentukan babak akhir sengketa ini. Mengingat posisi Gibran sebagai Wakil Presiden yang tengah menjabat, hasil putusan ini berpotensi membawa implikasi politik dan ketatanegaraan yang signifikan, apa pun arah keputusan yang diambil MK.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aparat Gabungan Lakukan Eksekusi Pengosongan Lahan Hotel Sultan Jakarta

    Aparat Gabungan Lakukan Eksekusi Pengosongan Lahan Hotel Sultan Jakarta

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Situasi di kawasan Hotel Sultan Jakarta terpantau tegang pada Kamis, 18 Juni 2026. Aparat gabungan dari unsur TNI dan Polri menjalankan eksekusi pengosongan lahan di Blok 15 kawasan Gelora Bung Karno (GBK). Pihak berwenang mengerahkan total 3.161 personel guna memastikan kelancaran proses penertiban aset negara tersebut. Kehadiran ribuan petugas di sekitar lokasi menunjukkan keseriusan […]

  • Kasus Suap Impor dan Nama Dirjen Bea Cukai Jenderal Djaka Budi Utama

    Kasus Suap Impor dan Nama Dirjen Bea Cukai Jenderal Djaka Budi Utama

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Dunia hukum tanah air kembali terguncang oleh munculnya nama Jenderal Djaka Budi Utama dalam persidangan kasus dugaan korupsi importasi barang. Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut keterlibatan Jenderal Djaka Budi Utama dalam dakwaan terhadap pimpinan Blueray Cargo, John Field, di Pengadilan Tipikor Jakarta. Publik kini menyoroti bagaimana figur Jenderal Djaka Budi Utama muncul dalam […]

  • Penyakit Cacar: Gejala, Penyebab, Cara Penyembuhan, dan Risiko Kambuh

    Penyakit Cacar: Gejala, Penyebab, Cara Penyembuhan, dan Risiko Kambuh

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Penyakit Cacar air masih jadi penyakit yang akrab menyerang masyarakat Indonesia, terutama anak-anak usia sekolah. Meski terkesan penyakit ringan, cacar tetap membutuhkan penanganan tepat agar tidak menimbulkan komplikasi serius. Penyebab Cacar Air Virus Varicella zoster jadi biang keladi utama di balik penyakit cacar air. Virus ini menyebar lewat percikan air liur saat penderita batuk […]

  • keputusan-sidang-isbat-idul-adha-2026

    Hasil Sidang Isbat Kemenag: Hari Raya Idul Adha 1447 H Jatuh Pada Rabu 27 Mei 2026

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Keputusan resmi ini keluar setelah Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin Sidang Isbat di Jakarta pada Minggu malam (17/5/2026). Melalui forum tersebut, pemerintah memadukan data hitungan astronomis (hisab) dengan hasil konfirmasi lapangan (rukyatul hilal). Berdasarkan kesepakatan para ulama […]

  • Rusun Subsidi Manggarai Mulai Digarap, Harga Tertinggi Ditetapkan Rp14 Juta per Meter

    Rusun Subsidi Manggarai Mulai Digarap, Harga Tertinggi Ditetapkan Rp14 Juta per Meter

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Jakarta Warga yang mencari hunian terjangkau di Jakarta Selatan bisa bernapas lega. Sebab, proyek rumah susun subsidi Manggarai kini mulai memasuki tahap pembangunan. Bahkan, batas harga jualnya juga sudah punya kepastian. Harga Tertinggi Sudah Ada Batasnya Sri Haryati, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, menyebut harga pasti baru muncul setelah konstruksi dimulai. Meski begitu, ia […]

  • Kompetisi Tidur di Jepang “Matt Race” Berhadiah Rp 253 Juta, Ini Syaratnya

    Kompetisi Tidur di Jepang “Matt Race” Berhadiah Rp 253 Juta, Ini Syaratnya

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle firmansyah
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Kebaruan. Kompetisi tidur di Jepang kembali menarik perhatian publik lewat gelaran bertajuk “Matt Race” yang digagas Koala Japan, perusahaan furnitur dan kasur asal Australia. Ajang unik ini akan digelar pada Oktober 2026, mengundang para peserta untuk berlomba mencari siapa yang bisa tidur paling nyenyak di atas kasur. Berbeda dari lomba tidur biasa, Matt Race justru […]

expand_less