Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Visi Ahmad Fikri Assegaf: Fokus Pelayanan Anggota dan Kontribusi Nyata Peradi bagi Negara

Visi Ahmad Fikri Assegaf: Fokus Pelayanan Anggota dan Kontribusi Nyata Peradi bagi Negara

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 323
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Ahmad Fikri Assegaf resmi mengemban amanah sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) untuk masa bakti 2026–2031. Sesaat setelah penetapan dalam Munas IV yang berlangsung pada Sabtu (25/4/2026), ia langsung memetakan prioritas strategisnya. Tanpa basa-basi, Fikri menegaskan bahwa obsesi terbesarnya adalah memberikan pelayanan optimal bagi seluruh anggota Peradi di seluruh pelosok negeri.

Bagi Fikri, penguatan internal merupakan fondasi utama. Ia ingin memastikan bahwa setiap advokat yang bernaung di bawah bendera Peradi merasakan manfaat nyata dari organisasi, baik dari segi perlindungan profesi maupun pengembangan kompetensi.

Dua Pilar Utama Kepemimpinan Baru

Dalam pidato kemenangannya, Fikri merangkum rencana besarnya ke dalam dua poin krusial yang akan menjadi panduan kerja selama lima tahun ke depan:

Pelayanan Maksimal bagi Anggota

Organisasi harus hadir sebagai pendukung utama para anggotanya. Fikri berkomitmen untuk menjadikan Peradi sebagai rumah yang responsif terhadap kebutuhan para advokat. Ia menilai pondasi kuat yang telah diletakkan oleh kepemimpinan sebelumnya, khususnya di era Luhut Pangaribuan, menjadi modal berharga untuk menciptakan organisasi yang lebih modern dan solid.

Kontribusi Nyata untuk Masyarakat dan Negara

Fikri tidak ingin Peradi hanya sibuk dengan urusan internal. Ia menargetkan kontribusi yang lebih luas bagi penegakan hukum dan keadilan di Indonesia. Menurutnya, advokat memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan dampak positif bagi kehidupan bernegara dan membantu masyarakat dalam mendapatkan akses keadilan yang lebih baik.

Menuju Soliditas Melalui Tim Transisi

Langkah konkret pertama yang akan diambil adalah membentuk tim transisi. Ahmad Fikri Assegaf menyebut nama Emir Pohan sebagai salah satu sosok yang akan membantu menyusun struktur kepengurusan. Ia berjanji akan mengisi pos-pos strategis dengan individu yang tidak hanya memiliki kemampuan mumpuni, tetapi juga dedikasi tinggi untuk mewujudkan cita-cita organisasi.

Fikri juga menunjukkan jiwa kepemimpinan yang merangkul dengan mengajak rivalnya dalam pemilihan, B. Halomoan Sianturi, untuk bersatu kembali. Ia ingin dinamika persaingan dalam Munas segera berakhir dan berganti menjadi semangat kolaborasi demi kemajuan bersama.

Sudut Pandang: Terpilihnya sosok progresif seperti Fikri melalui sistem voting yang transparan memberikan harapan baru bagi dunia advokat. Ini membuktikan bahwa Peradi mampu menjadi pionir organisasi profesi yang demokratis dan relevan dengan tuntutan zaman.

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahkamah Konstitusi

    Putusan Mahkamah Konstitusi Beri Kepastian Hukum IKN, Jakarta Status Transisional

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Lembaga peradilan tertinggi negara kembali mengeluarkan keputusan krusial terkait masa depan tata kelola pemerintahan Indonesia. Keputusan terbaru Mahkamah Konstitusi Nomor 38/PUU-XXIV/2026 memberikan jaminan kepastian hukum yang sangat kuat terhadap keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Sekretaris Jenderal PSI, Raja Juli Antoni, menegaskan bahwa vonis hukum ini mempertegas posisi megaproyek nasional tersebut tetap berada di […]

  • Soundcore Rilis Proyektor Portabel Nebula P1i di Indonesia, Ini Fitur Andalannya

    Soundcore Rilis Proyektor Portabel Nebula P1i di Indonesia, Ini Fitur Andalannya

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Soundcore resmi merilis proyektor portabel Nebula P1i untuk pasar Indonesia dengan banderol sekitar Rp 7 jutaan. Perangkat hiburan ini membawa resolusi Full HD, dukungan Google TV, serta dua speaker Dolby Audio 10W dengan fitur Flippable Audio. Fitur Flippable Audio memungkinkan unit speaker berputar hingga 90 derajat ke samping serta 200 derajat ke atas dan […]

  • Mimpi Buruk Laskar Mataram: Terkena Comeback Lagi di Markas Bhayangkara FC

    Mimpi Buruk Laskar Mataram: Terkena Comeback Lagi di Markas Bhayangkara FC

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Kebaruan.com PSIM Yogyakarta terpaksa pulang dengan tangan hampa setelah melakoni laga tandang yang berat ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC, Jumat (17/4/2026). Meskipun sempat membuka harapan lewat gol cepat, tim kebanggaan warga Yogyakarta ini harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 1-2. Jalannya Laga: Asa yang Pupus di Menit Akhir Pertandingan dimulai dengan kejutan […]

  • Interview Psikolog: Deretan Pertanyaan yang Sering Muncul dan Cara Menjawabnya

    Interview Psikolog: Deretan Pertanyaan yang Sering Muncul dan Cara Menjawabnya

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Mendekati jadwal interview psikolog, wajar kalau perut mendadak mules dan pikiran penuh berbagai skenario. Padahal, sesi ini sebenarnya nggak seseram bayangan kebanyakan orang. Yuk, kenali dulu pertanyaan yang biasa muncul plus cara menjawabnya biar kamu tampil lebih percaya diri. Kenapa Interview Psikolog Bikin Deg-degan Berbeda dari wawancara HRD atau user biasa, sesi interview psikolog […]

  • Pola Tidur Ideal: Jam Berapa Waktu Terbaik untuk Tidur dan Bangun?

    Pola Tidur Ideal: Jam Berapa Waktu Terbaik untuk Tidur dan Bangun?

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Kebaruan. Pola tidur yang baik idealnya dimulai antara pukul 21.00 hingga 23.00 malam, dengan durasi tidur tujuh sampai sembilan jam bagi orang dewasa. Jam ini bukan angka sembarangan — ia mengikuti ritme sirkadian, jam biologis tubuh yang mengatur kapan seseorang merasa mengantuk dan kapan terjaga. Banyak orang mengira tidur larut malam tidak masalah asal totalnya […]

  • Tiga Rumah Ludes Terbakar di Bojonggede Bogor, Lilin Mainan Anak Saat Mati Lampu Jadi Penyebabnya

    Tiga Rumah Ludes Terbakar di Bojonggede Bogor, Lilin Mainan Anak Saat Mati Lampu Jadi Penyebabnya

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Jumat petang, 19 Juni 2026, warga Kampung Gelonggong, Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor dikejutkan kobaran api yang bergerak cepat. Tiga unit rumah ludes dilalap si jago merah dalam waktu singkat. Satu unit sepeda motor turut hangus tak tersisa. Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi tiga keluarga yang kehilangan tempat tinggal mereka dalam […]

expand_less