Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Polemik RUU Perampasan Aset: Baleg DPR Jawab Kritik Mahasiswa Kriminologi UI

Polemik RUU Perampasan Aset: Baleg DPR Jawab Kritik Mahasiswa Kriminologi UI

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 213
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Badan Legislatif (Baleg) DPR RI baru saja menggelar audiensi penting bersama mahasiswa Fakultas Kriminologi Universitas Indonesia (UI) pada Rabu (13/5/2026). Dalam pertemuan tersebut, seorang mahasiswa S3 bernama Andre mempertanyakan kejelasan nasib RUU Perampasan Aset yang sudah terkatung-katung selama hampir dua dekade. Sebagai praktisi di PPATK, Andre menyoroti proses pembahasan yang sangat panjang tanpa ada kepastian pengesahan hingga saat ini. Menanggapi hal tersebut, Anggota Baleg Fraksi PDIP, Siti Aisyah, menegaskan bahwa proses legislasi ini terus berjalan di Komisi III dengan koordinasi intensif bersama Baleg agar hasilnya tidak semena-mena.

Kekhawatiran DPR Terhadap Potensi Penyalahgunaan Kekuasaan

Siti Aisyah menjelaskan bahwa penyusunan aturan Perampasan Aset memiliki tantangan besar karena beririsan dengan undang-undang lainnya yang sudah ada. Ia memberikan pandangan bahwa sebenarnya praktik pengambilan aset pelaku kejahatan sudah berjalan di lapangan, seperti dalam kasus narkotika atau pencucian uang. DPR pun menyoroti beberapa poin krusial agar aturan baru ini tidak menjadi bumerang bagi demokrasi:

  • Menghindari Abuse of Power: Anggota dewan khawatir undang-undang ini justru menjadi alat bagi penegak hukum untuk bertindak hanya berdasarkan dugaan subjektif tanpa tindak pidana asal yang kuat.
  • Perlindungan Hak Asasi: Pihak Baleg menekankan perlunya pembatasan yang jelas agar perampasan tidak melanggar hak milik warga negara yang belum tentu bersalah.
  • Optimalisasi Aparat: DPR menilai bahwa masalah utama saat ini adalah kurangnya komitmen aparat penegak hukum dalam melaksanakan aturan yang sebenarnya sudah tersedia di undang-undang sektoral.

Menjaga Keseimbangan Hukum dan Demokrasi

Para legislator berargumen bahwa mereka telah memanggil berbagai akademisi hingga profesor untuk mendengar pendapat mengenai RUU Perampasan Aset ini. Siti Aisyah mengingatkan masyarakat agar tidak sekadar melihat isu ini dari kulit luar saja, karena ada aspek kebebasan demokrasi yang harus tetap terjaga. Ia menegaskan bahwa perampasan tidak boleh berlangsung hanya karena sentimen pribadi atau pendugaan tanpa dasar hukum yang jelas. Dengan adanya evaluasi mendalam ini, DPR berharap regulasi Perampasan Aset nantinya dapat memperkuat penegakan hukum secara transparan dan akuntabel tanpa mencederai hak asasi manusia.

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rusun Subsidi Manggarai Mulai Digarap, Harga Tertinggi Ditetapkan Rp14 Juta per Meter

    Rusun Subsidi Manggarai Mulai Digarap, Harga Tertinggi Ditetapkan Rp14 Juta per Meter

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Jakarta Warga yang mencari hunian terjangkau di Jakarta Selatan bisa bernapas lega. Sebab, proyek rumah susun subsidi Manggarai kini mulai memasuki tahap pembangunan. Bahkan, batas harga jualnya juga sudah punya kepastian. Harga Tertinggi Sudah Ada Batasnya Sri Haryati, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, menyebut harga pasti baru muncul setelah konstruksi dimulai. Meski begitu, ia […]

  • Daftar Pemeran Istri Paruh Waktu, Lengkap dengan Profil dan Perannya

    Daftar Pemeran Istri Paruh Waktu, Lengkap dengan Profil dan Perannya

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Serial Istri Paruh Waktu berhasil mencuri perhatian penonton Indonesia sejak tayang perdana di Netflix dan MDTV. Ceritanya mengangkat konflik rumah tangga Riska dan Adimas, pasangan yang menjalani pernikahan tujuh tahun namun perlahan diuji oleh rahasia dan perselingkuhan. Buat saya pribadi, kekuatan utama serial ini justru terletak pada chemistry pemerannya, bukan cuma alur ceritanya yang […]

  • Dana Demo Mahasiswa: Dari Mana Sumber Pendanaan Aksi Sebenarnya?

    Dana Demo Mahasiswa: Dari Mana Sumber Pendanaan Aksi Sebenarnya?

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Setiap aksi turun ke jalan butuh biaya. Spanduk, mobil komando, konsumsi, dan pengeras suara semua perlu dana. Pertanyaan soal dana demo mahasiswa selalu muncul begitu massa yang turun jumlahnya besar. Publik ingin tahu siapa membiayai aksi sebesar itu. Urunan Mahasiswa, Sumber Paling Umum Peneliti Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Siska Barimbing, menjelaskan bahwa […]

  • Strategi “Backdoor” Lolos Beasiswa LPDP: Mengapa Kontribusi Lebih Menentukan daripada Skor TOEFL Tinggi

    Strategi “Backdoor” Lolos Beasiswa LPDP: Mengapa Kontribusi Lebih Menentukan daripada Skor TOEFL Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Banyak calon pendaftar LPDP terjebak dalam mitos bahwa mereka harus menjadi “dewa akademik” dengan skor TOEFL di atas 600 untuk bisa lolos. Padahal, data menunjukkan banyak kandidat dengan skor bahasa Inggris pas-pasan (sesuai syarat minimal) justru berhasil mendapatkan tiket studi ke luar negeri. Mengapa? Karena LPDP bukan lembaga kursus bahasa. Mereka adalah investor SDM […]

  • penertiban-pedagang-hewan-kurban-jakarta-2026

    Satpol PP DKI Jakarta Tertibkan Pedagang Hewan Kurban di Trotoar Jelang Idul Adha 1447 H

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Menjelang perayaan Idul Adha 1447 Hijriah, praktik berjualan hewan kurban di atas trotoar mulai marak di berbagai titik ibu kota. Fenomena ini kerap memicu keluhan warga karena fasilitas umum yang seharusnya khusus untuk pejalan kaki kini beralih fungsi menjadi area dagang. Merespons kondisi tersebut, Satpol PP DKI Jakarta mulai mengambil langkah tegas guna memastikan […]

  • Kemenimipas Diminta Evaluasi Menyeluruh, Bukan Hanya Lapas Cibinong

    Kemenimipas Diminta Evaluasi Menyeluruh, Bukan Hanya Lapas Cibinong

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Kebaruan. Kemenimipas kini menghadapi tekanan untuk membenahi sistem pemasyarakatan secara luas, tidak berhenti di satu penjara. Ombudsman RI meminta evaluasi menyasar seluruh jajaran dan unit layanan kementerian, setelah temuan janggal di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, mencuat ke publik. Sejauh ini, pemeriksaan baru berjalan di Cibinong. Belum ada perintah resmi untuk memeriksa lapas lain. Temuan […]

expand_less