Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno Minta Maaf Usai Terima Uang Pasca Pertemuan dengan Gibran

BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno Minta Maaf Usai Terima Uang Pasca Pertemuan dengan Gibran

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sebuah video mendadak ramai di media sosial X. Isinya: Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK), Abdi Maludin, berdiri di hadapan mahasiswanya sendiri — menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Bukan permintaan maaf biasa. Ini terkait polemik penerimaan uang oleh sejumlah pengurus BEM usai menghadiri pertemuan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beberapa waktu lalu.

Video itu menyebar cepat. Warganet langsung bereaksi, dan nama UBK pun ikut terseret dalam perdebatan panjang di linimasa.

Siaran Langsung di TikTok: Mahasiswa Tanya, Pengurus Menjawab

Proses klarifikasi ini tidak hanya berlangsung di balik pintu. Pengurus BEM menjawab langsung pertanyaan mahasiswa dalam sesi yang disiarkan secara live di TikTok.

Di situlah sejumlah pengurus mengaku menerima uang. Nominalnya bervariasi — berkisar sekitar Rp2 juta per orang.

Pengakuan terbuka ini justru menambah riuh perdebatan. Mahasiswa yang menyaksikan siaran langsung itu mulai mengajukan pertanyaan lebih tajam: dari mana uang itu berasal? Siapa yang memberi? Dan atas dasar apa?

Hingga artikel ini, sumber dana maupun total keseluruhan uang yang beredar masih menjadi tanda tanya besar.

Bukan Hanya FH — FEB UBK Juga Terlibat

Polemik ini ternyata tidak berhenti di Fakultas Hukum saja. Pengurus BEM dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UBK juga masuk dalam pusaran masalah yang sama.

Artinya, persoalan ini lebih luas dari yang terlihat di permukaan. Bukan satu fakultas, bukan satu dua orang — melainkan lintas unit organisasi kemahasiswaan di lingkungan UBK.

Konteks Pertemuan dengan Wapres Gibran

Polemik ini bermula dari pertemuan sejumlah perwakilan mahasiswa dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pertemuan semacam ini sebenarnya lazim terjadi — pejabat negara kerap menerima delegasi mahasiswa sebagai bagian dari komunikasi publik.

Yang kemudian memicu masalah bukan pertemuannya, melainkan uang yang diduga beredar setelahnya. Apakah uang itu semacam uang transport? Uang saku? Atau ada maksud lain di baliknya?

Pertanyaan-pertanyaan inilah yang kini terus bergulir di kalangan mahasiswa UBK dan warganet.

Reaksi Mahasiswa: Nama Kampus Harus Dipulihkan

Mahasiswa UBK tidak diam. Mereka mendesak para pengurus yang menerima uang untuk memberikan penjelasan lengkap dan transparan.

Tuntutannya jelas: pertanggungjawaban penuh, dan pemulihan nama baik kampus yang kini ikut terdampak oleh kasus ini.

Sebagian mahasiswa juga menyuarakan kekecewaan mendalam. BEM seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga independensi gerakan mahasiswa — bukan justru tersandung masalah integritas.

Apa yang sebenarnya dipertaruhkan?

Kasus ini bukan sekadar soal uang Rp2 juta per kepala. Ada yang jauh lebih besar yang sedang dipertaruhkan di sini: kredibilitas organisasi mahasiswa sebagai institusi yang bebas dari kepentingan politik maupun intervensi pihak luar.

Ketika pengurus BEM menerima uang — dalam konteks apapun — dari pejabat negara, batas antara dialog dan kooptasi menjadi sangat tipis. Publik pun berhak mempertanyakan: apakah suara mahasiswa masih benar-benar merdeka?

Abdi Maludin sudah melangkah maju dengan meminta maaf secara terbuka. Tapi permintaan maaf saja belum cukup. Mahasiswa UBK — dan publik luas — menunggu kejelasan yang sesungguhnya.

Polemik yang Belum Selesai

Hingga kini, dua pertanyaan utama masih menggantung tanpa jawaban resmi:

  1. Dari mana asal uang yang diterima para pengurus BEM tersebut?
  2. Apakah ada mekanisme pertanggungjawaban yang konkret dari pihak pengurus maupun institusi kampus?

Tanpa jawaban atas dua pertanyaan itu, polemik ini belum benar-benar selesai — meski video permintaan maaf sudah viral dan klarifikasi sudah digelar secara terbuka.

Kasus BEM UBK ini menjadi pengingat penting tentang independensi gerakan mahasiswa di tengah dinamika politik nasional. Pantau terus perkembangan terbaru kasus ini.

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asteroid 2026 JH2 Terbang Sangat Dekat Bumi 19 Mei, Bisa Diamati Teleskop Amatir

    Asteroid 2026 JH2 Terbang Sangat Dekat Bumi 19 Mei, Bisa Diamati Teleskop Amatir

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Para pencinta astronomi dan pengamat langit di seluruh dunia bersiap menyambut fenomena orisinal yang sangat jarang terjadi di ruang angkasa. Sebuah asteroid berukuran sedang bernama 2026 JH2 terkonfirmasi akan terbang melintas dalam jarak yang sangat dekat dengan planet kita pada Selasa, 19 Mei 2026 mendatang. Berdasarkan laporan ilmiah dari berbagai observatorium internasional, pergerakan objek […]

  • Daftar Pemeran Istri Paruh Waktu, Lengkap dengan Profil dan Perannya

    Daftar Pemeran Istri Paruh Waktu, Lengkap dengan Profil dan Perannya

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Serial Istri Paruh Waktu berhasil mencuri perhatian penonton Indonesia sejak tayang perdana di Netflix dan MDTV. Ceritanya mengangkat konflik rumah tangga Riska dan Adimas, pasangan yang menjalani pernikahan tujuh tahun namun perlahan diuji oleh rahasia dan perselingkuhan. Buat saya pribadi, kekuatan utama serial ini justru terletak pada chemistry pemerannya, bukan cuma alur ceritanya yang […]

  • Konser Kanye West di Jakarta, Jadwal, Harga Tiket, dan Cara Beli Resminya

    Konser Kanye West di Jakarta, Jadwal, Harga Tiket, dan Cara Beli Resminya

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Kebaruan. Konser Kanye West di Jakarta akhirnya jadi kenyataan. Ini bukan lagi sekadar rumor yang beredar di media sosial. Rapper Amerika yang kini dikenal dengan nama Ye ini bakal tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat. Jadwalnya jatuh pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Promotor Raw Vision Collective mengumumkan kepastian ini lewat akun Instagram […]

  • Api Kebakaran TNBTS Kian Dekati Puncak B29, Dua Helikopter Diterjunkan

    Api Kebakaran TNBTS Kian Dekati Puncak B29, Dua Helikopter Diterjunkan

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Api masih terus merambat di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Jaraknya kini tinggal sekitar 2 kilometer dari Puncak B29, destinasi wisata populer di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Petugas gabungan bergerak cepat membentuk garis sekat agar api tidak semakin mendekat ke area wisata. Tim Gabungan Turun ke Lapangan Kepala BPBD Kabupaten […]

  • Perampasan Aset: Apa Saja yang Bisa Disita Negara dari Koruptor?

    Perampasan Aset: Apa Saja yang Bisa Disita Negara dari Koruptor?

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Perampasan aset jadi topik yang ramai orang bicarakan belakangan ini. DPR berkomitmen mengesahkan RUU-nya paling lambat Desember 2026. Tapi banyak orang masih bertanya-tanya, sebenarnya aset apa saja sih yang negara bisa rampas lewat regulasi ini? Jawabannya ternyata lebih luas dari sekadar rumah mewah atau mobil hasil korupsi yang sering muncul di berita. Kepala Badan […]

  • Harga Antam Hari Ini 9 Juni 2026: Cek Daftar Lengkap dan Ketentuan Pajaknya

    Harga Antam Hari Ini 9 Juni 2026: Cek Daftar Lengkap dan Ketentuan Pajaknya

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Harga Antam hari ini, Selasa (9/6/2026), mengalami koreksi dibandingkan dengan perdagangan sehari sebelumnya. Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga emas batangan per gram berada pada level Rp 2.733.000. Nilai tersebut mencatat penurunan sebesar Rp 10.000 dari posisi Senin (8/6/2026) yang sempat menyentuh angka Rp 2.743.000 per gram. Penurunan harga ini menjadi momen […]

expand_less