Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Keuangan & Investasi » Laba Gudang Garam Melonjak Tajam, Saham GGRM Ikut Bergairah di Bursa

Laba Gudang Garam Melonjak Tajam, Saham GGRM Ikut Bergairah di Bursa

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • visibility 99
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Industri rokok kretek Tanah Air lagi punya kabar baik. PT Gudang Garam Tbk baru saja membukukan lonjakan laba yang bikin banyak pelaku pasar melirik kembali sahamnya. Angka-angkanya memang menarik untuk dibedah lebih dalam.

Saya coba rangkum kondisi terbarunya di sini, lengkap dengan konteks yang mungkin belum banyak dibahas media lain.

Laba Bersih Meroket 2.440 Persen

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2026, laba bersih yang bisa diatribusikan ke pemilik entitas induk melonjak menjadi Rp2,97 triliun. Sebagai perbandingan, di periode sama tahun 2025, angkanya cuma Rp117,16 miliar.

Lonjakan sebesar itu bukan kebetulan. Perusahaan berhasil memangkas beban pokok penjualan hingga 13,28 persen menjadi Rp35,19 triliun. Efeknya langsung terasa: laba bruto ikut naik signifikan ke angka Rp5,98 triliun, dengan margin yang jauh lebih sehat di kisaran 14,5 persen.

Menariknya, tidak semua lini bisnis Gudang Garam mencatat hasil positif. Segmen infrastruktur perusahaan justru masih menanggung kerugian operasional sebesar Rp166,9 miliar pada semester pertama tahun ini. Meski begitu, kerugian tersebut relatif kecil dibanding total laba operasional bisnis rokok yang tembus Rp4,11 triliun.

Saham GGRM Sempat Terbang, Lalu Terkoreksi

Kabar laba yang moncer langsung disambut pasar. Sepanjang 3 sampai 7 Agustus 2026, harga saham GGRM menguat 14,34 persen dan sempat menyentuh level tertinggi tahunan di Rp21.800 per lembar. Dalam sebulan terakhir saja, kenaikannya bahkan tembus lebih dari 33 persen.

Investor asing pun ikut memburu saham ini. Nilai pembelian bersih mereka mencapai ratusan miliar rupiah dalam sepekan, mengindikasikan optimisme pasar terhadap prospek perusahaan.

Sayangnya, tren positif itu tidak bertahan lama. Pada perdagangan Senin, 10 Agustus 2026, saham GGRM justru melemah 4,49 persen menjadi Rp20.750 per lembar. Investor asing yang sebelumnya rajin membeli, kali ini malah mencatat penjualan bersih senilai Rp12,59 miliar.

Padahal, di awal sesi hari itu, saham sempat menyentuh Rp21.825, level tertinggi dalam setahun terakhir. Perubahan arah transaksi asing inilah yang akhirnya menghentikan tren net buy yang berlangsung sejak awal Agustus.

Kondisi Neraca Perusahaan

Dari sisi laporan posisi keuangan, total aset Gudang Garam per akhir Juni 2026 tercatat Rp77,87 triliun. Kas dan setara kas turut menopang angka tersebut dengan nilai Rp8,71 triliun.

Sementara itu, total liabilitas perseroan berada di angka Rp13,77 triliun pada periode yang sama. Rasio ini tergolong sehat untuk perusahaan sebesar Gudang Garam, apalagi dengan lonjakan laba yang baru saja dicatatkan.

Sekilas Tentang Gudang Garam

Bagi yang belum familiar, Gudang Garam adalah salah satu produsen rokok kretek terbesar di Indonesia. Perusahaan ini berdiri sejak 1958 di Kediri, Jawa Timur, dan sudah dikenal luas baik di pasar domestik maupun mancanegara.

Portofolio produknya cukup lengkap, mulai dari sigaret kretek klobot (SKL), sigaret kretek linting tangan (SKT), sampai sigaret kretek linting mesin (SKM). Fokus perusahaan belakangan ini memang lebih diarahkan ke varian SKT, seiring dinamika regulasi dan tren konsumsi rokok di Indonesia.

Apa yang Perlu Diperhatikan Investor?

Kalau kamu sedang mempertimbangkan saham GGRM, ada beberapa hal yang layak dipantau ke depannya:

  • Konsistensi efisiensi biaya, karena inilah faktor utama pendorong lonjakan laba semester ini
  • Pergerakan dana asing, mengingat sensitivitasnya terhadap sentimen jangka pendek
  • Perkembangan kebijakan cukai tembakau, yang selalu jadi variabel penting bagi emiten rokok
  • Kinerja segmen non-rokok, khususnya infrastruktur yang masih merugi

Kinerja Gudang Garam di semester I 2026 memang jadi salah satu kejutan positif di sektor consumer goods. Tapi seperti biasa di pasar saham, kenaikan tajam sering diikuti koreksi. Bagi investor, memantau laporan keuangan kuartal berikutnya jadi langkah yang masuk akal sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada El Niño Berpotensi Kembali di Akhir Tahun 2026, Simak Penjelasan Para Pakar

    Waspada El Niño Berpotensi Kembali di Akhir Tahun 2026, Simak Penjelasan Para Pakar

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Fenomena El Niño kini kembali menjadi sorotan dunia karena potensi kemunculannya pada paruh kedua hingga akhir tahun 2026. Berbagai data observasi serta model iklim terbaru menunjukkan adanya perubahan kondisi laut yang signifikan di wilayah Samudra Pasifik. Profesor dari University of Maryland, R. Dwi Susanto, menegaskan bahwa indikator utama saat ini mengarah kuat pada pembentukan […]

  • Kasus Fitnah Inisial SAM: Ustaz Solmed Resmi Laporkan Puluhan Akun Media Sosial ke Polda Metro Jaya

    Kasus Fitnah Inisial SAM: Ustaz Solmed Resmi Laporkan Puluhan Akun Media Sosial ke Polda Metro Jaya

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Hari ini, jagat media sosial Indonesia kembali diguncang oleh kelanjutan kasus hukum yang menyeret nama besar pendakwah Saleh Mahmud Munawir, atau yang lebih akrab disapa Ustaz Solmed. Bukan karena ia terlibat dalam kasus asusila, melainkan langkah beraninya mendatangi Polda Metro Jaya pada Jumat, 17 April 2026, untuk memutus rantai fitnah yang selama sebulan terakhir […]

  • Harga Minyak Dunia Tembus US, Efek Serangan AS ke Iran di Selat Hormuz

    Harga Minyak Dunia Tembus US$90, Efek Serangan AS ke Iran di Selat Hormuz

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Harga minyak mentah dunia menembus level psikologis US$90 per barel. Pemicunya, militer Amerika Serikat (AS) menghantam dua peluncur rudal Iran di Pulau Larak, kawasan strategis Selat Hormuz. Kenaikan ini terjadi hanya beberapa jam setelah pasukan AS melancarkan serangan pada Minggu (30/8/2026) waktu setempat. Brent Melonjak, WTI Ikut Terkerek Minyak Brent berjangka untuk pengiriman November […]

  • KPK Geledah Rumah Silmy Karim Terkait Kasus Dugaan Suap dan Gratifikasi Izin Tinggal WNA

    KPK Geledah Rumah Silmy Karim Terkait Kasus Dugaan Suap dan Gratifikasi Izin Tinggal WNA

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah Silmy Karim yang berlokasi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (5/6/2026) siang. Rombongan tim penyidik tiba di kediaman mantan Wakil Menteri Imigrasi tersebut sekitar pukul 13.46 WIB dengan menggunakan enam mobil. Kegiatan ini mendapatkan pengawalan ketat dari personel Brimob Polri yang bersenjata lengkap […]

  • Peta Musim Kemarau Masih Membayangi, Ini Prediksi Hujan September 2026 dari BMKG

    Peta Musim Kemarau Masih Membayangi, Ini Prediksi Hujan September 2026 dari BMKG

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Sebagian besar wilayah Indonesia bakal tetap kering sepanjang September mendatang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peta prediksi curah hujan terbaru. Tim BMKG memperbarui data ini pada 1 Agustus 2026 menggunakan model ECMWF-cor. Warna cokelat gelap mendominasi peta, membentang dari Sumatra bagian timur, Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi. Warna ini menandai kategori curah hujan […]

  • Demo DPR Hari Ini: Guru Madrasah Swasta Tuntut Kesetaraan Kesejahteraan

    Demo DPR Hari Ini: Guru Madrasah Swasta Tuntut Kesetaraan Kesejahteraan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Suasana demo DPR hari ini di Jakarta Pusat pada Rabu (20/5/2026) tampak dipenuhi oleh ribuan guru madrasah swasta yang tergabung dalam PGMM dan PGSI. Massa aksi berkumpul di depan gerbang gedung parlemen dengan membawa berbagai atribut perjuangan seperti kentongan dan spanduk berisi aspirasi. Peserta Demo DPR hari ini secara tegas mendesak pemerintah untuk melakukan […]

expand_less