Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Keuangan & Investasi » BGN Ubah Insentif SPPG MBG Jadi Rp2.000 per Porsi, Ini Alasannya

BGN Ubah Insentif SPPG MBG Jadi Rp2.000 per Porsi, Ini Alasannya

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
  • visibility 102
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Skema pembayaran dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) berubah total. Badan Gizi Nasional (BGN) resmi mengubah mekanisme insentif bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Nominal tetap Rp6 juta per hari kini berganti jadi Rp2.000 per porsi makanan yang disalurkan. Aturan baru ini mulai berlaku Senin, 5 Oktober 2026.

Kepala BGN Sudaryono mengumumkan perubahan ini di Jakarta, Kamis (1/10/2026). “Yang sebelumnya masing-masing SPPG memberikan layanan MBG dengan jumlah penerima manfaat yang berbeda-beda, namun kemudian mendapatkan insentif yang sama yaitu Rp6 juta per hari, itu kemudian kami sesuaikan sesuai dengan proporsionalnya, yaitu kami kembalikan menjadi Rp2.000 per porsi makanan yang dibagikan ke penerima manfaat,” ujarnya.

Kenapa Skema Lama Dianggap Timpang?

Selama ini, setiap SPPG menerima insentif sama rata Rp6 juta per hari. Besaran ini berlaku tanpa memandang berapa banyak penerima manfaat yang benar-benar dilayani. Dapur yang melayani ribuan porsi dan dapur yang hanya melayani ratusan porsi sama-sama menerima angka serupa.

Sudaryono menegaskan, penyesuaian skema ini mengedepankan asas kewajaran, keadilan, dan efisiensi anggaran negara. Lewat skema baru, insentif setiap SPPG kini mengikuti volume layanan sesungguhnya di lapangan.

Dasar Hukumnya: Peraturan BGN Nomor 13 Tahun 2026

Perubahan skema insentif SPPG MBG ini tertuang dalam Peraturan BGN Nomor 13 Tahun 2026 tentang Hari Pelayanan Efektif Program MBG dan Pemberian Insentif Ketersediaan serta Mutu Layanan SPPG. BGN juga menerbitkan Keputusan Kepala BGN tersendiri yang mengatur besaran pemberian insentif tersebut.

Rp2.000 Bukan Tambahan, Tapi Bagian dari Anggaran Rp15.000

Sudaryono menegaskan satu hal penting: Rp2.000 per porsi bukan dana tambahan di luar pagu anggaran MBG yang sudah ada. Nominal ini tetap bagian dari total anggaran Rp15.000 per porsi untuk setiap penerima manfaat, dengan rincian:

  • Rp10.000 untuk bahan makanan
  • Rp3.000 untuk biaya operasional dapur
  • Rp2.000 untuk insentif ketersediaan dan mutu layanan SPPG

“Rp2.000 ini adalah bagian dari Rp15.000 per porsi kepada setiap penerima manfaat,” tegas Sudaryono.

Ilustrasi Perhitungan Skema Baru

Besaran insentif sebuah SPPG kini bergantung pada jumlah porsi, kapasitas layanan, dan hari operasional dapur tersebut. Sebagai gambaran, bayangkan sebuah SPPG melayani 3.000 porsi dalam sehari. Perhitungan Rp2.000 per porsi akan menghasilkan insentif sekitar Rp6 juta, setara angka lama. Namun, dapur dengan kapasitas lebih kecil otomatis menerima insentif lebih rendah, sesuai porsi yang benar-benar tersalurkan.

Insentif Hilang Jika Dapur Disuspend

BGN menegaskan, insentif hanya cair saat SPPG benar-benar beroperasi dan menyalurkan layanan MBG kepada penerima manfaat. Dapur yang kena suspend otomatis kehilangan insentif selama periode penghentian tersebut. Skema ini sekaligus menjadi alat pengawasan kepatuhan operasional dapur.

Mitra SPPG Minta Pengkajian Ulang

Perubahan skema ini langsung memicu reaksi dari sejumlah pengelola dapur. Perwakilan mitra SPPG di Priangan Timur, Ucu, menyuarakan keberatan atas skema baru ini. Ia menilai perubahan tersebut berpotensi membebani mitra yang sejak awal membangun dapur SPPG dengan modal pribadi.

“Kami memohon kepada para pimpinan BGN, khususnya kepada Kepala BGN, untuk mengkaji ulang apa yang disampaikan terkait insentif tersebut,” kata Ucu, Kamis (1/10/2026).

Ucu juga menyoroti satu hal lagi. Skema ini berbeda dari ketentuan yang mereka pahami saat pertama kali membangun dan mengoperasikan dapur SPPG. Perbedaan ini menimbulkan ketidakpastian bagi mitra yang sudah lebih dulu berinvestasi di sektor ini.

Dampaknya bagi Keberlangsungan Program MBG

Perubahan insentif SPPG MBG ini terjadi di tengah perluasan cakupan program yang terus berjalan. BGN menilai penyesuaian ini penting. Anggaran negara perlu benar-benar proporsional dengan jumlah penerima manfaat yang dilayani, bukan sekadar nominal rata yang sama untuk semua dapur.

Di sisi lain, keluhan dari mitra SPPG menjadi pengingat penting. Perubahan kebijakan semacam ini perlu diiringi sosialisasi yang jelas, terutama bagi dapur yang sudah lebih dulu berinvestasi modal besar berdasarkan skema lama. Publik kini menanti apakah BGN akan merespons permintaan kaji ulang ini, atau tetap menjalankan skema baru sesuai jadwal 5 Oktober 2026.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • kemenkes-imbau-waspada-campak-2026

    Kasus Campak Tembus 21 Ribu, Kemenkes Ingatkan Warga Jangan Lengah

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Angka kasus campak memang sudah turun jauh dibanding awal tahun. Tapi jangan buru-buru merasa aman dulu. Kementerian Kesehatan RI justru meminta masyarakat tetap waspada, sebab virus ini masih beredar di sejumlah wilayah Tanah Air. Lebih dari 21 Ribu Kasus Tersebar di 36 Provinsi Data terbaru cukup mengejutkan. Total kasus campak sepanjang 2026 sudah menembus […]

  • lagu-tentang-politik-musisi-indonesia

    Lagu Tentang Politik, Deretan Karya Musisi yang Berani Bicara Kritik

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle firmansyah
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Kebaruan. Lagu tentang politik selalu punya tempat khusus di telinga masyarakat. Musik jadi medium paling efektif untuk menyampaikan kegelisahan. Pendengar tidak perlu turun ke jalan untuk merasakan pesannya. Beberapa lagu bahkan berubah jadi anthem resmi di tengah aksi demonstrasi. Fenomena ini bukan hal baru. Musisi Indonesia sudah terbiasa menyelipkan kritik lewat lirik sejak era Orde […]

  • coolant berkualitas

    Coolant Berkualitas Membantu Mengurangi Risiko Korosi dan Kerusakan pada Sistem Pendingin Mesin

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Kinerja mesin pada kendaraan, alat berat, maupun mesin industri sangat dipengaruhi oleh kondisi sistem pendingin yang bekerja menjaga suhu tetap stabil selama operasional berlangsung. Dalam kondisi kerja dengan temperatur tinggi, penggunaan coolant berkualitas menjadi faktor penting untuk membantu menjaga performa mesin sekaligus mengurangi risiko korosi pada komponen sistem pendingin. Seiring meningkatnya kebutuhan efisiensi dan keandalan […]

  • spanyol-lolos-final-piala-dunia-2026

    Tiket Final Piala Dunia 2026 Resmi Didapatkan Spanyol Usai Tumbangkan Prancis Tanpa Balas

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Gelaran pesta sepak bola terakbar di dunia akhirnya berhasil melahirkan finalis pertamanya melalui laga sengit yang penuh gengsi. Kepastian ini terwujud setelah skuad matang Spanyol membungkam ambisi besar Prancis pada laga semifinal turnamen bergengsi tersebut. Berlaga di Stadion Dallas pada Rabu (15/7/2026) dini hari WIB, anak-asuh Luis de la Fuente tampil sangat perkasa meredam […]

  • harga-emas-antam-hari-ini-naik-rp5000-per-gram

    Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Cek Daftar Harga Terbaru per 8 Juni 2026

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Harga Emas Antam kembali bergerak naik pada perdagangan awal pekan, Senin, 8 Juni 2026. Pantauan di laman resmi Logam Mulia per pukul 08.37 WIB menunjukkan kenaikan sebesar Rp5.000 per gram. Kini, nilai satu gram emas batangan menyentuh level Rp2.743.000, naik dari harga sebelumnya yang berada di angka Rp2.738.000. Selain harga jual, nilai buyback atau […]

  • memakai softlens

    Bahaya Memakai Softlens untuk Mata yang Jarang Diketahui

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Jutaan orang Indonesia memakai softlens setiap hari. Sebagian untuk koreksi penglihatan. Sebagian lagi murni untuk alasan estetika — mengubah warna mata atau membuat tampilan lebih menarik. Tapi di balik kepraktisannya, softlens menyimpan deretan risiko kesehatan yang serius. Dan yang lebih mengkhawatirkan — banyak penggunanya tidak menyadari bahaya itu sampai masalah sudah terlanjur muncul. Artikel […]

expand_less