Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Suami Tusuk Istri Pakai Obeng Saat Ambil Rapor di SD Semarang — Pelaku Sudah Ditangkap

Suami Tusuk Istri Pakai Obeng Saat Ambil Rapor di SD Semarang — Pelaku Sudah Ditangkap

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • visibility 200
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Suami Tusuk Istri Pakai Obeng Saat Ambil Rapor di SD Semarang — Pelaku Sudah Ditangkap. Acara pengambilan rapor yang seharusnya jadi momen biasa berubah menjadi peristiwa mencekam.

Jumat, 19 Juni 2026, suasana di sekitar SD Kalipancur 02, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang mendadak geger. Seorang perempuan berinisial AY (25) menjadi korban penusukan brutal yang dilakukan suaminya sendiri, berinisial F (29), menggunakan obeng. Keduanya hadir di sekolah itu untuk satu tujuan yang sama — mengambil rapor anak mereka.

Tidak ada yang menyangka pagi itu berakhir dengan darah.

Dua Bulan Pisah, Bertemu Saat Ambil Rapor

Hubungan AY dan F memang sudah lama retak. Kapolsek Ngaliyan, Kompol Aliet Alphard, mengonfirmasi bahwa keduanya sedang menjalani proses perceraian di pengadilan. Selama sekitar dua bulan sebelum kejadian, AY sudah tidak tinggal serumah dengan suaminya. Pertemuan hari itu terjadi karena satu alasan sederhana — sekolah memanggil keduanya untuk menghadiri pembagian rapor.

“Istri sudah tidak pulang dua bulan. Tami ketemu waktu ambil rapor anaknya di SD itu,”

Pertemuan itulah yang memicu tragedi.

Ditusuk Berkali-kali, Langsung Dilarikan ke RS William Booth

F diduga meluapkan amarahnya secara brutal dengan menusuk AY menggunakan obeng di dekat lingkungan sekolah. Warga yang menyaksikan kejadian langsung bergerak cepat — AY segera dilarikan ke RS William Booth Semarang untuk mendapat penanganan medis darurat.

Soal jumlah tusukan, ada perbedaan keterangan. Dari pengakuan pelaku F kepada polisi, ia menyebut melakukan tiga tusukan yang mengenai bahu dan punggung korban. Sementara itu, informasi yang beredar di masyarakat menyebut AY mengalami luka hingga enam kali tusukan. Polisi memilih menunggu hasil visum resmi sebelum menetapkan angka pasti.

Video Viral, Pelaku Langsung Diamankan

Rekaman video detik-detik pasca kejadian langsung menyebar luas di grup WhatsApp dan berbagai platform media sosial. Kondisi ini memicu kepanikan di kalangan warga dan orang tua murid yang hadir di sekolah hari itu. Jajaran Polsek Ngaliyan bergerak cepat. F langsung diamankan dan dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan. “Iya, sudah di Polsek,” kata Alphard membenarkan.

Dalam pemeriksaan awal, F mengakui seluruh perbuatannya.

Motif Belum Tuntas, Penyidik Masih Bekerja

Meski pengakuan sudah ada, unit Reskrim Polsek Ngaliyan masih menginterogasi F secara intensif untuk mengungkap pemantik utama di balik aksi nekatnya. Apakah ada percekcokan lebih dulu? Apakah ada pemicu spesifik saat keduanya bertemu di sekolah? Semua itu masih dalam pendalaman.

Yang pasti, pihak kepolisian belum merilis kronologi lengkap karena penyidikan di lapangan masih berjalan.

Sekolah Jadi Lokasi Kekerasan — Ini yang Bikin Miris

Yang membuat kasus ini menorehkan rasa ngeri lebih dalam bukan hanya soal brutalitas pelaku, tapi di mana peristiwa itu terjadi. SD Kalipancur 02 adalah ruang anak-anak. Tempat belajar, bermain, tumbuh. Justru di sanalah seorang ibu muda menjadi korban kekerasan di depan mata warga dan sesama orang tua murid.

Hingga siang hari, situasi di sekitar lokasi kejadian mulai kondusif. Tapi guncangan psikologis bagi warga dan orang tua murid yang menyaksikan — atau bahkan sekadar mendengar — jelas tidak bisa hilang begitu saja dalam hitungan jam.

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa kekerasan dalam rumah tangga bisa meledak kapan saja dan di mana saja — bahkan di tempat yang paling tidak terduga sekalipun. Proses hukum terhadap F kini berjalan, dan kondisi AY terus dipantau oleh tim medis RS William Booth Semarang.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seruan Aksi BEM UI 18 Agustus 2026 Disiapkan, Mahasiswa Diminta Berkumpul di FISIP UI

    Seruan Aksi BEM UI 18 Agustus 2026 Disiapkan, Mahasiswa Diminta Berkumpul di FISIP UI

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Dalam poster BEM UI , kegiatan itu membawa tema “Seruan Aksi #MerebutKemerdekaan”. Informasi tersebut juga mencantumkan Departemen Aksi dan Propaganda sebagai bagian yang menggelar seruan. Jadwal Aksi BEM UI 18 Agustus 2026 Poster mencantumkan beberapa informasi penting bagi mahasiswa yang ingin mengikuti agenda tersebut. Hari: Selasa, 18 Agustus 2026 Waktu: 10.00 WIB Titik kumpul: Lapangan […]

  • ijazah-gibran-putusan-mk-duduk-perkara-petitum

    Ijazah Gibran Diputus MK Malam Ini: Duduk Perkara dan Petitum

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Kebaruan. Pukul 20.00 WIB malam ini, Selasa (6/10/2026), Mahkamah Konstitusi membacakan putusan perkara yang mempersoalkan ijazah Gibran Rakabuming Raka. Jadwalnya tercantum di situs resmi MK dengan agenda pengucapan putusan di Ruang Sidang Gedung I. Perkara bernomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 ini menentukan apakah syarat pendidikan Gibran saat maju sebagai cawapres 2024 sah atau tidak. Siapa penggugat ijazah Gibran […]

  • Kaur Keuangan Desa di Kalsel Ditahan, Korupsi Rp646 Juta untuk Gift dan Nyawer TikTok

    Kaur Keuangan Desa di Kalsel Ditahan, Korupsi Rp646 Juta untuk Gift dan Nyawer TikTok

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Dari sekian banyak kasus korupsi yang pernah terungkap di Indonesia, kasus ini termasuk yang paling membuat geleng kepala. Seorang aparatur desa berinisial MT — menjabat sebagai Kaur Keuangan Desa Lok Bangkai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan — resmi mendekam di balik jeruji besi sejak Selasa, 23 Juni 2026. Alasan korupsinya? Bukan untuk investasi […]

  • Operasional Maskapai Terhimpit, Harga Avtur Indonesia Meroket 72% per April 2026

    Operasional Maskapai Terhimpit, Harga Avtur Indonesia Meroket 72% per April 2026

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Industri penerbangan nasional kembali menghadapi tantangan besar memasuki kuartal kedua tahun ini. Berdasarkan data terbaru yang dirilis pada April 2026, harga bahan bakar pesawat jenis avtur mencatatkan lonjakan drastis hingga 72,45% jika membandingkannya dengan angka pada Maret 2026. Kenaikan yang signifikan ini terpantau merata di seluruh gerbang udara utama Indonesia. Hal ini memicu kekhawatiran […]

  • Review Spesifikasi dan Harga Samsung QLED Q5F 43 Inci, Smart TV 4 Jutaan Terbaik 2026

    Review Spesifikasi dan Harga Samsung QLED Q5F 43 Inci, Smart TV 4 Jutaan Terbaik 2026

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pasar televisi pintar pada kisaran harga Rp 3-4 jutaan sering kali dipandang sebelah mata karena minimnya fitur modern. Banyak perangkat yang terasa lambat setelah pemakaian beberapa tahun karena kurangnya dukungan pembaruan sistem. Menjawab masalah tersebut, Samsung Electronics Indonesia meluncurkan Samsung QLED Q5f 43 inci pada awal Mei 2026. Dari sudut pandang saya sebagai pengulas […]

  • BGN Ubah Insentif SPPG MBG Jadi Rp2.000 per Porsi, Ini Alasannya

    BGN Ubah Insentif SPPG MBG Jadi Rp2.000 per Porsi, Ini Alasannya

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Kebaruan. Skema pembayaran dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) berubah total. Badan Gizi Nasional (BGN) resmi mengubah mekanisme insentif bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Nominal tetap Rp6 juta per hari kini berganti jadi Rp2.000 per porsi makanan yang disalurkan. Aturan baru ini mulai berlaku Senin, 5 Oktober 2026. Kepala BGN Sudaryono mengumumkan perubahan ini di […]

expand_less