Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pramono Anung Tegaskan Bentrokan Matraman Bukan Isu Etnis, Jakarta Tetap Aman

Pramono Anung Tegaskan Bentrokan Matraman Bukan Isu Etnis, Jakarta Tetap Aman

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta masyarakat tidak mengaitkan bentrokan antarwarga di kawasan Matraman Dalam, Menteng, Jakarta Pusat, dengan isu etnis. Ia menegaskan Jakarta merupakan kota terbuka yang keberagamannya selama ini terjaga dengan baik.

Pramono: Jangan Munculkan Sentimen Etnis

Menurut Pramono, persoalan di Matraman merupakan realitas yang harus diselesaikan dengan kepala dingin. Ia menolak keras bila insiden ini berkembang menjadi isu suku atau etnis tertentu.

“Jakarta ini adalah kota yang sangat terbuka. Keanekaragaman di Jakarta itu selama ini terjaga dengan baik. Sehingga saya betul-betul tidak mau ada isu berkaitan dengan etnisitas di Jakarta karena Jakarta sudah aman, nyaman, dan tenteram,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Pemerintah tetap memberi perhatian penuh terhadap bentrokan tersebut, menurut pengakuannya sendiri. Meski begitu, ia menilai insiden ini tidak boleh mengganggu kerukunan masyarakat secara luas.

“Bahwa kemudian ada persoalan seperti di Matraman, itu adalah realitas yang ada. Tetapi saya meminta kepada semuanya untuk menahan diri dan kita menyelesaikannya dengan kepala dingin,” ujarnya.

Pramono Anung berharap Jakarta tetap menjadi kota aman bagi siapa pun, tanpa memandang latar belakang suku maupun etnis.

“Mudah-mudahan Jakarta tetap aman, nyaman, dan terbuka bagi siapa saja,” tuturnya.

Warga dan Keluarga Korban Sepakat Berdamai

Polisi memfasilitasi mediasi antara warga dan keluarga korban yang tewas akibat bentrokan di Menteng. Kedua belah pihak mengajak semua elemen masyarakat berdamai dan mempercayakan proses hukum sepenuhnya kepada kepolisian.

Ketua RT 08 RW 04 Pegangsaan, Menteng, Ica Risanggeni, menjelaskan proses mediasi tersebut kepada wartawan di depan gedung Promoter, Polda Metro Jaya, Senin (27/7).

“Perihal dengan kejadian yang kemarin, kami sudah dipertemukan oleh Bapak Kapolda maupun dengan aparatnya setempat. Di mana kami ditemukan dengan daripada perwakilan daripada warga dari pihak yang telah meninggal dunia,” ujarnya.

Ica turut menyampaikan duka mendalam atas kejadian tersebut. Ia berharap warga sekitar tetap menjaga kondusivitas lingkungan.

“Terutama juga kami ucapkan sedalam-dalamnya turut berdukacita atas meninggalnya rekan kita atas kejadian yang kemarin. Dan saya berharap pun juga untuk semua warga yang berada di lokasi Matraman sekitarnya. Mohon kita dapat menjaga kondusif daripada keamanan setempat,” jelasnya.

Ia bahkan mengajak para pedagang melanjutkan aktivitas jual beli seperti biasa. Kedua pihak sudah sepakat berdamai usai mediasi berlangsung.

“Dan tidak usah takut bagi warga-warga yang ingin berdagang, silakan dilanjutkan saja. Kami sudah berdamai dengan pihak dari perwakilan dari pihak yang telah meninggal dunia dengan Bapak Dami,” jelasnya.

Keluarga Korban Serahkan Proses Hukum ke Polisi

Perwakilan keluarga korban, Dami Renjaan, mengungkapkan penyesalan mendalam atas insiden yang menimpa saudaranya. Keluarga memutuskan menyerahkan seluruh proses hukum kepada aparat penegak hukum.

“Kami perlu menyampaikan bahwa pertama-tama tentunya kami dari keluarga korban yang meninggal dunia atas nama Paskalis, kami menyesalkan kejadian yang telah terjadi, yang menimpa adik dan saudara kami. Meskipun demikian, saat ini kami menyerahkan seluruh proses hukum kepada aparat penegak hukum,” ujar Dami.

Ia meyakini aparat penegak hukum akan bekerja profesional dan adil menyelesaikan persoalan ini.

“Kami yakin dan percaya bahwa aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional dan adil dalam menyelesaikan persoalan ini, sehingga memberikan rasa keadilan bagi kita semua,” tambahnya.

Dami turut mengimbau seluruh keluarga besar, baik yang berasal dari Indonesia timur maupun daerah lain, agar sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.

“Kami mengimbau kepada semua keluarga yang ada di Indonesia timur maupun semua keluarga di mana pun berada, mari kita kembali menjaga keamanan dan ketertiban. Kita serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum,” tuturnya.

Kronologi Singkat dan Status Tersangka

Bentrokan yang terjadi di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, menyebabkan satu orang tewas. Korban meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka yang dideritanya.

Polisi sudah menetapkan tujuh orang tersangka terkait peristiwa ini. Empat tersangka terjerat kasus perusakan gerobak pedagang dan penganiayaan, yakni GNA, AJL, FAM, dan ELL—yang bukan warga Matraman. Sementara tiga tersangka lain, berinisial SK, AS, dan OR, merupakan warga Matraman yang dikenai pasal penganiayaan.

Kenapa Pesan Pramono Anung Ini Penting

Pernyataan tegas Pramono Anung soal isu etnisitas jadi langkah krusial mencegah eskalasi konflik sosial di Jakarta. Kota dengan keberagaman tinggi seperti Jakarta memang rentan terhadap penyebaran narasi provokatif di media sosial, terutama saat insiden kekerasan melibatkan warga dari latar belakang berbeda.

Bagi Anda yang tinggal atau beraktivitas di sekitar kawasan Matraman, penting untuk tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi. Mempercayakan proses hukum kepada aparat, seperti yang dilakukan keluarga korban, jadi langkah bijak menjaga kondusivitas bersama.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penembakan Sopir di Papua, Kronologi Lengkap Kasus Aris Sanda

    Penembakan Sopir di Papua, Kronologi Lengkap Kasus Aris Sanda

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Kebaruan. Penembakan sopir di Papua kembali menyita perhatian publik nasional. Seorang pengemudi travel asal Toraja, Aris Sanda (41), tewas dalam kondisi mengenaskan di kawasan Danau Habema, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Kasus ini menambah panjang daftar kekerasan terhadap warga sipil di wilayah rawan konflik tersebut. Tim SAR menemukan jasad Aris pada Rabu (16/9/2026) dalam kondisi terbakar […]

  • Roy Suryo dan Tifauzia Segera Disidang, Jokowi Siap Tunjukkan Ijazah Asli dari SD hingga S1

    Roy Suryo dan Tifauzia Segera Disidang, Jokowi Siap Tunjukkan Ijazah Asli dari SD hingga S1

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Setelah melalui proses penyidikan panjang, kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo akhirnya melangkah ke meja persidangan. Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma — dua nama yang paling banyak diperbincangkan dalam kasus ini — kini menghadapi babak paling krusial. Berkas perkara mereka sudah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dan persidangan tinggal menunggu […]

  • RUU Perampasan Aset Disorot Peradi, Ini Catatan Kritisnya

    RUU Perampasan Aset Disorot Peradi, Ini Catatan Kritisnya

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Kebaruan. RUU Perampasan Aset kembali jadi sorotan dalam rapat Komisi III DPR bersama sejumlah pakar hukum, Senin (7/9/2026). Dalam kesempatan itu, Sekjen DPP Peradi Profesional Yuhelson menyampaikan sejumlah catatan penting agar beleid ini tidak melenceng dari tujuan awalnya. Pemisahan Aset Sah dan Hasil Kejahatan Mengawali rapat, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menegaskan satu […]

  • Tips Hindari Jebakan Pinjaman Online Ilegal Merugikan

    Tips Hindari Jebakan Pinjaman Online Ilegal Merugikan

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pertumbuhan teknologi finansial saat ini bagai pisau bermata dua bagi masyarakat urban. Layanan pinjaman online ilegal terus mengintai konsumen yang membutuhkan dana segar secara instan tanpa persyaratan yang rumit. Kemudahan akses lewat ponsel pintar membuat banyak orang tergoda mengambil jalan pintas demi mengejar pemenuhan gaya hidup sesaat. Alih-alih menyelesaikan masalah, keputusan ceroboh ini justru […]

  • Bahaya Memakai Softlens untuk Mata yang Jarang Diketahui

    Bahaya Memakai Softlens untuk Mata yang Jarang Diketahui

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Jutaan orang Indonesia memakai softlens setiap hari. Sebagian untuk koreksi penglihatan. Sebagian lagi murni untuk alasan estetika — mengubah warna mata atau membuat tampilan lebih menarik. Tapi di balik kepraktisannya, softlens menyimpan deretan risiko kesehatan yang serius. Dan yang lebih mengkhawatirkan — banyak penggunanya tidak menyadari bahaya itu sampai masalah sudah terlanjur muncul. Artikel […]

  • Pratama Arhan Resmi Gabung Persija, Perkuat Sisi Kiri Macan Kemayoran

    Pratama Arhan Resmi Gabung Persija, Perkuat Sisi Kiri Macan Kemayoran

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Bursa transfer Liga 1 kembali menghadirkan kejutan besar. Persija Jakarta baru saja mengumumkan kedatangan Pratama Arhan, bek kiri andalan Timnas Indonesia, untuk mengarungi kompetisi BRI Super League musim 2026/2027. Kabar ini langsung menyita perhatian The Jakmania, apalagi mengingat rekam jejak Arhan yang cukup panjang di kancah internasional. Persija mengikat pemain kelahiran Blora tersebut dengan […]

expand_less