Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Menkomdigi Sebut X Baru Kunci 250 Ribu dari 7 Juta Akun Anak di Indonesia

Menkomdigi Sebut X Baru Kunci 250 Ribu dari 7 Juta Akun Anak di Indonesia

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Menkomdigi Meutya Hafid mengungkap data terbaru soal langkah X melindungi pengguna anak. X sudah mengunci sekitar 250 ribu akun milik anak di bawah 16 tahun. Namun, angka itu masih jauh lebih kecil dibanding perkiraan total akun anak di platform tersebut. Proyeksinya mencapai 7 juta akun.

Meutya menyampaikan data ini dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (14/9/2026). Ia sekaligus mengumumkan hasil evaluasi kepatuhan sejumlah platform digital selama enam bulan terakhir. Evaluasi ini merujuk pada Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak. Masyarakat lebih akrab menyebut aturan ini dengan istilah PP Tunas.

Menkomdigi Nilai Langkah X Masih Jauh dari Harapan

Meutya menegaskan, capaian X mengunci 250 ribu akun belum sebanding dengan skala masalah sebenarnya. Selisih antara jumlah akun yang sudah terkunci dan proyeksi total akun anak masih terpaut sangat jauh. Bahkan, selisihnya mencapai jutaan akun. Kondisi ini membuat Kementerian Komunikasi dan Digital menilai upaya X belum sejalan dengan semangat perlindungan anak di Indonesia.

Menkomdigi menyebut evaluasi ini bukan sekadar formalitas rutin. Pemerintah ingin memastikan setiap platform digital benar-benar serius menjalankan kewajiban melindungi pengguna anak. Dengan kata lain, target minimal saja belum cukup untuk lolos dari pengawasan pemerintah.

Belum Ada Kantor Perwakilan, Koordinasi Jadi Terhambat

Selain soal data akun, Meutya juga menyoroti satu hal penting. X belum punya kantor perwakilan resmi di Indonesia. Akibatnya, proses koordinasi antara pemerintah dan platform tersebut berjalan lebih rumit. Sebagai perbandingan, platform lain yang sudah punya perwakilan lokal jauh lebih mudah mengikuti koordinasi bersama pemerintah.

Pemerintah berharap X segera membuka kantor di Indonesia. Langkah ini bakal mempermudah proses monitoring pelaksanaan PP Tunas ke depannya. Selain itu, komunikasi pun bisa berjalan lebih cepat kalau ada temuan pelanggaran yang perlu ditindaklanjuti bersama.

Kenapa PP Tunas Penting bagi Keamanan Anak Digital

PP Tunas hadir sebagai respons pemerintah terhadap satu masalah mendesak. Makin banyak anak di bawah umur mengakses platform digital tanpa pengawasan memadai. Oleh karena itu, aturan ini menuntut setiap penyelenggara sistem elektronik menerapkan mekanisme verifikasi usia. Selain itu, setiap platform juga wajib menerapkan pembatasan konten dan perlindungan data pribadi bagi pengguna anak.

Evaluasi kepatuhan semacam ini jadi cara pemerintah memantau platform besar, termasuk X. Dengan begitu, pemerintah bisa memastikan setiap platform benar-benar menjalankan kewajiban tersebut secara konsisten, bukan cuma di atas kertas semata.

Langkah Selanjutnya yang Perlu Diperhatikan

Publik tentu berharap ada tindak lanjut konkret dari pernyataan Menkomdigi ini, bukan sekadar catatan evaluasi tanpa konsekuensi jelas. Sementara itu, orang tua yang punya anak aktif bermedia sosial sebaiknya tetap mengawasi penggunaan platform digital secara mandiri. Sembari menunggu kepatuhan penuh dari X, pengawasan langsung dari keluarga tetap jadi benteng pertama melindungi anak di dunia digital.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips Cuan dari Hobi Fotografi: Rekomendasi Aplikasi Jual Foto Terbaik 2026

    Tips Cuan dari Hobi Fotografi: Rekomendasi Aplikasi Jual Foto Terbaik 2026

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 578
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Sekarang, siapa pun bisa menghasilkan uang hanya dengan bermodalkan kamera smartphone. Memanfaatkan aplikasi jual foto menjadi langkah paling masuk akal bagi Anda yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan secara pasif. Penggunaan aplikasi jual foto yang tepat memungkinkan karya Anda dibeli oleh perusahaan besar atau media internasional tanpa harus memiliki studio sendiri. Memilih aplikasi jual foto […]

  • Fakta Ratusan Senjata Ditemukan di Yayasan Sekolah Jaksel, Ada Bunker Terkunci

    Fakta Ratusan Senjata Ditemukan di Yayasan Sekolah Jaksel, Ada Bunker Terkunci

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mendadak jadi sorotan. Petugas menemukan ratusan senjata tersimpan di ruangan bekas ketua yayasan sekolah tersebut. Temuan ini bermula saat pihak sekolah membuka ruangan itu untuk kebutuhan operasional siswa. Kronologi Penemuan Kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, menceritakan kejadian ini berlangsung dalam dua tahap. Pada 10 […]

  • Mengenal 10 Gedung Tertua di Dunia yang Masih Berdiri Kokoh Hingga Kini

    Mengenal 10 Gedung Tertua di Dunia yang Masih Berdiri Kokoh Hingga Kini

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Bayangkan sebuah struktur yang sudah berumur ribuan tahun, tapi dinding-dindingnya masih sanggup menceritakan kisah peradaban manusia purba. Itulah gambaran singkat dari gedung tertua di dunia yang berhasil bertahan melewati gempa, perang, hingga perubahan iklim selama berabad-abad. Daftar berikut mengajak kamu menelusuri jejak arsitektur kuno dari berbagai belahan bumi, lengkap dengan cerita sejarah di baliknya. […]

  • Petani Tembakau Jawa Barat Tolak Kebijakan Kemasan Polos dan Batas Nikotin Kemenkes

    Petani Tembakau Jawa Barat Tolak Kebijakan Kemasan Polos dan Batas Nikotin Kemenkes

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kebijakan dibuat di Jakarta. Tapi dampaknya jatuh di ladang-ladang tembakau Jawa Barat. Petani tembakau dari berbagai sentra produksi di Jawa Barat menyatakan penolakan tegas terhadap rencana regulasi yang digagas Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Tiga poin kebijakan yang mereka tentang: penyeragaman kemasan polos (plain packaging), pembatasan kadar nikotin dan tar, serta larangan bahan tambahan pada produk […]

  • Manfaat Buah Pepaya untuk Melancarkan BAB, Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Manfaat Buah Pepaya untuk Melancarkan BAB, Ini Penjelasan Ilmiahnya

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Jawabannya iya, dan ini bukan mitos belaka. Manfaat buah pepaya buat melancarkan BAB memang punya dasar ilmiah yang cukup kuat, bukan cuma kata orang tua zaman dulu. Yuk, kita bahas kenapa buah oranye ini jadi andalan banyak orang saat perut lagi susah “buang air”. Kenapa Pepaya Ampuh Buat Pencernaan Rahasianya ada di kandungan enzim […]

  • Mahasiswa Masuk Gedung DPR dan Temui Pimpinan Parlemen — Bawa Tuntutan Soal BBM hingga Supremasi Sipil

    Mahasiswa Masuk Gedung DPR dan Temui Pimpinan Parlemen — Bawa Tuntutan Soal BBM hingga Supremasi Sipil

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Mereka tidak hanya berteriak di luar gerbang. Mereka masuk. Jumat sore, 19 Juni 2026, puluhan perwakilan mahasiswa dari empat kelompok yang sejak siang berunjuk rasa di depan gerbang utama DPR/MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, akhirnya memasuki kompleks parlemen. Sekitar pukul 17.54 WIB, mereka mulai masuk melalui pintu kecil di samping gerbang utama […]

expand_less