Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Miras dan Simulator Golf Raib, Kemenimipas Buka Penelusuran

Miras dan Simulator Golf Raib, Kemenimipas Buka Penelusuran

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Barang-barang mencurigakan yang sempat terpotret di klaster mewah Lapas Cibinong ternyata sudah tidak ada lagi di lokasi. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) kini bergerak menelusuri ke mana perginya minuman keras, simulator golf, hingga sejumlah barang lain yang sebelumnya ditemukan Ombudsman RI (ORI) di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Inspektur Jenderal Kemenimipas, Rudi Setiawan, mengungkap kejanggalan ini dalam konferensi pers di Lapas Cibinong, Sabtu (26/9/2026). Ia dan timnya ingin memastikan alasan di balik hilangnya barang-barang tersebut dari lokasi semula.

Barang Bukti yang Jadi Sasaran Penelusuran

Rudi merinci sejumlah objek yang kini masuk fokus pemeriksaan timnya. “Hal-hal lain yang tentunya saya dan tim ingin mengakomodir, semua yang ditemukan oleh Ombudsman, minuman keras, tempat yang diduga sebagai simulator golf, tempat fitness, foto, barang-barang lain kulkas, itu yang menjadi objek buat kami untuk memeriksa, di mana barang-barang itu keberadaannya dan kenapa berpindah,” ujarnya.

Yang paling menarik perhatian, tim inspektorat menemukan sejumlah foto yang sempat terpajang di rumah mewah tersebut. Kini, foto-foto itu juga sudah raib dari lokasi. “Sudah ada sasaran kami ini foto siapa dan ke mana fotonya sudah kita cari. Kok kemarin ada fotonya, enggak ada fotonya. Itu jadi sasaran kami kenapa kok bisa ada foto di sini,” kata Rudi.

Kejanggalan lain muncul saat tim menemukan surat keputusan (SK) terkait foto tersebut. Rudi mempertanyakan alasan keberadaan foto orang lain di lokasi klaster mewah Lapas Cibinong.

Ada Perbedaan Kondisi yang Ditemukan Tim Pemeriksa

Kemenimipas bersama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan langsung turun tangan melakukan pemeriksaan internal menindaklanjuti temuan Ombudsman. Rudi bahkan memimpin sendiri pengecekan ke sejumlah lokasi yang sebelumnya dikunjungi tim ORI.

“Kami adalah pemeriksaan internal imigrasi. Beliau memerintahkan kolaborasi dengan Dirjen PAS untuk menindaklanjuti apa yang ditemukan oleh teman-teman Ombudsman,” jelasnya. “Tadi saya secara langsung memimpin berkeliling melihat langsung tempat-tempat yang dikunjungi oleh teman-teman Ombudsman,” lanjutnya.

Menariknya, kondisi lapangan yang dilihat tim inspektorat ternyata tidak sepenuhnya sama dengan tayangan yang sebelumnya dirilis Ombudsman. “Apa yang saya lihat dan apa ditayangkan oleh teman-teman ORI ada beberapa perbedaan. Dan ini jadi konsentrasi kami sebagai tim pemeriksa,” ungkap Rudi.

Lima Pejabat Lapas Cibinong Dinonaktifkan

Buntut temuan klaster mewah ini, Kemenimipas mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan lima pejabat struktural Lapas Cibinong yang diduga bertanggung jawab. Kelima pejabat tersebut yaitu Kepala Lapas Cibinong Wisnu Hani Putanto, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik), Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib), serta Kepala Urusan Umum yang membidangi barang milik negara.

“Kami nonaktifkan dan kami lakukan pemeriksaan bagaimana kondisi yang terjadi sampai ditemukan dan sampai hari ini,” tegas Rudi.

Puluhan Warga Binaan dan Pegawai Diperiksa

Proses investigasi ini melibatkan pemeriksaan intensif terhadap warga binaan maupun pegawai lapas. Sejak Jumat (25/9/2026), tim sudah memeriksa 52 warga binaan Lapas Cibinong. Pemeriksaan berlanjut pada Sabtu dengan sasaran sekitar 54 pegawai lapas.

Langkah tegas ini muncul setelah Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan bakal menjatuhkan sanksi kepada pegawai Lapas Cibinong bila terbukti mengomersialkan fasilitas mewah kepada narapidana. Kasus ini juga mendapat sorotan dari sejumlah anggota DPR yang mendesak agar temuan Ombudsman soal fasilitas khusus di Lapas Cibinong benar-benar ditindaklanjuti hingga tuntas.

Publik kini menanti hasil penelusuran Kemenimipas terkait ke mana barang-barang mewah tersebut berpindah, sekaligus siapa saja pihak yang bertanggung jawab atas praktik yang mencoreng citra sistem pemasyarakatan Indonesia ini.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekam Jejak Kapal Induk Tiongkok Liaoning, Simbol Supremasi Militer Modern PLAN yang Disegani Dunia

    Rekam Jejak Kapal Induk Tiongkok Liaoning, Simbol Supremasi Militer Modern PLAN yang Disegani Dunia

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Peta geopolitik dan kekuatan militer di kawasan Asia-Pasifik terus mengalami pergeseran yang sangat signifikan dalam satu dekade terakhir. Kehadiran Kapal induk Tiongkok Liaoning menjadi bukti nyata betapa agresifnya Beijing dalam memperkuat armada laut mereka demi menjaga kedaulatan wilayah perairan maritimnya. Awalnya, otoritas militer memproyeksikan kapal induk Tiongkok Liaoning sebagai platform pelatihan terapung guna memberikan […]

  • Sinopsis Terikat Janji 11 Juni 2026: Sena Selidiki Rencana Perjodohan Davina

    Sinopsis Terikat Janji 11 Juni 2026: Sena Selidiki Rencana Perjodohan Davina

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Sinetron Terikat Janji yang tayang di RCTI kini menjadi tayangan favorit keluarga Indonesia. Kehadiran kembali Arya Saloka setelah vakum panjang menjadi daya tarik utama bagi para penggemar setianya. Dalam cerita ini, ia memerankan sosok Sena yang beradu akting dengan Asha Assuncao sebagai Davina. Alur cerita yang penuh konflik membuat penonton setia menantikan perkembangan hubungan […]

  • Batu Ginjal: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya secara Medis maupun Alami

    Batu Ginjal: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya secara Medis maupun Alami

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Saya pernah mendampingi keluarga yang tiba-tiba merasakan nyeri pinggang luar biasa hebat tengah malam, dan ternyata itu gejala batu ginjal yang baru terdeteksi setelah pemeriksaan USG. Pengalaman itu bikin saya paham betul kenapa orang sering menyepelekan nyeri pinggang biasa, padahal bisa jadi tanda batu ginjal yang sudah membesar. Artikel ini membahas langsung ke intinya: […]

  • DPR Sahkan RUU PFII Hari Ini, Buka Jalan Investasi Global ke Indonesia

    DPR Sahkan RUU PFII Hari Ini, Buka Jalan Investasi Global ke Indonesia

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Kebaruan.com DPR RI menggelar rapat paripurna hari ini, Selasa (21/7/2026). Agenda utamanya: mengesahkan Rancangan Undang-Undang Pusat Finansial Internasional Indonesia (RUU PFII). Pembahasannya sudah rampung di tingkat Komisi XI. Paripurna ke-26 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 ini memuat agenda lain juga. Dewan membahas dua perjanjian kerja sama pertahanan dengan Malaysia dan Turki. Mereka juga menuntaskan […]

  • Kenapa Makanan Pedas Bikin Ketagihan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Kenapa Makanan Pedas Bikin Ketagihan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Rasa pedas sebenarnya bukan rasa dalam arti sesungguhnya. Sensasi ini justru sinyal rasa sakit yang otak Anda terjemahkan secara unik. Karena itu, banyak orang justru merasa ketagihan setiap kali menyantap makanan pedas. Capsaicin, Biang Kerok di Balik Sensasi Pedas Cabai mengandung senyawa bernama capsaicin. Senyawa ini menempel pada reseptor TRPV1 di lidah dan mulut […]

  • May Day Labour Day: Refleksi Hari Buruh 1 Mei 2026 di Indonesia dan Tantangan Kesejahteraan

    May Day Labour Day: Refleksi Hari Buruh 1 Mei 2026 di Indonesia dan Tantangan Kesejahteraan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Peringatan Hari Buruh yang jatuh setiap tanggal 1 Mei selalu menghadirkan dinamika menarik di seluruh dunia. Sebagian masyarakat kerap tertukar memahami perbedaan istilah antara May Day dan Labour Day. Dari sudut pandang saya sebagai pengamat ekonomi dan ketenagakerjaan, kedua istilah ini tidak hanya sekadar penamaan kalender, tetapi juga mencerminkan bagaimana sebuah negara memandang hak […]

expand_less