Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • visibility 121
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Putusan bersalah dijatuhkan kepada mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dalam perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM). Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman penjara selama 10 tahun pada sidang yang digelar Selasa, 30 Juni 2026.

Ketua majelis hakim Purwanto S Abdullah membacakan amar putusan dengan menyatakan Nadiem terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama, sesuai dakwaan subsider yang diajukan jaksa. Sementara itu, dakwaan primer tidak terbukti di mata majelis hakim.

Pasal yang Dikenakan dan Rincian Hukuman

Nadiem dinyatakan melanggar Pasal 604 juncto Pasal 18 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 20 huruf c UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Selain hukuman penjara 10 tahun, hakim juga membebankan denda sebesar Rp1 miliar dengan subsider 190 hari kurungan.

Kewajiban yang lebih berat datang dari uang pengganti senilai Rp809 miliar. Jika Nadiem Makarim tidak sanggup membayar, harta kekayaannya berpotensi disita dan dilelang untuk menutup kerugian negara. Skenario terburuknya, kalau aset yang ada tidak mencukupi, hukuman tambahan berupa kurungan 5 tahun akan menanti.

Faktor yang Memberatkan dan Meringankan

Majelis hakim mempertimbangkan beberapa hal yang memberatkan vonis Nadiem. Perbuatannya dinilai bertentangan langsung dengan komitmen pemberantasan korupsi yang semestinya dijunjung tinggi seorang pejabat publik. Tindakan tersebut juga dianggap dilakukan secara terencana, terstruktur, dan sistematis—bukan kebetulan atau kelalaian semata.

Kerugian negara yang ditimbulkan kasus ini pun tergolong sangat besar. Hakim turut menyoroti kondisi ekonomi Nadiem Makarim yang sebenarnya berkecukupan, sehingga alasan desakan finansial tidak relevan untuk membenarkan perbuatannya.

Di sisi lain, ada beberapa faktor yang meringankan putusan. Nadiem belum pernah dijatuhi hukuman pidana sebelumnya. Sikapnya selama persidangan juga dinilai sopan dan kooperatif. Rekam jejaknya sebagai tokoh yang pernah berkontribusi dalam inovasi pendidikan dan teknologi turut menjadi pertimbangan hakim.

Dissenting Opinion dari Hakim Anggota

Menariknya, putusan ini tidak bulat. Hakim anggota Andi Saputra mengajukan pendapat berbeda atau dissenting opinion. Pandangannya berbeda jauh dari mayoritas hakim—Andi menilai Nadiem semestinya dibebaskan dari seluruh dakwaan jaksa.

Perbedaan pendapat semacam ini bukan hal aneh dalam sistem peradilan, tapi tetap menjadi catatan penting yang menunjukkan tidak semua hakim sependapat dengan kesimpulan akhir kasus ini.

Tuntutan Jaksa Jauh Lebih Berat

Vonis 10 tahun yang dijatuhkan ternyata jauh lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa sebelumnya. Pada sidang tuntutan yang berlangsung Rabu, 13 Mei 2026, jaksa Roy Riady meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman 18 tahun penjara kepada Nadiem.

Selain hukuman penjara, jaksa awalnya menuntut denda Rp1 miliar dengan subsider 190 hari kurungan—angka yang sama dengan putusan akhir. Namun, tuntutan uang pengganti jauh lebih fantastis: gabungan Rp809.596.125.000 dan Rp4.871.469.603.758, totalnya mencapai Rp5,68 triliun, dengan ancaman subsider 9 tahun kurungan apabila tidak dibayarkan.

Selisih besar antara tuntutan dan vonis ini kemungkinan akan memicu diskusi publik, terutama soal pertimbangan hakim dalam menakar bobot kesalahan terdakwa dibanding permintaan jaksa penuntut umum.

Dampak dan Sorotan Publik

Kasus ini menyita perhatian luas mengingat posisi Nadiem sebagai mantan menteri yang sempat dikenal sebagai sosok reformis di dunia pendidikan. Pengadaan Chromebook dan CDM sendiri merupakan program besar yang melibatkan dana publik dalam jumlah signifikan, sehingga wajar publik menaruh perhatian serius terhadap proses hukumnya.

Vonis ini menjadi pengingat bahwa posisi strategis di pemerintahan tidak memberikan kekebalan dari jerat hukum ketika ditemukan indikasi penyimpangan. Proses hukum kasus ini kemungkinan akan berlanjut, mengingat masih terbuka peluang banding dari pihak terdakwa maupun jaksa yang merasa tuntutannya belum terpenuhi sepenuhnya.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hindia Raih Music Awards Japan 2026: Prestasi Global untuk Musik Indonesia

    Hindia Raih Music Awards Japan 2026: Prestasi Global untuk Musik Indonesia

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kabar membanggakan datang dari panggung musik internasional bagi para pecinta karya tanah air. Penyanyi sekaligus penulis lagu berbakat, Baskara Putra atau yang lebih akrab disapa Hindia, baru saja menorehkan prestasi gemilang. Ia berhasil membawa pulang trofi bergengsi dalam ajang Music Awards Japan 2026 yang dihelat di Toyota Arena Tokyo, Sabtu (13/6/2026). Kemenangan ini mempertegas […]

  • Sekolah Rakyat Ada di Mana Saja? Ini Lokasi dan Cara Masuknya 2026

    Sekolah Rakyat Ada di Mana Saja? Ini Lokasi dan Cara Masuknya 2026

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Punya anak usia sekolah tapi kondisi ekonomi keluarga masih terbatas? Sekolah Rakyat bisa jadi jawaban yang selama ini banyak orang cari. Program inisiatif Presiden Prabowo ini menyediakan pendidikan gratis lengkap dengan asrama. Fasilitasnya mencakup makan tiga kali sehari, seragam, dan buku, khusus untuk anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Berapa Banyak dan di Mana […]

  • 10 Makanan Khas Semarang yang Sayang Dilewatkan Saat Berkunjung

    10 Makanan Khas Semarang yang Sayang Dilewatkan Saat Berkunjung

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Makanan khas Semarang bukan cuma soal Lawang Sewu dan Kota Lama yang instagramable. Kota ini juga punya deretan kuliner yang bikin lidah susah move on. Perpaduan budaya Jawa dan Tionghoa terasa kental dalam setiap masakannya, menghasilkan cita rasa gurih, manis, dan pedas yang khas. Berikut 10 makanan yang wajib dicicipi begitu menginjakkan kaki di […]

  • 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda Saat Liput Erupsi Anak Krakatau

    5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda Saat Liput Erupsi Anak Krakatau

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Akmal
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Kebaruan. Kabar 5 jurnalis hilang kontak di perairan Selat Sunda menyita perhatian publik sejak Selasa, 8 September 2026. Rombongan itu berangkat untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, namun speedboat yang mereka tumpangi tak kunjung kembali ke daratan. Kronologi Keberangkatan Rombongan Rombongan bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Senin 7 September 2026 sekitar […]

  • Gubernur Pramono Anung

    Gubernur Pramono Anung Integrasikan 27 Ribu CCTV, Jakarta Jadi Kota Aman

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menorehkan pencapaian baru dalam menciptakan ruang publik yang aman bagi warganya. Melalui kebijakan strategis teranyar, Gubernur Pramono Anung resmi memperketat pengawasan ibu kota guna menekan maraknya aksi pembegalan dan penjambretan. Pemprov DKI Jakarta menggandeng Polda Metro Jaya untuk mengintegrasikan 27.000 kamera pemantau ke dalam satu sistem terpusat. Pengumuman masif pada […]

  • Review Spesifikasi dan Harga Samsung QLED Q5F 43 Inci, Smart TV 4 Jutaan Terbaik 2026

    Review Spesifikasi dan Harga Samsung QLED Q5F 43 Inci, Smart TV 4 Jutaan Terbaik 2026

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pasar televisi pintar pada kisaran harga Rp 3-4 jutaan sering kali dipandang sebelah mata karena minimnya fitur modern. Banyak perangkat yang terasa lambat setelah pemakaian beberapa tahun karena kurangnya dukungan pembaruan sistem. Menjawab masalah tersebut, Samsung Electronics Indonesia meluncurkan Samsung QLED Q5f 43 inci pada awal Mei 2026. Dari sudut pandang saya sebagai pengulas […]

expand_less