Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Keuangan & Investasi » Pajak Digital 2026 Rp58,75 Triliun Terkumpul, PPN PMSE Dominan

Pajak Digital 2026 Rp58,75 Triliun Terkumpul, PPN PMSE Dominan

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Pajak digital sudah menyumbang Rp58,75 triliun bagi kas negara per 30 September 2026. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) merilis angka itu pada 31 Oktober, dengan PPN atas perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) sebagai penyumbang terbesar, yaitu Rp45,21 triliun. Perlu dicatat, jumlah ini adalah akumulasi sejak setiap jenis pajak mulai dipungut, bukan penerimaan satu tahun saja.

Dari mana Rp58,75 triliun berasal?

DJP mengelompokkan pajak digital ke dalam empat kanal. PPN PMSE memimpin dengan Rp45,21 triliun, atau sekitar 77% dari total. Pajak atas pengadaan barang dan jasa pemerintah lewat Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah (SIPP) mencapai Rp5,96 triliun. Pajak transaksi fintech menyumbang Rp5,40 triliun, sedangkan pajak aset kripto Rp2,18 triliun.

Kontribusi PPN PMSE terus terkumpul sejak pemungutannya dimulai pada 2020. Karena itu, angka tahun berjalan jauh lebih kecil. Pada Januari–September 2026, setoran PPN PMSE tercatat Rp9,54 triliun.

Apa itu PPN PMSE?

PPN PMSE adalah pajak pertambahan nilai atas produk dan layanan digital yang dijual oleh perusahaan luar negeri kepada konsumen di Indonesia. Contohnya langganan streaming, aplikasi, game, dan layanan perangkat lunak. Pemerintah menunjuk perusahaan digital asing sebagai pemungut. Mereka menambahkan PPN pada tagihan konsumen, lalu menyetorkannya ke kas negara.

DJP sudah menunjuk 280 pelaku usaha sebagai pemungut. Dari jumlah itu, 245 sudah memungut dan menyetor. Artinya, sekitar 35 perusahaan yang ditunjuk belum mulai menyetor.

Siapa yang baru ditunjuk?

Pada September 2026, DJP menunjuk tiga pemungut baru: Namecheap Inc., Airwallex Commercelink (Netherlands) B.V., dan Airwallex Digital (Netherlands) B.V. DJP juga memperbarui data pemungut Niantic International Ltd. Perluasan itu menunjukkan strategi pemerintah: menambah jumlah platform yang memungut pajak, bukan hanya menaikkan tarif.

Bagaimana dengan pajak SIPP, fintech, dan kripto?

Pajak SIPP berasal dari transaksi pengadaan pemerintah yang berlangsung lewat sistem elektronik. Setoran Januari–September 2026 sebesar Rp1,89 triliun sudah melampaui capaian seluruh 2025 sebesar Rp1,23 triliun. Itu menandakan belanja pemerintah lewat sistem digital makin besar.

Pajak fintech mencakup pajak atas transaksi teknologi finansial seperti pinjaman antarpihak. Pajak kripto berasal dari transaksi aset kripto. Pada Januari–September 2026, setoran pajak kripto Rp300,28 miliar.

Apa artinya bagi konsumen?

Konsumen kemungkinan melihat PPN pada tagihan langganan digital. Periksa rincian tagihan Anda. Jika platform asing sudah ditunjuk sebagai pemungut, PPN akan muncul sebagai komponen terpisah. Daftar pemungut tersedia di laman resmi DJP, yaitu pajak.go.id/id/pajakdigital.

Apa artinya bagi pelaku usaha?

Pelaku usaha digital menghadapi kewajiban administrasi baru, terutama memungut, menyetor, dan melaporkan PPN PMSE. Perusahaan asing yang menjual produk digital ke Indonesia perlu memeriksa apakah mereka termasuk dalam kriteria penunjukan. Pelaku usaha domestik tetap mengikuti ketentuan PPN yang berlaku untuk usahanya.

Apa rencana pemerintah ke depan?

Dirjen Pajak Bimo Wijayanto menyatakan DJP akan terus memperluas basis pemungutan dan memperkuat pengawasan. Sasarannya adalah agar pertumbuhan ekonomi digital berjalan seiring dengan kepatuhan pajak. Karena transaksi, pembayaran, pinjaman, dan investasi makin banyak berpindah ke ruang digital, DJP perlu menyesuaikan sistemnya.

Cara membaca angka pajak digital

Perhatikan dua hal. Pertama, cek apakah angka yang Anda baca merupakan akumulasi atau tahunan. Kedua, bedakan keempat kanal pajak, karena setiap kanal memiliki dasar aturan dan pemungut yang berbeda. Untuk data terbaru, rujuk rilis DJP di pajak.go.id.

Data per Minggu (1/11/2026).

  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sayuran yang mudah ditanam di rumah

    Sayuran yang Mudah Ditanam di Rumah: 8 Pilihan dan Langkahnya

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Kebaruan. Sayuran yang mudah ditanam di rumah tidak butuh lahan luas. Teras sempit, balkon, atau deretan polybag sudah cukup. Kangkung, bayam, sawi, dan selada siap petik dalam hitungan minggu. Cabai rawit, tomat, dan terong butuh kesabaran lebih, tetapi hasilnya bisa dipetik berkali-kali. Delapan pilihan sayuran untuk pemula Mulai dari yang tercepat. Angka panen di bawah […]

  • Dampak Begadang bagi Tubuh, Bukan Cuma Bikin Mata Panda

    Dampak Begadang bagi Tubuh, Bukan Cuma Bikin Mata Panda

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Kebaruan. Dampak begadang sering dianggap remeh, padahal efeknya jauh melampaui rasa kantuk di pagi hari. Banyak orang menormalisasi kebiasaan ini demi mengejar deadline, nonton drama sampai tamat, atau sekadar scroll media sosial tanpa henti. Tubuh sebenarnya mengirim sinyal protes lewat berbagai cara, cuma sering kita abaikan begitu saja. Orang dewasa idealnya butuh tidur 7 sampai […]

  • Rahasia Medis di Balik Brain Freeze: Penyebab Sakit Kepala Saat Makan Es Krim

    Rahasia Medis di Balik Brain Freeze: Penyebab Sakit Kepala Saat Makan Es Krim

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Banyak orang menyukai sensasi segar saat menikmati es krim yang dingin dan manis di tengah cuaca terik. Namun, momen menyenangkan ini sering kali terganggu oleh rasa nyeri tajam yang tiba-tiba menusuk area dahi. Kondisi unik ini seketika memaksa kita untuk berhenti mengunyah dan memegang kepala selama beberapa detik. Dalam dunia medis, para ahli menyebut […]

  • Dampak asap karhutla bagi kesehatan

    Dampak Asap Karhutla bagi Kesehatan: 277 Ribu Kasus ISPA Tercatat

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Kebaruan. Asap karhutla kini menyerang kesehatan ratusan ribu orang. Kemenkes mencatat 277.075 kasus ISPA di 63 kabupaten/kota pada tujuh provinsi terdampak, dan 62.400 kasus menimpa balita usia 0–5 tahun. Selain itu, lebih dari 13 juta penduduk berisiko terkena dampak kesehatannya. kbknewskbknews ISPA jadi gangguan terbanyak akibat asap karhutla Infeksi saluran pernapasan akut mendominasi laporan di […]

  • Tren Utang Negara Kuartal I-2026: Pertumbuhan Melambat dan Struktur Finansial Semakin Sehat

    Tren Utang Negara Kuartal I-2026: Pertumbuhan Melambat dan Struktur Finansial Semakin Sehat

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Utang Negara atau posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada kuartal I-2026 menunjukkan tren pertumbuhan yang melambat. Bank Indonesia (BI) mencatat total pembiayaan luar negeri kita mencapai USD 433,4 miliar atau setara Rp 7.653 triliun. Secara tahunan, angka ini hanya tumbuh 0,8 persen. Rasio ini melambat cukup signifikan jika kita bandingkan dengan pertumbuhan kuartal […]

  • Cara Lolos Pinjaman KUR Tanpa Jaminan 2026: Strategi Modal Usaha Cair Cepat

    Cara Lolos Pinjaman KUR Tanpa Jaminan 2026: Strategi Modal Usaha Cair Cepat

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Dulu gue pikir bank itu cuma mau kasih pinjam kalau kita punya BPKB atau sertifikat tanah. Ternyata gue salah. Saat gue mendampingi beberapa rekan webmaster dan UMKM lokal di Tangerang Selatan, bank justru lebih “jatuh cinta” pada bisnis yang punya catatan transaksi rapi. Mereka nggak butuh aset fisikmu kalau mereka bisa lihat bahwa bisnismu […]

expand_less