Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Said Iqbal Usul Pajak JHT Jadi 0 Persen ke Menkeu Purbaya, Ini Alasan dan Dampaknya

Said Iqbal Usul Pajak JHT Jadi 0 Persen ke Menkeu Purbaya, Ini Alasan dan Dampaknya

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • visibility 140
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Penasehat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, melempar usulan yang langsung menarik perhatian publik. Ia meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agar menghapus pajak Jaminan Hari Tua (JHT) — atau menetapkan tarifnya menjadi 0 persen.

Bukan hanya JHT. Said Iqbal juga mengusulkan pembebasan pajak untuk pesangon, jaminan pensiun, dan Tunjangan Hari Raya (THR).

Usulan ini bukan sekadar wacana. Said Iqbal menegaskan akan segera menyampaikannya secara resmi kepada Purbaya sebagai bagian dari reformasi kebijakan perlindungan kesejahteraan pekerja.

Alasan Kuat di Balik Usulan Ini — Pajak Berganda

Said Iqbal punya argumen yang sulit dibantah.

Menurutnya, manfaat JHT berasal dari upah pekerja yang sudah terkena potongan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 saat penerimaan. Jadi ketika pekerja mencairkan JHT, memotong pajak lagi berarti memungut pajak dua kali atas sumber dana yang sama.

“Upah pekerja sudah dipotong PPh 21 ketika diterima. Karena itu, ketika JHT dibayarkan kepada pekerja, seharusnya tidak lagi dipotong pajak. Saya mengusulkan agar pajak JHT menjadi 0 persen sebagai bentuk keberpihakan negara kepada pekerja,” kata Iqbal, Minggu (28/6).

Argumen pajak berganda ini relevan dan logis. Pekerja sudah berkontribusi pada negara melalui PPh 21 setiap bulan. Memotong lagi saat mereka mencairkan tabungan hari tua mereka sendiri terasa tidak adil.

Ini Bukan Isu Kecil — PHK Masih Mengintai

Said Iqbal tidak membahas pajak JHT dalam ruang hampa. Ada konteks besar yang melatarbelakanginya.

Ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal masih membayangi sektor industri Indonesia. Beberapa faktor yang mendorong tekanan ini:

  • Perlambatan ekonomi global yang menekan permintaan ekspor
  • Melemahnya daya beli masyarakat domestik
  • Harga gas industri yang masih tinggi sehingga biaya produksi membengkak
  • Relokasi produksi perusahaan multinasional ke negara lain dengan biaya lebih murah

Kondisi ini membuat banyak perusahaan mempertimbangkan pengurangan tenaga kerja sebagai jalan keluar. Dan pekerja yang terkena PHK butuh jaringan pengaman yang kuat — termasuk pencairan JHT tanpa potongan pajak tambahan.

Langkah Mitigasi PHK yang Sudah Berjalan

Said Iqbal tidak hanya berbicara dari balik meja. Ia mengaku turun langsung ke lapangan — mengunjungi perusahaan-perusahaan di Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI Jakarta dalam beberapa pekan terakhir.

Pada Senin, 29 Juni 2026, ia jadwalkan kunjungan ke Kabupaten Tangerang untuk melanjutkan pendekatan langsung ini.

Menurutnya, pendekatan turba (turun ke bawah) jauh lebih efektif dibanding hanya menerima laporan di kantor.

Hasil Nyata di Grup Yazaki — Relokasi Diperkecil

Satu hasil konkret sudah terlihat dari pendekatan lapangan Said Iqbal.

Di PT JAI Pasuruan dan PT SAI Mojokerto — keduanya bagian dari Grup Yazaki — relokasi produksi yang semula mencakup sekitar 50 persen lini produksi ke Vietnam berhasil ditekan secara signifikan.

Setelah dialog intensif dengan serikat pekerja, relokasi menyusut menjadi hanya tiga hingga lima lini produksi saja. Jauh lebih kecil dari rencana awal.

Perusahaan juga menyusun rencana bisnis hingga 2030 yang mengedepankan pengurangan tenaga kerja secara alamiah — melalui berakhirnya kontrak kerja, bukan PHK massal.

Kasus PT Pakerin — PHK Tidak Bisa Dihindari

Tidak semua situasi berakhir dengan solusi terbaik. Di PT Pakerin, Mojokerto, PHK terhadap sekitar 2.500 pekerja diperkirakan tidak bisa dicegah.

Tapi pemerintah tidak berdiam diri. Said Iqbal mengupayakan agar dana hasil likuidasi yang ada di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bisa digunakan untuk dua tujuan sekaligus:

  1. Membayar pesangon seluruh pekerja yang terdampak
  2. Menjadi modal agar perusahaan bisa kembali beroperasi

Langkah ini mencerminkan pendekatan yang lebih manusiawi — tidak hanya menutup perusahaan lalu pergi, tapi memastikan hak pekerja terpenuhi sambil membuka peluang kebangkitan usaha.

Harga Gas Industri Perlu Turun

Selain urusan pajak dan pesangon, Said Iqbal juga mendorong penurunan harga gas industri non-subsidi — khususnya untuk sektor keramik, granit, dan tekstil.

Tiga sektor ini termasuk yang paling terdampak tingginya biaya produksi akibat harga gas yang mahal. Kalau harga gas turun, perusahaan punya ruang lebih besar untuk mempertahankan tenaga kerjanya.

“Penurunan harga gas industri merupakan salah satu langkah konkret pemerintah untuk mencegah gelombang PHK. Dengan biaya produksi yang lebih kompetitif, perusahaan memiliki ruang untuk mempertahankan pekerjanya,” ujar Said Iqbal.

Revisi Aturan Outsourcing — Selesai Juli 2026

Said Iqbal juga memastikan revisi Permenaker Nomor 7 Tahun 2026 tentang pekerja alih daya akan rampung pada awal hingga pertengahan Juli 2026.

Poin utama revisi ini — penggunaan outsourcing hanya boleh untuk empat jenis pekerjaan penunjang:

  • Cleaning service
  • Petugas keamanan
  • Pengemudi
  • Katering

Untuk sektor BUMN, penggunaan anak perusahaan sebagai penyedia tenaga kerja masih dimungkinkan — dengan syarat pekerja mendapat perlindungan penuh. Mulai dari hubungan kerja yang jelas, upah setara, jaminan sosial, hingga hak pesangon.

“Pekerja alih daya harus mendapatkan perlindungan yang sama. Tidak boleh lagi ada outsourcing yang hanya menjadi sarana mengurangi hak-hak pekerja,” tegasnya.

Apa Dampak Nyata Jika Pajak JHT Jadi 0 Persen?

Kalau usulan Said Iqbal ini benar-benar terwujud, dampaknya langsung terasa bagi jutaan pekerja Indonesia.

Pekerja yang terkena PHK bisa mencairkan JHT secara penuh tanpa potongan pajak tambahan. Dana yang mereka terima lebih besar — dan itu sangat berarti di saat mereka paling membutuhkan.

Pekerja yang pensiun juga merasakan manfaat serupa. Tabungan hari tua yang mereka kumpulkan selama puluhan tahun tidak terpotong lagi di momen paling penting.

Dari sisi fiskal, memang ada potensi penurunan penerimaan pajak. Tapi dari sisi keadilan sosial — kebijakan ini jelas berpihak pada kelompok yang selama ini menanggung beban terbesar.

Negara Harus Hadir untuk Pekerja

Rangkaian langkah yang Said Iqbal usulkan dan jalankan mencerminkan satu prinsip sederhana — negara harus hadir di saat pekerja paling rentan.

Menghapus pajak JHT, menekan relokasi industri, memastikan pesangon terbayar, menurunkan harga gas, dan memperketat aturan outsourcing — semua ini bukan kebijakan yang berdiri sendiri. Ini satu paket perlindungan yang saling menguatkan.

Pertanyaannya sekarang: apakah Menkeu Purbaya akan merespons usulan pajak JHT 0 persen ini dengan kebijakan nyata? Jutaan pekerja Indonesia menunggu jawabannya.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Klarifikasi PT Salim Ivomas Pratama Terkait Pemeriksaan Pegawai Maybank

    Klarifikasi PT Salim Ivomas Pratama Terkait Pemeriksaan Pegawai Maybank

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Kebaruan.com PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) akhirnya memberikan tanggapan resmi mengenai pemberitaan yang menyeret nama mereka dengan dugaan pemeriksaan pegawai PT Bank Maybank Indonesia Tbk. Melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia pada Senin (15/6/2026), manajemen menjelaskan bahwa perusahaan belum menerima informasi atau konfirmasi resmi dari pihak Maybank. Ketidakjelasan status informasi ini membuat perseroan […]

  • Sudaryono Ungkap Penyebab Utama Keracunan MBG Selama 50 Hari Menjabat

    Sudaryono Ungkap Penyebab Utama Keracunan MBG Selama 50 Hari Menjabat

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Kebaruan. Sudaryono buka suara soal deretan kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis sejak dirinya menjabat Kepala Badan Gizi Nasional. Ia menggantikan Nanik S Deyang di posisi tersebut. Sudaryono mengakui kasus gangguan kesehatan akibat MBG terjadi sangat banyak selama 50 hari masa kepemimpinannya. Pengakuan ini ia sampaikan langsung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2026). Menurut […]

  • Program Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Resmi Dibuka, Bebas Denda Sampai Agustus!

    Program Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Resmi Dibuka, Bebas Denda Sampai Agustus!

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kabar gembira bagi para pemilik moda transportasi di ibu kota karena Pemprov DKI Jakarta resmi meluncurkan program pemutihan berskala besar. Langkah strategis ini membebaskan denda keterlambatan bagi warga yang ingin mengurus kewajiban pajak kendaraan mereka yang sempat tertunggak. Melalui program pembebasan sanksi Pajak Kendaraan ini, masyarakat bisa menghemat pengeluaran bulanan dalam jumlah yang cukup […]

  • Daftar Juara Piala Presiden dari 2015 sampai 2026, Siapa Selanjutnya?

    Daftar Juara Piala Presiden dari 2015 sampai 2026, Siapa Selanjutnya?

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Piala Presiden sejak edisi pertamanya tahun 2015, dan satu hal yang selalu menarik perhatian saya adalah betapa dominannya satu klub di papan juara. Arema FC mendominasi papan juara Piala Presiden. Sejak turnamen ini pertama kali bergulir tahun 2015, Singo Edan sudah mengoleksi empat gelar — jumlah terbanyak dibanding klub mana pun yang pernah ikut […]

  • Trailer Film Warkop DKI: Viralin Dong Rilis, Desta Mirip Banget Mendiang Dono

    Trailer Film Warkop DKI Viralin Dong Rilis, Desta Mirip Banget Mendiang Dono

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kemunculan Trailer Film Warkop DKI berjudul Viralin Dong baru-baru ini langsung menjadi perbincangan hangat di berbagai media sosial. Dalam cuplikan berdurasi singkat tersebut, aksi kocak Dono, Kasino, dan Indro berhasil menghibur para penonton setianya. Karakter Dono yang kini diperankan oleh Desta menjadi pusat perhatian karena kemiripan wajahnya dengan mendiang Dono. Banyak warganet yang takjub […]

  • Pembangunan LRT Jakarta Resmi Diperpanjang ke Dukuh Atas, Cek Rute dan Investasinya!

    Pembangunan LRT Jakarta Resmi Diperpanjang ke Dukuh Atas, Cek Rute dan Investasinya!

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membawa kabar baik bagi warga ibu kota yang mendambakan jaringan transportasi umum yang bebas macet dan saling terhubung. Kebijakan strategis mengenai kelanjutan pembangunan LRT Jakarta kini memasuki babak baru setelah otoritas resmi memutuskan untuk memperpanjang rute lintas raya terpadu tersebut. Proyek pembangunan LRT Jakarta ini sengaja mendapat prioritas tinggi agar […]

expand_less