Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Keuangan & Investasi » Setoran Pajak Kurang Rp750 Triliun: Kok Bisa? Ini Penjelasan Dirjen Pajak

Setoran Pajak Kurang Rp750 Triliun: Kok Bisa? Ini Penjelasan Dirjen Pajak

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Setoran pajak 2026 baru mencapai Rp1.607,6 triliun per akhir September, sehingga pemerintah masih harus mengumpulkan sekitar Rp750 triliun dalam tiga bulan. Target penerimaan pajak APBN 2026 sebesar Rp2.357 triliun, dan realisasi sampai 30 September setara 68,2% dari target. Dirjen Pajak Bimo Wijayanto menyampaikan angka itu dalam konferensi pers APBN KiTA pada Jumat, 9 Oktober 2026. Jadi, “kurang” di sini berarti sisa target yang belum terkumpul, bukan kerugian atau kebocoran.

Kenapa Setoran Pajak Masih Kurang Rp750 Triliun?

Penerimaan pajak tumbuh, tetapi belum menyamai target. Realisasi Rp1.607,6 triliun itu tumbuh 24,1% secara tahunan dibanding periode yang sama tahun lalu, yaitu Rp1.295,3 triliun. Namun, target tahunan lebih tinggi lagi.

Hitungan sederhananya begini. Sembilan bulan setara 75% dari satu tahun, sedangkan realisasi baru 68,2%. Selisihnya itulah yang harus tertutup pada kuartal IV. Ini perhitungan saya sendiri, bukan pernyataan pemerintah.

Berapa yang Harus Terkumpul per Bulan?

Satu analis menghitung bebannya. Pemerintah perlu mengumpulkan sekitar Rp250 triliun per bulan, atau sekitar 40% lebih tinggi dari rata-rata bulanan selama sembilan bulan pertama 2026. Pada saat yang sama, analis itu mengakui penerimaan pajak biasanya naik menjelang akhir tahun, terutama pada Desember.

Meski begitu, ia menghitung skenario yang lebih konservatif. Jika setoran kuartal IV hanya naik sekitar 20% sampai 25% dari rata-rata sebelumnya, realisasi diperkirakan hanya 95% sampai 97% dari target. Itu proyeksi analis, bukan target resmi pemerintah. kontan

Strategi DJP Mengejar Setoran Pajak

DJP menyiapkan beberapa langkah untuk Oktober sampai Desember 2026:

  • Optimalisasi data perpajakan. DJP memanfaatkan data untuk memperkuat pengawasan, pemeriksaan, penegakan hukum, dan penelusuran potensi pajak yang belum tergarap.
  • Pajak transaksi digital luar negeri. Pemerintah memakai SPP-TDLN untuk memungut PPN atas transaksi digital lintas negara. Sistem itu mulai berjalan pada 25 September 2026 berdasarkan PMK Nomor 49 Tahun 2026, dengan lima bank penerbit dan satu fintech.
  • PPh dari penjual di marketplace. Kebijakan ini menyasar pedagang online.
  • Pengurangan sanksi perpajakan.
  • Fokus pada sektor usaha yang tumbuh kuat hingga September 2026.

Hasil dua kebijakan baru belum terlihat. Bimo mengatakan hasil SPP-TDLN dan pajak marketplace baru bisa DJP rekonsiliasi pada November, sehingga ia belum bisa menyebut angka realisasinya.

Risiko yang Disorot Analis

Satu hal lagi bisa memengaruhi angka akhir. Jika pemerintah mempercepat pengembalian kelebihan pembayaran pajak yang selama ini tertunda, penerimaan neto di akhir tahun berpotensi terkoreksi. Artinya, setoran kotor bisa naik, tetapi angka bersih bisa lebih rendah. kontan

Apa yang Perlu Dipantau

Tiga hal menentukan apakah setoran pajak mendekati target: lonjakan penerimaan di Desember, hasil rekonsiliasi pajak digital dan marketplace pada November, dan kecepatan pengembalian kelebihan bayar. Kemenkeu juga akan merilis data penerimaan pada akhir tahun.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • minum-harus-duduk-alasan-ilmiah

    Minum Harus Duduk, Ini Alasan Ilmiah di Balik Kebiasaan Ini

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Kebaruan. Minum harus duduk sering diajarkan orang tua sejak kita kecil, tapi jarang ada yang menjelaskan alasannya secara mendalam. Kebiasaan ini ternyata bukan sekadar sopan santun belaka, melainkan punya dasar medis yang cukup kuat kalau ditelusuri lebih jauh. Banyak orang menganggap posisi minum cuma soal kenyamanan atau kebiasaan turun-temurun. Padahal, cara tubuh memproses air yang […]

  • Portugal Hancurkan Uzbekistan Ronaldo Cetak Brace

    Ronaldo Pesta Gol, Portugal Hajar Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Portugal menggebrak Houston Stadium dengan penampilan luar biasa. Mereka menghancurkan Uzbekistan 5-0 dalam laga Grup K Piala Dunia 2026, Rabu dini hari WIB. Skuad Roberto Martinez langsung tancap gas sejak peluit berbunyi. Bruno Fernandes mencoba peruntungan di menit ketiga, namun bola masih melambung di atas mistar gawang. Menit keenam jadi momen yang ditunggu-tunggu. Joao […]

  • analisis-harga-antam-terbaru-hari-ini-turun

    Analisis Investasi Emas Hari Ini: Harga Antam Anjlok, Saatnya Borong Komoditas Premium?

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pasar investasi komoditas aman (safe haven) dalam negeri menujukkan pergerakan yang sangat dinamis pada pembukaan perdagangan pagi ini. Berdasarkan rilis data logammulia.com di Jakarta pada Kamis pukul 08.45 WIB, grafik harga Antam resmi merosot tajam sebesar Rp15.000 per gram. Penurunan ini mengoreksi posisi nilai kilau logam mulia komersial tersebut dari yang sebelumnya bertengger di […]

  • banjir-bandang-solok-terjang-perkantoran

    Banjir Bandang Solok Terjang Kompleks Perkantoran, 32 Warga Mengungsi

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Kebaruan. Banjir bandang Solok menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Sumatera Barat, pada Senin (21/9/2026) malam. Bencana yang warga setempat sebut galodo ini merusak belasan kantor pemerintahan sekaligus memutus akses jalan utama Padang-Solok. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok, Khairul, melaporkan empat warga mengalami luka-luka akibat terjangan material banjir. Tiga korban kini menjalani perawatan intensif di […]

  • panduan-petualangan-pulau-peutjang-ujung-kulon-budget

    Panduan Petualangan ke Pulau Peutjang 2026: Rute Ujung Kulon, Info Penginapan, dan Estimasi Biaya Terbaru

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Pulau Peutjang menawarkan keindahan alam liar yang benar-benar alami di ujung barat Pulau Jawa. Kawasan yang masuk dalam wilayah administrasi Taman Nasional Ujung Kulon, Provinsi Banten ini menyimpan sejuta pesona eksotis yang belum terjamah oleh industri pariwisata massal. Data dari balai konservasi setempat menunjukkan bahwa kelestarian ekosistem di pulau ini masih terjaga sangat ketat […]

  • sidang-banding-perdana-nadiem-makarim-chromebook

    Sidang Banding Perdana Nadiem Digelar, Hakim Kabulkan Permintaan Hadirkan 5 Saksi Baru

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Babak baru dari kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook mulai bergulir. Rabu (5/8/2026), mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, menjalani sidang banding perdana di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Perdebatan Sengit Sejak Sidang Pertama Suasana persidangan langsung memanas begitu tim kuasa hukum Nadiem mengajukan permohonan menghadirkan saksi tambahan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) […]

expand_less