Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Sidang Banding Perdana Nadiem Digelar, Hakim Kabulkan Permintaan Hadirkan 5 Saksi Baru

Sidang Banding Perdana Nadiem Digelar, Hakim Kabulkan Permintaan Hadirkan 5 Saksi Baru

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • visibility 164
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan.com Babak baru dari kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook mulai bergulir. Rabu (5/8/2026), mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, menjalani sidang banding perdana di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Perdebatan Sengit Sejak Sidang Pertama

Suasana persidangan langsung memanas begitu tim kuasa hukum Nadiem mengajukan permohonan menghadirkan saksi tambahan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) sontak keberatan. Alasannya, seluruh keterangan 14 saksi sudah digali tuntas pada persidangan tingkat pertama, dan kesempatan bertanya pun sudah diberikan seluas-luasnya kepada semua pihak, termasuk terdakwa sendiri.

Meski begitu, JPU akhirnya menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada majelis hakim. Ketua Majelis Hakim Subachran pun mengambil sikap: permohonan dikabulkan. Lima saksi diperbolehkan hadir sebagai perwakilan, dengan catatan penghadiran mereka menjadi tanggung jawab penasihat hukum terdakwa.

Siapa Saja Lima Saksi yang Bakal Dihadirkan?

Kelima nama yang disepakati untuk didengar keterangannya di tingkat banding cukup beragam latar belakangnya:

  • Direktur Legal dan Corporate Secretary PT GoTo, RA Koesomohadiani
  • Mantan Direktur Utama PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (GoTo), Andre Soelistyo
  • Kepala LKPP, Dwi Satrianto
  • Direktur Product & Solution PT Acer Indonesia, Riko Gunawan
  • Ahli akuntansi forensik, Dr. Mohamad Mahsun

Kehadiran para saksi ini jelas jadi angin segar bagi kubu Nadiem. Ia bahkan menyebut keputusan hakim tersebut sebagai bukti independensi dan objektivitas sistem peradilan.

“Jadi hari ini saya optimis, mungkin ini adalah memberikan angin baru untuk keadilan di Indonesia,” ujar Nadiem usai persidangan.

Argumen Banding: Google Disebut Diuntungkan Tanpa Bukti

Kuasa hukum Nadiem, Dodi S Abdulkadir, memaparkan sejumlah alasan pengajuan banding di depan majelis hakim. Salah satu poin utamanya menyoal kesimpulan hakim tingkat pertama yang menyatakan Google sebagai pihak yang diuntungkan dalam perkara ini.

Menurut Dodi, tuduhan tersebut tidak pernah dibuktikan secara konkret, baik dalam surat dakwaan, jalannya persidangan, maupun Laporan Hasil Audit BPKP. Berapa besar dan dalam bentuk apa keuntungan itu diterima Google, katanya, tidak pernah terjawab jelas.

Poin lain yang disoroti tim pembela adalah soal manfaat Chromebook bagi dunia pendidikan. Dodi menegaskan bahwa perangkat tersebut sudah terbukti dipakai secara nyata untuk Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), kegiatan belajar sehari-hari, pelatihan guru, hingga administrasi sekolah.

Uang Pengganti Rp809 Miliar Jadi Sorotan

Selain soal Google dan manfaat Chromebook, tim kuasa hukum turut mempersoalkan dua laporan audit BPKP yang menyimpulkan tidak ada indikasi kemahalan harga dalam proses pengadaan. Kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp809 miliar juga digugat, sebab menurut pembela, Nadiem tidak pernah menerima sepeser pun dari nilai tersebut.

Menilik Kembali Vonis 10 Tahun dan Dissenting Opinion

Sidang banding ini merupakan kelanjutan dari putusan Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat yang sebelumnya menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada Nadiem. Ia juga dikenai denda Rp1 miliar subsider 190 hari kurungan, ditambah kewajiban membayar uang pengganti Rp809 miliar.

Vonis ini sebenarnya jauh lebih ringan dibanding tuntutan awal jaksa yang meminta hukuman 18 tahun penjara serta uang pengganti Rp5,68 triliun. Menariknya, putusan tingkat pertama itu tidak diambil secara bulat. Hakim anggota Andi Saputra menyampaikan dissenting opinion, menilai Nadiem semestinya dibebaskan karena bukti niat jahat, perbuatan melawan hukum, maupun permufakatan jahat dianggap belum cukup kuat.

Dengan dikabulkannya penghadiran saksi tambahan ini, babak selanjutnya dari sidang banding Nadiem tentu masih akan panjang. Publik pun kini menanti apakah bukti dan kesaksian baru nanti mampu mengubah arah putusan di tingkat banding.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengintip Gaji Sopir Bus Singapura: Angka Fantastis dan Rencana Kenaikan di 2027

    Mengintip Gaji Sopir Bus Singapura: Angka Fantastis dan Rencana Kenaikan di 2027

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Gaji sopir bus Singapura saat ini menempati posisi yang sangat kompetitif di kawasan Asia Tenggara. Profesi ini menawarkan pendapatan bulanan yang cukup menjanjikan bagi para pengemudinya. Terdapat empat operator utama yang mengelola jaringan transportasi publik di sana, yakni SBS Transit, SMRT Buses, Go-Ahead Singapore, serta Tower Transit Singapore. Setiap perusahaan tentu menerapkan struktur penggajian […]

  • Update Erupsi Gunung Dukono: Tim SAR Temukan Tiga Korban di Bawah Timbunan Material Vulkanik

    Update Erupsi Gunung Dukono: Tim SAR Temukan Tiga Korban di Bawah Timbunan Material Vulkanik

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 92
    • 0Komentar

    kebaruan.com Peristiwa erupsi Gunung Dukono yang terjadi baru-baru ini menyisakan duka mendalam bagi dunia pendakian Indonesia. Tim SAR gabungan akhirnya menutup operasi pencarian setelah berhasil menemukan tiga jasad pendaki yang sempat hilang akibat paparan erupsi Gunung Dukono. Para petugas menemukan para korban dalam kondisi tertimbun material vulkanik yang sangat tebal di dekat area kawah. Meskipun […]

  • Banjir Bandang Solok Terjang Kompleks Perkantoran, 32 Warga Mengungsi

    Banjir Bandang Solok Terjang Kompleks Perkantoran, 32 Warga Mengungsi

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Kebaruan. Banjir bandang Solok menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Sumatera Barat, pada Senin (21/9/2026) malam. Bencana yang warga setempat sebut galodo ini merusak belasan kantor pemerintahan sekaligus memutus akses jalan utama Padang-Solok. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok, Khairul, melaporkan empat warga mengalami luka-luka akibat terjangan material banjir. Tiga korban kini menjalani perawatan intensif di […]

  • Harga Emas Antam 16 April 2026: Rekor Baru di Tengah Ketegangan Global

    Harga Emas Antam 16 April 2026: Rekor Baru di Tengah Ketegangan Global

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Bagi Anda yang rutin memantau layar monitor perdagangan logam mulia, hari ini, Kamis, 16 April 2026, menjadi momen yang cukup mendebarkan. Harga emas Antam kembali mencatatkan grafik hijau yang tajam, menyentuh level tertinggi baru dalam kuartal ini. Lonjakan ini tentu memicu pertanyaan besar: apakah ini waktu yang tepat untuk menambah koleksi, atau justru saatnya […]

  • Panduan Menjelajahi Gunung Leuser 2026: Rute Trekking, Pilihan Transportasi, dan Estimasi Anggaran Riil

    Panduan Menjelajahi Gunung Leuser 2026: Rute Trekking, Pilihan Transportasi, dan Estimasi Anggaran Riil

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 577
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Gunung Leuser berdiri megah sebagai benteng terakhir bagi keanekaragaman hayati paling memukau di dunia. Berada di dalam kawasan Taman Nasional Ekosistem Leuser yang membentang dari Aceh hingga Sumatra Utara, puncak ini menawarkan petualangan mentah yang sangat menantang bagi para penjelajah sejati. Data registrasi dari balai taman nasional sepanjang paruh pertama 2026 menunjukkan peningkatan minat […]

  • Keracunan MBG Cirebon Sekitar 100 Korban, SPPG Ditangguhkan

    Keracunan MBG Cirebon Sekitar 100 Korban, SPPG Ditangguhkan

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Kebaruan. Siang yang biasa berubah cemas di Kelurahan Kalijaga, Kota Cirebon. Selasa (20/10/2026), sekitar 100 orang diduga mengalami keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG). Keracunan MBG Cirebon ini menimpa siswa taman kanak-kanak dan sekolah dasar, guru, serta peserta posyandu. Badan Gizi Nasional (BGN) langsung menghentikan sementara dapur yang memasok menunya, sedangkan penyebab pastinya masih […]

expand_less