Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kebakaran Gudang di Kosambi Tangerang, 26 Bangunan Ludes Terbakar

Kebakaran Gudang di Kosambi Tangerang, 26 Bangunan Ludes Terbakar

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • visibility 101
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Kebakaran gudang melanda kawasan pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Rabu (16/9/2026) siang. Api melahap 26 bangunan gudang sekaligus. Petugas pemadam kebakaran berjibaku menghadapi kondisi lapangan yang tidak mudah, karena banyak material mudah terbakar tersimpan di dalam gudang-gudang tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menjelaskan kendala utama di lapangan. Busa yang tersimpan di dalam gudang jadi penghambat besar proses pemadaman. “Ini yang agak menghambat pemadaman karena busa, beda dengan bahan-bahan lainnya,” ujarnya saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu.

Kronologi Singkat Kejadian Kebakaran Gudang

BPBD menerima laporan pertama kebakaran ini sekitar pukul 12.00 WIB. Sayangnya, kondisi bangunan sudah ambruk saat petugas tiba di lokasi. Achmad Taufik menduga keterlambatan laporan warga jadi salah satu penyebab api sempat membesar tanpa penanganan cepat sebelum petugas sampai.

Tim di lapangan langsung menyemprotkan air ke gudang-gudang di sekitar titik kebakaran. Langkah ini bertujuan mencegah api merembet lebih jauh ke bangunan yang belum terbakar. Petugas fokus melindungi gudang-gudang yang masih aman, sambil terus berupaya memadamkan titik api utama.

Puluhan Gudang Berisi Kasur Busa Ikut Terdampak

Data BPBD mencatat, gudang yang terdampak terdiri dari gudang kosong dan gudang penyimpanan stok kasur busa. Kombinasi bangunan kosong dan material busa inilah yang membuat api menyebar cepat ke beberapa titik sekaligus.

BPBD mengerahkan sekitar 35 personel ke lokasi kejadian. Dukungan armada mencakup 8 unit mobil pemadam kebakaran dan 4 unit mobil tangki penyuplai air. Pihak Bandara Internasional Soekarno-Hatta turut mengirimkan satu unit armada pemadam tambahan, mengingat lokasi kejadian tidak jauh dari kawasan bandara.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Sampai berita ini ditulis, petugas belum mengetahui penyebab pasti kebakaran gudang ini. Fokus utama tim di lapangan masih tertuju pada penanganan api, bukan investigasi penyebab. BPBD memastikan satu kabar baik di tengah insiden ini: tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Pelajaran Penting dari Insiden Ini

Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya kecepatan melapor saat kebakaran baru terjadi. Keterlambatan laporan warga bisa membuat api sudah tak terkendali begitu petugas tiba di lokasi. Pemilik gudang, terutama yang menyimpan material mudah terbakar seperti busa, sebaiknya melengkapi bangunan dengan alat pemadam api ringan dan sistem deteksi asap dini.

Warga di sekitar kawasan pergudangan juga perlu mengenali nomor darurat pemadam kebakaran setempat. Kecepatan melapor bisa jadi penentu apakah api berhasil dijinakkan lebih awal, atau justru meluas dan menghanguskan puluhan bangunan seperti yang terjadi di Kosambi Permai ini.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Alasan di Balik Pengereman Darurat

    Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Alasan di Balik Pengereman Darurat

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Kebaruan. Polda Metro Jaya membuka alasan di balik penetapan masinis KA Anggrek, dulu bernama KA Argo Bromo Anggrek, sebagai tersangka kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur. Insiden ini menewaskan 16 orang. Penyidik mengaitkan kecelakaan itu dengan momen pengereman yang dilakukan masinis berinisial AN (37). Data Logger Jadi Kunci Penyidikan Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya, AKBP […]

  • Polda Metro Pulangkan 6 Aktivis Greenpeace, Bantah Ada Penangkapan

    Polda Metro Pulangkan 6 Aktivis Greenpeace, Bantah Ada Penangkapan

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Kebaruan. Polda Metro Jaya memulangkan enam aktivis Greenpeace Indonesia pada Selasa (20/10/2026) malam. Mereka sempat seharian berada di markas polisi setelah memanjat Monumen Selamat Datang di Bundaran HI. Polisi dan pihak Greenpeace menjelaskan kejadian itu dengan cara yang berbeda. Polisi: Tidak Ada Penangkapan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto memberi keterangan pada Rabu […]

  • Kubu Febrie Adriansyah Bantah Kepemilikan 38 Aset Senilai Rp846 Miliar

    Kubu Febrie Adriansyah Bantah Kepemilikan 38 Aset Senilai Rp846 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Kebaruan. Kasus Febrie Adriansyah kembali memanas usai kuasa hukumnya membantah tuduhan kepemilikan 38 aset tanah dan bangunan senilai Rp846 miliar. Bantahan ini muncul tepat setelah Tim 9 Kejaksaan Agung resmi melimpahkan berkas perkara dan barang bukti ke tahap penuntutan. Febri Diansyah, kuasa hukum Febrie, mengaku timnya belum bisa mengakses keseluruhan berkas perkara yang diserahkan ke […]

  • Kemenangan Raul Fernandez di Sprint MotoGP Italia 2026

    Kemenangan Raul Fernandez di Sprint MotoGP Italia 2026

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Kebaruan.com MotoGP Italia 2026 menyajikan drama persaingan yang sangat sengit sejak awal putaran di Sirkuit Mugello. Pembalap Trackhouse Aprilia, Raul Fernandez, tampil luar biasa hingga sukses mengunci podium kemenangan pada sesi sprint race sepanjang 11 putaran tersebut. Sejak lampu start padam, tensi tinggi langsung menyelimuti barisan terdepan. Meskipun Marco Bezzecchi memulai balapan dari posisi terdepan […]

  • Kasus Suap Impor dan Nama Dirjen Bea Cukai Jenderal Djaka Budi Utama

    Kasus Suap Impor dan Nama Dirjen Bea Cukai Jenderal Djaka Budi Utama

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Dunia hukum tanah air kembali terguncang oleh munculnya nama Jenderal Djaka Budi Utama dalam persidangan kasus dugaan korupsi importasi barang. Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut keterlibatan Jenderal Djaka Budi Utama dalam dakwaan terhadap pimpinan Blueray Cargo, John Field, di Pengadilan Tipikor Jakarta. Publik kini menyoroti bagaimana figur Jenderal Djaka Budi Utama muncul dalam […]

  • India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Pilih Uji Nyali Lawan Brasil

    India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Pilih Uji Nyali Lawan Brasil

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Kejutan datang dari kubu Timnas India menjelang gelaran FIFA ASEAN Cup 2026. All India Football Federation (AIFF) resmi menyatakan tidak dapat mengikuti turnamen tersebut. Keputusan ini sudah disampaikan kepada FIFA, dan alasannya cukup mengejutkan: India memilih fokus menghadapi Brasil dalam laga persahabatan di periode FIFA Matchday yang sama. Turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri dijadwalkan […]

expand_less