Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Regulasi » Tindakan Penganiayaan Pria terhadap Wanita di Mal Tanah Abang Viral, Polisi Selidiki

Tindakan Penganiayaan Pria terhadap Wanita di Mal Tanah Abang Viral, Polisi Selidiki

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
  • visibility 87
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebaruan. Tindakan penganiayaan seorang pria terhadap wanita menyebar luas di media sosial usai video kejadiannya beredar. Rekaman itu memperlihatkan seorang pria menendang wanita dari belakang hingga tubuhnya terpental ke depan. Kejadian berlangsung di sebuah gerai makanan dalam mal kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Video yang beredar Kamis (17/9/2026) itu menunjukkan kronologi cukup jelas. Wanita berbaju putih tampak sedang antre di depan gerai makanan, sementara pria berkaus hitam duduk santai sambil makan tepat di belakangnya. Berikut kronologi lengkap dan langkah yang sudah diambil kepolisian.

Kronologi Tindakan Penganiayaan yang Terekam CCTV

Rekaman CCTV memperlihatkan momen mengejutkan itu terjadi begitu cepat. Pria tersebut tiba-tiba menendang punggung wanita di depannya tanpa provokasi yang terlihat jelas di video. Wanita itu langsung terjatuh akibat hantaman tendangan tersebut.

Tidak berhenti di situ, pelaku bahkan sempat membentak korban usai menendangnya, meski isi ucapannya tidak terdengar jelas dalam rekaman. Wanita berbaju putih itu akhirnya memilih pergi meninggalkan lokasi setelah mengalami perlakuan kasar tersebut.

Respons Cepat Polsek Metro Tanah Abang

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo membenarkan pihaknya sudah mengetahui kejadian viral ini. Tim kepolisian langsung bergerak melakukan penyelidikan begitu video tersebut ramai diperbincangkan warganet. “Ya dari kami sudah monitor kejadian tersebut dan sudah melakukan upaya,” ujarnya.

Petugas kepolisian sudah mendatangi lokasi kejadian untuk mengecek TKP secara langsung. Selain itu, tim juga sudah mengamankan rekaman CCTV di sekitar area gerai makanan tersebut sebagai barang bukti.

Korban Belum Melapor karena Masih Trauma

Dhimas menjelaskan, pihaknya sudah menghubungi salah satu teman korban untuk menggali kronologi kejadian secara lebih detail. Sayangnya, korban sendiri belum bisa membuat laporan resmi ke kepolisian karena masih mengalami syok berat pasca-kejadian.

Kondisi trauma semacam ini wajar terjadi pada korban kekerasan fisik mendadak, apalagi kejadian tersebut berlangsung di tempat umum yang ramai orang. Pihak kepolisian tetap melanjutkan proses penyelidikan meski laporan resmi belum masuk, mengandalkan bukti CCTV dan keterangan saksi terdekat.

Kenapa Kasus Semacam Ini Perlu Direspons Serius

Penganiayaan di ruang publik seperti mal sebenarnya bukan kejadian sepele. Insiden semacam ini menimbulkan rasa tidak aman, bukan cuma bagi korban langsung, tapi juga pengunjung lain yang menyaksikan atau mendengar kejadian tersebut lewat media sosial.

Pihak pengelola mal biasanya ikut bertanggung jawab menjaga keamanan area publik mereka, termasuk memastikan sistem CCTV berfungsi optimal untuk membantu proses investigasi semacam ini. Respons cepat kepolisian dalam kasus ini setidaknya menunjukkan keseriusan menindaklanjuti laporan warganet, meski korban belum resmi melapor.

Apa yang Bisa Dilakukan Jika Menyaksikan Kejadian Serupa

Berikut beberapa langkah yang bisa diambil jika Anda menyaksikan tindakan penganiayaan secara langsung di tempat umum:

  • Rekam kejadian dari jarak aman sebagai bukti, tanpa perlu ikut campur secara fisik kalau situasinya berisiko
  • Segera laporkan ke petugas keamanan setempat atau pihak pengelola lokasi kejadian
  • Hubungi nomor darurat kepolisian setempat begitu situasi memungkinkan
  • Dampingi korban dengan cara yang tidak memaksa, karena korban trauma butuh waktu sebelum siap bercerita detail

Kasus ini masih terus berkembang, dan pihak kepolisian diharapkan segera mengungkap identitas serta motif pelaku begitu proses penyelidikan rampung. Bagi korban kekerasan yang mengalami trauma serupa, jangan ragu mencari dukungan psikologis profesional sebelum memutuskan langkah hukum, karena kesiapan mental juga penting dalam proses pemulihan.

F
Firmansyah ✔ Jurnalis Terverifikasi

Jurnalis Kebaruan.com · Meliput isu ekonomi, politik, dan peristiwa terkini dengan integritas jurnalistik.

✎ Ditulis & ditinjau editor   |   ↻ Diperbarui 13 Juni 2026   |   Kebijakan editorial   Metodologi
  • Penulis: Firmansyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nilai Rupiah Tertekan ke Level Rp18.100 per Dolar AS, Simak Analisis Kondisi Pasar Hari Ini

    Nilai Rupiah Tertekan ke Level Rp18.100 per Dolar AS, Simak Analisis Kondisi Pasar Hari Ini

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Nilai rupiah kembali mengalami tekanan berat pada pembukaan perdagangan awal pekan ini, Senin (8/6/2026). Data dari Refinitiv menunjukkan mata uang Garuda terdepresiasi sekitar 0,50% terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tepat tujuh menit setelah pasar dibuka. Kondisi ini membawa kurs mata uang kita menyentuh level baru di angka Rp18.100 per dolar AS. Level tersebut kini […]

  • Kim Jong Un Meninggal Dunia? Fakta di Balik Rumor yang Viral

    Kim Jong Un Meninggal Dunia? Fakta di Balik Rumor yang Viral

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Kebaruan. Kabar Kim Jong Un meninggal dunia menyebar luas di media sosial sejak awal pekan ini. Hingga Selasa (20/10/2026), Pyongyang belum mengeluarkan pernyataan apa pun. Pemerintah negara lain juga belum mengonfirmasi. Di sisi lain, media pemerintah Korea Utara dan kantor berita Yonhap justru merilis foto Kim saat mengunjungi sebuah pameran. Dari Mana Kabar Kim Jong […]

  • Penyebab Sariawan Mulut: Dari Tergigit sampai Kurang Zat Besi

    Penyebab Sariawan Mulut: Dari Tergigit sampai Kurang Zat Besi

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Kebaruan. Penyebab sariawan mulut yang paling sering adalah cedera kecil di dalam mulut. Cedera ringan pada jaringan mulut disebut sebagai pemicu paling umum. Selain itu, stres, kurang nutrisi, dan kondisi medis tertentu ikut berperan. Sering kali penyebabnya tidak tunggal, melainkan gabungan beberapa faktor. alodokter Seberapa Umum Sariawan? Sariawan termasuk penyakit mukosa mulut yang paling sering […]

  • Suami Tusuk Istri Pakai Obeng Saat Ambil Rapor di SD Semarang — Pelaku Sudah Ditangkap

    Suami Tusuk Istri Pakai Obeng Saat Ambil Rapor di SD Semarang — Pelaku Sudah Ditangkap

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Suami Tusuk Istri Pakai Obeng Saat Ambil Rapor di SD Semarang — Pelaku Sudah Ditangkap. Acara pengambilan rapor yang seharusnya jadi momen biasa berubah menjadi peristiwa mencekam. Jumat, 19 Juni 2026, suasana di sekitar SD Kalipancur 02, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang mendadak geger. Seorang perempuan berinisial AY (25) menjadi korban penusukan brutal yang dilakukan […]

  • Nanik S Deyang Optimalkan Kantin Sekolah untuk Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Wilayah 3T

    Nanik S Deyang Optimalkan Kantin Sekolah untuk Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Wilayah 3T

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, kini membuka peluang pemanfaatan fasilitas yang sudah tersedia untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah strategis Nanik S Deyang ini menyasar wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) guna memastikan distribusi nutrisi tetap berjalan lancar. Dalam keterangannya, Nanik S Deyang menekankan bahwa pemerintah tidak perlu membangun […]

  • Antisipasi Virus Tikus di Solo: Dinkes Siagakan Fasilitas Kesehatan Mei 2026

    Antisipasi Virus Tikus di Solo: Dinkes Siagakan Fasilitas Kesehatan Mei 2026

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Firmansyah
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Kebaruan.com Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solo memastikan bahwa hingga pertengahan Mei 2026, wilayah Kota Bengawan masih bersih dari kasus hantavirus atau yang populer dengan sebutan virus tikus. Meski belum ada temuan kasus terkonfirmasi, Kepala Dinkes Solo, Retno Erawati Wulandari, tetap menginstruksikan peningkatan kewaspadaan bagi seluruh fasilitas kesehatan. Langkah ini merupakan respons cepat setelah muncul laporan […]

expand_less